Quick Count Buat Pendukung 01 dan 03 Nyaris Patah Hati, Ketahui Ini Syarat Menang Satu Putaran Pilpres!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 14 Februari 2024 | 18:34 WIB
Quick Count Buat Pendukung 01 dan 03 Nyaris Patah Hati, Ketahui Ini Syarat Menang Satu Putaran Pilpres!
Warga menunjukkan tinta di jari sebagai bukti sudah melakukan pencoblosan di TPS di Kota Makassar, Rabu 14 Februari 2024 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]

Suara.com - Sebagian pendukung capres cawapres nomor urut 01 dan 03 mulai kehilangan harapan, seiring dengan hasil hitung cepat atau quick count pemilu 2024 mengunggulkan paslon 02.

Patah hati bukan hanya karena kandidat pilihannya yang bakal kalah, tapi juga beberapa netizen yang mengharapkan 2 kali putaran harus kandas karena Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul dengan suara lebih dari 50 persen.

Pertanyaanya, memang apa sih syarat menang 1 putaran pemilu presiden dan wakil presiden?

Melansir situs resmi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dikutip suara.com,  Rabu (14/2/2024) menyebutkan aturan pemilu satu putaran tertuang dalam Undang Undang Dasar (UUD) 1945, Pasal 6A ayat 3 dengan rincian sebagai berikut:

Warga di Trimulyo, Sleman, DI Yogyakarta mengamati kertas suara yang ditempel di TPS [Suara.com/Hadi]
Warga di Trimulyo, Sleman, DI Yogyakarta mengamati kertas suara yang ditempel di TPS [Suara.com/Hadi]

1. Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat.

2. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan pemilihan umum.

3. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari 50% dari jumlah suara dalam pemilihan umum, dengan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Tiga aturan ini jugalah yang jadi dasar Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari dalam film dokumenter Dirty Vote menyebutkan aturan menang pemilu 1 putaran, artinya pasangan capres dan cawapres tidak cukup hanya unggul suara di atas 50 persen.

Kata Feri, berdasarkan aturan UUD 1945 tersebut dan menyesuaikan keadaan Indonesia saat ini yang memiliki 38 provinsi, pasangan capres dan cawapres harus menang minimal di 20 provinsi.

baca juga

"Setiap kemenangan di 20 provinsi itu harus disertai kemenangan lebih dari 20 persen suara minimum, di setiap provinsi," jelas Feri.

Sehingga dengan fakta ini, dosen Universitas Andalas itu juga mengatakan tidak mudah pasangan capres dan cawapres untuk menang dalam 1 putaran, terlebih saat ini ada 3 pasangan calon.

Namun Feri tidak menampik, jika dalam dokumentasi sejarah ada satu pasangan capres dan cawapres yang berhasil memenangkan pemilu 1 putaran, yaitu tepatnya pada 2009 silam yang membawa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden Indonesia 2 periode.

"Kemenangan pemilu pasca reformasi, pemilihan presiden 2009 memperlihatkan kemenangan presiden SBY, warna biru menggambarkan kemenangan presiden di mana saja wilayahnya. Jadi tidak mudah presiden memenangkan 1 persen suara dalam satu kali putaran pemilu," pungkas Feri Amsari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Quick Count Sementara di Bogor: Prabowo Unggul, Anies Kedua, Ganjar Tertinggal

Quick Count Sementara di Bogor: Prabowo Unggul, Anies Kedua, Ganjar Tertinggal

Kotak Suara | Rabu, 14 Februari 2024 | 18:30 WIB

Ketum Projo soal Viral Dirty Vote: Kepanjangan, Siapa Juga yang Mau Nonton?

Ketum Projo soal Viral Dirty Vote: Kepanjangan, Siapa Juga yang Mau Nonton?

Kotak Suara | Rabu, 14 Februari 2024 | 18:29 WIB

Anies-Cak Imin Menang di TPS Ahmad Dhani

Anies-Cak Imin Menang di TPS Ahmad Dhani

Entertainment | Rabu, 14 Februari 2024 | 18:26 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×