Masih Ghibah Selama Ramadan, Hati-Hati Bikin Puasa Batal

Senin, 18 Maret 2024 | 17:55 WIB
Masih Ghibah Selama Ramadan, Hati-Hati Bikin Puasa Batal
Ilustrasi gosip (freepik.com/katemangostar)

Suara.com - Puasa selama Bulan Ramadan tidak sekadar ibadah untuk menahan hawa nafsu, lapar, dan haus. Melainkan perilaku-perilaku yang tidak terpuji seperti berbohong, mengumpat, dan bergosip juga harus dihindari. 

Di era digital, bergosip atau gibah tidak hanya dilakukan melalui obrolan langsung, tetapi juga telah merambah ke media sosial. Seiring dengan bermunculannya akun-akun gosip di berbagai media sosial menjadikan topik perbincangan seputar orang lain seolah menjadi tren. 

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan dan perilaku kotor, maka tidak ada kepentingan bagi Allah atas amalnya meninggalkan makanan atau minuman.” (HR Al-Bukhari). 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ghibah diartikan sebagai kegiatan membicarakan keburukan orang lain. Di Al Quran juga dituliskan kalau ghibah diibaratkan dengan memakan bangkai saudarannya sendiri.

Ilustrasi gosip (pexels.com/Keira Burton)
Ilustrasi gosip (pexels.com/Keira Burton)

Tidak hanya saat puasa Ramadan, aktivitas ghibah dilarang keras dalam Islam. Dalam Alquran surah Al-Hujurat ayat 12, Allah SWT berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik ... " (QS. Al-Hujurat [49]: 12).

Atas dasar tersebut, ulama mengatakan bahwa hukum bergosip, mengumpat, atau membikin berita bohong (hoax), dan bullying di media sosial dalam kondisi puasa, hukum puasanya tetap sah, meskipun tidak memperoleh pahala ibadah puasa.

Dikutip dari situs NU Online, hal itu tertuang dalam hadist riwayat An-Nasai:

Baca Juga: Oki Setiana Dewi Mondok di Mana? Kini Adabnya Makan di Depan Orang Puasa Jadi Bulan-bulanan

"Banyak sekali orang yang tidak mendapat apapun dari puasanya kecuali lapar. Dan banyak sekali orang shalat malam tidak mendapatkan apapun dari shalatnya kecuali bangun malam".

Ketetapan ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Imam An-Nawawi (wafat 676 H), dalam kitabnya Al-Majmu’ Syarhul Muhaddzab: 

"Apabila seseorang melakukan ghibah saat puasa, maka ia berdosa dan tidak batal puasanya menurut pandangan kita (mazhab Syafi’i), hal ini juga selaras dengan yang dikemukakan oleh mazhab Maliki, Hanafi dan Hanbali. Kecuali menurut pandangan Imam Al-Auza’i, menurutnya puasa batal disebabkan perbuatan ghibah dan wajib untuk diqadha".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI