Sejarah Imlek di Indonesia: Dari Dilarang Orde Baru hingga Jadi Libur Nasional

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 05 Februari 2024 | 10:04 WIB
Sejarah Imlek di Indonesia: Dari Dilarang Orde Baru hingga Jadi Libur Nasional
Sejarah Imlek di Indonesia: dari Dilarang Orde Baru hingga Jadi Libur Nasional (freepik)

Suara.com - Imlek memiliki sejarah panjang di Indonesia. Perayaan Imlek di Indonesia dapat dikatakan menjadi salah satu wujud toleransi antar umat beragama berlangsung damai di Indonesia. Untuk menjaga kelestariannya, penting untuk kita senantiasa mengingat sejarah Imlek di Indonesia.

Perayaan tahun baru Imlek di Indonesia menjadi bagian penting pengakuan atas etnis Tionghoa-Indonesia di Indonesia. Keterlibatan mereka dalam pembentukan peradaban nusantara dan juga pada momen kemerdekaan Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari sejarah budaya, tetapi juga menyangkut urusan politik dan lain sebagainya. 

Tradisi perayaan Imlek di Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak ribuan tahun lalu ketika etnis Tionghoa mendarat di Indonesia. Akan tetapi, perayaan ini baru masuk ke dalam kalender nasional dan diakui sebagai hari libur. Pengakuan itu baru terjadi di tahun 2000, ketika Presiden Abdurrahman Wahid mencabut Inpres nomor 14/1967 mengenai pembatasan kegiatan agama, kepercayaan, dan adat istiadat Tionghoa yang diterbitkan selama masa pemerintahan Orde Baru, Soeharto. Presiden Abdurrahman Wahid kemudian menerbitkan Keputusan Presiden nomor 19/2001 tanggal 9 April 2001, yang berbunyi Tahun Baru Imlek diakui sebagai hari libur nasional. 

Keputusan Presiden Abdurrahman Wahid mencerminkan perubahan sikap pemerintah terhadap tahun baru Imlek. Ini juga merupakan pertanda penting mengenai pengakuan pemerintah terhadap keberagaman budaya yang ada di Indonesia. 

Tahun baru Imlek 2024 

Sejak saat itu, perayaan tahun baru Imlek bisa kita saksikan dan menjadi salah satu festival yang menghibur masyarakat. Lokasi perayaan biasanya di landmark kota atau di kawasan pecinan, kawasan khusus tempat tinggal masyarakat Tionghoa. Di mana mereka juga mempertahankan dan melestarikan kebudayaan mereka. 

Tahun baru Imlek 2024 jatuh pada 10 Februari. Pada tanggal tersebut, kalender menunjukkan tanggal merah. Satu hari sebelumnya, yakni tanggal 9 Februari bahkan sudah masuk ke dalam hari cuti bersama. 

Umumnya, perayaan tahun baru Imlek di Indonesia akan berlangsung selama 15 hari. Selama itu, kita bisa menyaksikan berbagai festival. Di hari ke 9 akan berlangsung budaya King Thi Kong atau Pai Thi Kong dalam tradisi Hokkien bermakna sembahyang Tuhan Allah. 

Di hari ke 15, kita bisa melihat festival Cap Go Meh. Ini merupakan puncak perayaan Imlek yang artinya juga merupakan penutup rangkaian tahun baru Imlek. Perayaan Cap Go Meh sudah ada sejak abad 2 masehi di Tiongkok, dalam era Dinasti Han. Tradisi tersebut dibawa oleh para pelancong sampai ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. 

baca juga

Di China, perayaan Cap Go Meh dikenal dengan sebutan festival Yuan Xiao. Ini merupakan pesta rakyat untuk mengusir nasib buruk selama tahun baru. Perayaan Cap Go Meh biasanya dimulai dengan tradisi makan bersama dalam lingkungan keluarga sebelum keluar rumah untuk mengikuti festival atau menyaksikan festival. 

Pada hari Cap Go Meh, kita dapat menyaksikan pawai dan pertunjukan barongsai. Ada juga festival lampion di area perayaan Imlek. Kamu juga bisa menemukan kue keranjang dan wedang ronde, khas perayaan Imlek selama perayaan Imlek masih berlangsung. 

Demikian itu informasi sejarah Imlek di Indonesia. Semoga bermanfaat. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Fakta Menarik Mengenai Angpao Saat Imlek, Orang Dewasa Juga Boleh Terima?

8 Fakta Menarik Mengenai Angpao Saat Imlek, Orang Dewasa Juga Boleh Terima?

Lifestyle | Minggu, 04 Februari 2024 | 07:26 WIB

Hujan di Tahun Baru Imlek: Pertanda Baik atau Kebetulan Semata?

Hujan di Tahun Baru Imlek: Pertanda Baik atau Kebetulan Semata?

Lifestyle | Sabtu, 03 Februari 2024 | 20:02 WIB

7 Model Cheongsam Kekinian, Fashion Statement untuk Hari Raya Imlek

7 Model Cheongsam Kekinian, Fashion Statement untuk Hari Raya Imlek

Lifestyle | Sabtu, 03 Februari 2024 | 11:16 WIB

Coba Rayakan Tahun Baru Imlek di Hongkong, Jangan Lewatkan 3 Acara Spektakuler Ini

Coba Rayakan Tahun Baru Imlek di Hongkong, Jangan Lewatkan 3 Acara Spektakuler Ini

Lifestyle | Jum'at, 02 Februari 2024 | 16:09 WIB

Rayakan Imlek dan Valentine dengan Liburan, Ini Sederet Manfaatnya

Rayakan Imlek dan Valentine dengan Liburan, Ini Sederet Manfaatnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Februari 2024 | 14:53 WIB

Kenapa Imlek Identik Dengan Warna Merah? Ternyata Begini Makna dan Kisah di Baliknya

Kenapa Imlek Identik Dengan Warna Merah? Ternyata Begini Makna dan Kisah di Baliknya

Lifestyle | Jum'at, 02 Februari 2024 | 11:41 WIB

Terkini

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×