Bolehkah Keramas Saat Puasa Ramadhan? Ternyata Bisa Bikin Batal, Kalau...

Chyntia Sami Bhayangkara, Elvariza Opita

Sabtu, 23 Maret 2024 | 16:03 WIB
Bolehkah Keramas Saat Puasa Ramadhan? Ternyata Bisa Bikin Batal, Kalau...
Ilustrasi mengguyur kepala dan keramas. (Freepik)

Suara.com - Umat Muslim tentu harus berhati-hati agar jangan sampai melakukan hal sepele yang berpotensi membatalkan puasa Ramadhan yang sedang dijalani.

Salah satu yang kerap menimbulkan pertanyaan adalah soal keramas. Banyak yang mempertanyakan, apakah keramas dapat membatalkan puasa seseorang?

Buya Yahya di salah satu kajiannya menekankan, bahwa pada dasarnya mengguyur kepala dengan air bukanlah perkara yang dapat membatalkan puasa seseorang, tak terkecuali puasa Ramadhan.

Tangkapan layar video Buya Yahya. [YouTube Al Bahjah TV,]
Tangkapan layar video Buya Yahya. [YouTube Al Bahjah TV,]


“Mengguyur kepala bukan sesuatu yang terlarang, sebab yang dilarang adalah dengan sengaja memasukkan (air) ke lubang telinga,” tutur Buya Yahya, dikutip dari konten Shorts unggahan kanal YouTube @biyishiam_media, Sabtu (23/3/2024).

Lalu bagaimana bila seseorang khawatir air akan masuk ke telinga saat mengguyur kepala?

“Kalau begitu, jangan guyur kepalamu,” tegas Buya Yahya.

“Kecuali mengguyur kepala karena sesuatu yang wajib, yaitu karena Anda misalnya habis salat dhuha Anda tertidur. Waktu tertidur Anda mimpi basah. Karena Anda mimpi basah, Anda wajib mandi besar. Maka mandi besar Anda harus mengguyur kepala dengan air. Kalau kemasukan (air ke dalam telinga)? Enggak batal, kenapa? (Karena) masuknya air ke telinga ini akibat daripada Anda menjalankan kewajiban,” sambungnya.

Ilustrasi mandi (pexels)
Ilustrasi mandi (pexels)


Hal ini berbeda hukumnya bila seseorang sengaja memiringkan kepalanya sehingga air jadi masuk ke dalam telinga. “Anda mandi normal, eh kok masih masuk? Dimaafkan,” ujar Buya Yahya.

“Tapi kalau Anda hanya pengin dingin, ‘Aduh haus, panas, saya pengin dingin-dingin’. (Mengguyur kepala lalu airnya) masuk telinga, batal puasa Anda,” tandas Buya Yahya menambahkan.

baca juga

Dengan kata lain, selama seseorang meyakini air dari kepala yang diguyur tidak akan masuk ke dalam lubang telinga, maka dipersilakan untuk mandi sekalipun sedang berpuasa. Mengguyur kepala juga menjadi wajib hukumnya apabila seseorang dalam kondisi hadas besar seperti mimpi basah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waktu Makan Jadi Pendek Saat Puasa, Ahli Gizi Bagikan Tips Biar Tetap Makan 5 Kali Sehari

Waktu Makan Jadi Pendek Saat Puasa, Ahli Gizi Bagikan Tips Biar Tetap Makan 5 Kali Sehari

Health | Sabtu, 23 Maret 2024 | 04:20 WIB

Habib Rizieq Dikabarkan Menikah Lagi : Memang Boleh Ijab Qabul saat Puasa Ramadan?

Habib Rizieq Dikabarkan Menikah Lagi : Memang Boleh Ijab Qabul saat Puasa Ramadan?

News | Sabtu, 23 Maret 2024 | 08:45 WIB

Cicipi Makanan Meski Enggak Ditelan Puasanya Batal Gak Sih?

Cicipi Makanan Meski Enggak Ditelan Puasanya Batal Gak Sih?

Lifestyle | Sabtu, 23 Maret 2024 | 03:10 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×