Mengungkap Makna Primbon Rabu Legi Pada 14 Februari Saat Pemilu 2024: Kegiatan Harus Dilakukan Hati-Hati

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 13 Februari 2024 | 13:15 WIB
Mengungkap Makna Primbon Rabu Legi Pada 14 Februari Saat Pemilu 2024: Kegiatan Harus Dilakukan Hati-Hati
Ilustrasi Pemilu 2024 (jateng.nu.or.id)

Suara.com - Waktu pemungutan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari beson rupanya jatuh pada hari Rabu Legi berdasarkan kalender Jawa. Dalam ramalan budaya Jawa atau primbon, setiap hari dianggap punya makna tertentu serta prediksi dari kejadian yang mungkin bisa terjadi. Termasuk juga Rabu Legi pada 14 Februari yang menjadi waktu pencoblosan. 

Dikutip dari kanal YouTube Mbah Sunan, dikatakan kalau hari Rabu Legi memiliki keberuntungan yang agak lemah pada bulan Februari. Hal itu berdasarkan hasil perhitungan keberuntungan berdasarkan aspek laksnya hoki yang memiliki neptun 12, menunjukkan bahwa keberuntungannya agak melemah.

Oleh karena itu disarankan untuk berhati-hati dalam menjalankan aktivitas apa pun, terutama bila terlalu berat, yang dikerjakan ketika hari Rabu Legi.  Mbah Sunan mengingatkan, sebaiknya juga hindari kebiasaan berspekulasi yang tidak perlu. Nasihat ini ditujukan sebagai langkah pencegahan agar segala rencana dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Hari Rabu Legi juga dianggap sebagai waktu naas bagi orang dengan kelahiran weton tertentu, yakni Minggu Wage, Minggu Pon, dan Senin Wage. Mbah Sunan menyarankan agar pemilik weton tersebut harus lebih berhati-hati, terutama dalam mengerjakan pekerjaan penting atau merencanakan perjalanan jauh.

Pemilu Hampir Selalu Diadakan Hari Rabu

Menariknya, Rabu memang hampir selalu dipilih sebagai waktu pencoblosan pemilu. Begitu pula Pemilu legislatif 2014 yang digelar pada Rabu, 9 April 2014. Kemudian dilanjutkan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Rabu, 9 Juli 2014. Selanjutnya, pada 2019, pemilu serentak lima kotak pertama kali digelar juga pada Rabu, 17 April 2019.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri sebenarnya pernah mengungkap alasan pemilihan Rabu sebagai waktu pencoblosan pemilu. Anggota KPU Pramono Ubaid mengatakan bahwa penentuan hari Rabu untuk pemungutan suara bertujuan untuk mendorong masyarakat pakai hak suara dan mencegah mereka meninggalkan TPS untuk berlibur.

“Karena diharapkan pemilih terdorong datang ke TPS dan tidak memilih pergi liburan,” kata Pramono dalam webinar KPU pada September 2021 lalu.

Pramono menjelaskan bahwa jika pemungutan suara dilakukan pada hari Senin, kemungkinan besar pemilih yang memang pekerja akan memperpanjang waktu liburan. Begitu juga jika pemungutan suara dilakukan hari Jumat, banyak orang cenderung akan berangkat dari Kamis sore untuk berlibur di luar kota.

baca juga

Jika hari pemungutan suara dipilih pada Selasa atau Kamis, orang mungkin juga akan memilih untuk bepergian karena merasa ada hari kejepit di antaranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak Cara Kerja Quick Count, Ini Perbedaannya dengan Real Count dan Exit Poll

Simak Cara Kerja Quick Count, Ini Perbedaannya dengan Real Count dan Exit Poll

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 12:01 WIB

Kapolri Dinarasikan Tak Netral di Pemilu, Polisi Buru Penyebar Hoaks Diduga Catut KBA News

Kapolri Dinarasikan Tak Netral di Pemilu, Polisi Buru Penyebar Hoaks Diduga Catut KBA News

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 11:59 WIB

Cek TPS Capres-Cawapres di Sini! Siapa Tahu Bisa Bareng

Cek TPS Capres-Cawapres di Sini! Siapa Tahu Bisa Bareng

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 11:52 WIB

Terkini

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×