Nasihat Buya Yahya Dalam Menyikapi Perbedaan Awal Puasa Ramadan: Gak Perlu Ribut

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 10 Maret 2024 | 14:19 WIB
Nasihat Buya Yahya Dalam Menyikapi Perbedaan Awal Puasa Ramadan: Gak Perlu Ribut
Tangkapan layar video Buya Yahya. [YouTube Al Bahjah TV,]

Suara.com - Pemerintah RI belum menentukan hari pertama puasa 1 Ramadan 1445 H. Sebab perlu lebih dulu dilakukan sidang Isbat dengan melihat hilal atau pergerakan bulan yang baru akan dilaksanakan hari ini, 10 Maret 2024. Namun, Organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 2024 jatuh pada Senin, 11 Maret.

Hal itu berbeda dengan penetapan 1 Ramadan yang dilakukan oleh Nahdlatul Ulama (NU). Ketua LF PBNU, KH Sirril Wafat memprediksi 1 Ramadan 2024 akan jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.

Muhammadiyah memang punya cara berbeda dengan NU dalam menghitung awal Ramadan. Muhammadiyah dikenal sejak lama mengandalkan metode hisab. Berdasarkan hasil hisab atau perhitungan, pada Minggu, 10 Maret 2024, bulan sudah berada di atas ufuk atau hilal sudah terlihat di wilayah Indonesia.

Sementara, pemerintah juga melakukan metode pengamatan langsung dengan perhitungan astronomis yang berdasarkan pada pergerakan benda langit metode, serupa dengan yang dilakukan NU.

Menyikapi perbedaan tersebut, pendakwah Buya Yahya mengingatkan agar masyarakat menanggapi hal tersebut dengan santai. Dia mengingatkan agar tidau perlu ada keributan meski ada perbedaan waktu hari pertama puasa.

"Ramadan adalah momen istimewa untuk menjalin hubungan baik dengan Allah sekaligus hubungan kita dengan sesama manusia. Karenanya Ramadan jangan sampai jadi momen bermusuhan, berselisih paham. Kalau ada perbedaan, jika masih dalam wilayah yang boleh berbeda, maka kita tidak perlu terlalu meributkannya. Terumasuk di dalamnya dalam menetapkan bulan Ramadan," tutur Buya Yahya, dikutip dari tayangan videonya di kanal YouTube pribadinya.

Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al Bahjah di Cirebon itu menjelaskan bahwa pada dasarnya awal puasa Ramadan memang dengan metode rukyatul hilal atau melihat bulan. Tetapi, ada pula cara lain yang menentukan tanggal 1 Ramadan dengan metode ilmu falak, cabang dari ilmu astronomi.

"Hilal atau tanggal arab itu dengan rukyatul hilal, kita berpuasa dengan melihat hilal dan berbuka dengan melihat hilal, pada dasarnya semacam itu. Ada kalanya dengan hisab falaki, dengan ilmu falak, bisa saja dipakai pada saat-saat tertentu. Misalnya saat hilal tidak bisa dilihat, tetapi falak bisa menentukannya tentunya dengan syarat-syarat dan ketentuan tertentu," imbuhnya.

Dia menyimpulkan, baik metode rukyatul hilal dengan melihat bulan atau pun metode hisab atau perhitungan, asalkan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan, maka teyap sah. Meski begitu, Buya Yahya menyarankan agar masyarakat sebaiknya mengikuti pemerintah.

baca juga

"Kami mengimbau agar tidak mendahului pemerintah. Dalam hal ini sebaiknya mengikuti saja. Kalau pun ada yang mendagului, tentunya tanpa harus membuat resah yang mengikuti pemerintah," pesannya.

Buya Yahya menegaskan kalau mengikuti pemerintah juga termasuk syar'i. Sebab, pemerintah tentu melibatkan orang-orang ahli dalam melihat hilal untuk menentukan 1 Ramadan tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Tetapkan Jam Kerja PNS Selama Ramadan: Masuk Jam 8 Pagi Pulang 3 Sore

Pemerintah Tetapkan Jam Kerja PNS Selama Ramadan: Masuk Jam 8 Pagi Pulang 3 Sore

Bisnis | Minggu, 10 Maret 2024 | 14:15 WIB

Sambut Ramadan dengan Penuh Semangat: 7 Tips Bangun Sahur Tanpa Lelah dan Ngantuk

Sambut Ramadan dengan Penuh Semangat: 7 Tips Bangun Sahur Tanpa Lelah dan Ngantuk

Lifestyle | Minggu, 10 Maret 2024 | 09:15 WIB

Sambut Ramadan Penuh Berkah, Bayar Belanja Persiapan Makin Mudah dengan QRIS di BRImo

Sambut Ramadan Penuh Berkah, Bayar Belanja Persiapan Makin Mudah dengan QRIS di BRImo

Bisnis | Minggu, 10 Maret 2024 | 09:30 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×