Viral Masyarakat Berebut Beras SPHP, Ini Perbedaan Harganya dengan Beras Biasa

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 27 Februari 2024 | 18:37 WIB
Viral Masyarakat Berebut Beras SPHP, Ini Perbedaan Harganya dengan Beras Biasa
Pedagang beras melayani pembeli di pasar Cibubur, Jakarta, Senin (19/2/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Heboh masyarakat berebut beras murah atau beras SPHP di pasar swalayan. Hal ini membuat netizen kembali mengingat masa pandemi Covid-19, yaitu saat susu beruang, masker, hingga minyak goreng banyak diburu.

Momen masyarakat berburu beras murah ini viral dibagikan akun Twitter @txtdarionlshop, Selasa (27/2/2024). Tampak salah satu rak hitam di pasar swalayan kosong melompong.

Akun tersebut juga menuliskan berbagai bahan kebutuhan dasar yang sempat heboh di Indonesia dan jadi rebutan, mulai dari susu, masker, hingga minyak goreng.

"Rebutan beras udah, rebutan masker udah, rebutan apalagi yang belum?" tulis akun tersebut.

Dalam video itu juga terlihat ketika petugas swalayan hendak memasukkan stok beras ke dalam rak. Tidak perlu menunggu lama, beras yang masih berada di troli langsung ludes diambil pembeli, khususnya ibu-ibu. Bahkan, tak sedikit yang mengambil beberapa kantung sekaligus.

Beras SPHP adalah beras yang digulirkan pemerintah dalam kemasan 5 kilogram melalui Perum Bulog sejak tahun 2023 lalu sebagai program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Melihat aksi masyarakat berebut beras ini, sejumlah netizen pun melontarkan candaan yang memancing gelak tawa.

"Rebutan minyak juga udah tahun-tahun kemarin," ungkap @yuanayu.

"Loh ngapain beli? Kan nanti dibagiin makan siang gratis sama bansos dari pemerintah," ungkap @trusmauloapa.

baca juga

"Aku mau direbutin juga dong kayak beras," timpal @Dragontall65984.

"Padahal pengganti karbo ada singkong, kentang, ketan, ubi, kok bingung? Kecuali penjual nasi goreng atau nasi rames," sahut @edowilfridus.

"Yang belum disebutkan rebutan susu beruang," komentar Marzukiest.

Adapun rincian harga beras SPHP untuk zona 1 adalah Rp10.900 per kg, zona 2 Rp11.500 per kg, dan zona 3 Rp11.800 per kg. Harga ini cukup jauh berbeda dibanding harga beras premium yang berada di kisaran Rp16.270 per kg dan beras medium seharga Rp14.230 per kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironis! Rakyat Menjerit Beras Mahal, Anak Menteri Pertanian Haha Hihi Gelar Royal Wedding

Ironis! Rakyat Menjerit Beras Mahal, Anak Menteri Pertanian Haha Hihi Gelar Royal Wedding

News | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:40 WIB

Heran Orang Ribut Harga Beras Mahal, Dedi Mulyadi 'Juragan' Punya 70 Tanah Senilai Rp6,5 Miliar

Heran Orang Ribut Harga Beras Mahal, Dedi Mulyadi 'Juragan' Punya 70 Tanah Senilai Rp6,5 Miliar

Lifestyle | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:26 WIB

Bawa Panci dan Bakul, Emak-Emak Protes Harga Bahan Pokok Naik ke Bawaslu

Bawa Panci dan Bakul, Emak-Emak Protes Harga Bahan Pokok Naik ke Bawaslu

Foto | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:59 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×