Ditanya Soal Masuk Kabinet Prabowo, Mahfud MD: Jabatan Harus Diberikan ke Teman-teman Pendukung

Jum'at, 26 April 2024 | 19:58 WIB
Ditanya Soal Masuk Kabinet Prabowo, Mahfud MD: Jabatan Harus Diberikan ke Teman-teman Pendukung
Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD mengatakan Pilpres 2024 telah selesai secara hukum. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Mahfud MD sudah menerima kekalahannya dalam Pilpres 2024. Berpasangan dengan Ganjar Pranowo, Paslon 03 yang diusung oleh PDI Perjuangan ini berada di posisi buncit.

Lantas dengan kekalahan tersebut, akankah Mahfud menerima pinangan bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran? Hal inilah yang blak-blakan dipertanyakan Deddy Corbuzier kepada Mahfud, seperti dilihat di akun TikTok @cerita_viral2023.

Namun Mahfud enggan menjawab pertanyaan Deddy, “Saya jawab apapun menjadi kontroversial, kan? Saya tidak akan menjawab itu kecuali kepada pihak yang berwenang atau punya hak untuk menanyakan itu dan mendapat jawaban itu,” ucap Mahfud, dikutip pada Jumat (26/4/2024).

Mahfud MD bersama Ganjar Pranowo memberikan keterangan usai mengikuti Sidang Sengketa Pilpres di MK, Senin (22/4/2024). [Suara.com/Bagaskara]
Mahfud MD bersama Ganjar Pranowo memberikan keterangan usai mengikuti Sidang Sengketa Pilpres di MK, Senin (22/4/2024). [Suara.com/Bagaskara]

Bukan tanpa alasan, Mahfud rupanya mempunyai standar etik tersendiri dalam berkecimpung di dunia politik. Salah satu prinsipnya adalah politik seharusnya mendahulukan rekan-rekan pendukung ketimbang dirinya yang berada di posisi berseberangan.

“Standar etik saya begini, orang berpolitik itu, jabatan-jabatan itu harus diberikan kepada teman-teman yang ikut (mendukung). Kalau diberikan kepada lawannya untuk apa juga orang-orang mendukung?” terang Mahfud.

Posisinya sebagai Cawapres 03 yang berarti rival Prabowo-Gibran membuat Mahfud merasa dia seharusnya menjadi opsi terakhir dalam penyusunan pemerintahan.

Prinsip ini pun telah diterapkannya ketika ada di barisan pendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Pilpres 2014. Setelah gagal membawa Prabowo dalam kemenangan, Mahfud rupanya sempat ditawari untuk mengisi jabatan sebagai Menko Polhukam.

“Beberapa bulan setelah kabinet terbentuk, saya dihubungi oleh Pak Luhut (Luhut Binsar Pandjaitan) untuk menjadi Menko Polhukam saat itu, periode pertama,” kata Mahfud.

“Saya katakan, ‘Pak Luhut saya nggak bisa, secara etis kan tidak bisa’. Saya harus menunjukkan dulu saya berperan (mendukung pemerintahan). Nah itu sebabnya saya masuk BPIP waktu itu, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, (untuk menunjukkan) bahwa saya mendukung program-program Pak Jokowi,” tandasnya.

Baca Juga: Tegas Sampaikan Dissenting Opinion, Saldi Isra Ternyata Murid Bimbingan Mahfud MD

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI