Mengenal Bahasa Walikan Jogja yang Dipakai Anies untuk Balas Cuitan Ganjar, Ini Rumusnya

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 08 Mei 2024 | 10:46 WIB
Mengenal Bahasa Walikan Jogja yang Dipakai Anies untuk Balas Cuitan Ganjar, Ini Rumusnya
Capres nomor urut satu, Anies Baswedan (kiri) bersalaman dengan Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo saat debat Capres-Cawapres kelima di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (4/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Anies Baswedan baru saja menginjak usia 55 tahun pada Selasa (7/5/2024) kemarin. Berbagai kalangan pun memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada capres nomor urut 01 ini, termasuk Ganjar Pranowo.

"Sugeng ambal warsa dab @aniesbaswedan (Selamat ulang tahun Mas @aniesbaswedan). Sehat-sehat terus yo. Kapan balik Yujo (Kapan balik ke Jogja?)" tulis Ganjar dalam cuitannya kepada Anies.

Tak berapa lama, Anies pun membalas cuitan Ganjar.

"Suwun, Dab (Makasih, Mas). Mugo bergas-waras terus ugi (Semoga kamu juga selalu sehat). Ketoke jik suwe le sangi ning Yujo. Kapan ning Jakarta? Kabari yo, nggo iso pit2an lan daladh bareng (Kayaknya masih lama ke Jogja. Kapan ke Jakarta? Kabari ya, biar bisa sepedaan dan makan bareng)," balas Anies kepada Ganjar menggunakan bahasa walikan.

Hal ini membuat netizen salfok dengan kemampuan mereka menggunakan bahasa walikan Jogja. Keduanya yang sama-sama pernah berkuliah di Jogja ini kerap saling membalas cuitan dengan bahasa walikan.

Lalu, apa sebenarnya bahasa walikan Jogja dan seperti apa rumus dalam penggunaannya? Simak inilah selengkapnya.

Bahasa walikan Jogja atau boso walikan dalam bahasa Indonesia memiliki arti sebagai "bahasa terbalik". Boso walikan ini mulai dikenal masyarakat sejak jaman penjajahan. Biasanya, boso walikan ini digunakan sebagai bahasa gaul atau prokem.

Konon katanya, bahasa walikan ini mulai digunakan masyarakat awam ketika masa penjajahan sebagai bahasa rahasia. Para pejuang saat itu menggunakannya untuk bisa berkomunikasi dengan leluasa agar pembicaraan mereka tidak dimengerti oleh penjajah.

Bahasa walikan ini juga biasanya digunakan dalam percakapan dengan teman sebaya sebagai tanda keakraban. Bukan hanya di Jogja, bahasa walikan juga familiar digunakan oleh masyarakat di Malang, Jawa Timur. Namun, perbedaannya bahasa walikan Jogja dengan bahasa walikan Malang terletak pada kebalikan huruf yang digunakan.

baca juga

Jika bahasa walikan Malang langsung menggunakan huruf alfabet seperti biasa untuk dibalik, bahasa walikan Jogja justru berpacu pada kebalikan aksara Jawa.

Rumus penggunaan bahasa walikan Jogja

Penggunaan bahasa walikan untuk "membalik" kata-kata juga ada rumusnya. Bahasa walikan Jogja menggunakan tatanan aksara Jawa sebagai berikut.

(1) Ha Na Ca Ra Ka
(2) Da Ta Sa Wa La
(3) Pa Dha Ja Ya Nya
(4) Ma Ga Ba Tha Nga

Untuk bisa menerjemahkan bahasa Jawa ke bahasa Walikan, huruf di baris pertama harus ditukar dengan huruf di baris ketiga. Lalu, huruf di baris kedua ditukar dengan huruf di baris keempat dan juga sebaliknya.

Contohnya, jika kita ingin mengubah kata "Mata" menjadi bahasa walikan, huruf "ta" di baris kedua harus diganti dengan "da" di baris keempat. Jika diterapkan di setiap suku katanya, maka kata "Mata" akan menjadi "dagadu" dalam bahasa walikan Jogja.

Contoh lainnya jika kita ingin mengubah kata "Bapak" menjadi bahasa walikan, maka diubah huruf "ba" di baris pertama diganti dengan "sa" di baris ketiga, sehingga jika diterapkan ke semua suku kata maka kata "Bapak" akan menjadi "sahany" dalam bahasa walikan Jogja.

Kemampuan individu untuk bisa memahami dan mendalami aksara Jawa juga bisa berpengaruh dalam penggunaan bahasa walikan.

Seiring berjalannya waktu, bahasa walikan ini mulai jarang digunakan masyarakat luas. Namun, banyak orang yang masih sering menggunakan bahasa walikan ini jika bertemu teman lamanya sebagai bentuk nostalgia.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Hubungan Baik Ganjar dan Anies, Saling Balas Ucapan Ultah Pakai Bahasa Walikan

Jejak Hubungan Baik Ganjar dan Anies, Saling Balas Ucapan Ultah Pakai Bahasa Walikan

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2024 | 09:26 WIB

PDIP Jelaskan Maksud Ganjar Pilih Jadi Oposisi Prabowo: Beliau Tak Ingin Jadi Menteri

PDIP Jelaskan Maksud Ganjar Pilih Jadi Oposisi Prabowo: Beliau Tak Ingin Jadi Menteri

News | Rabu, 08 Mei 2024 | 09:22 WIB

Prabowo Bakal Tambah Kementerian Jadi 40 Pos, Ganjar Singgung Soal 'Bagi-bagi Kue'

Prabowo Bakal Tambah Kementerian Jadi 40 Pos, Ganjar Singgung Soal 'Bagi-bagi Kue'

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 22:29 WIB

Prabowo Berencana Bikin 40 Kementerian, Ganjar Pranowo: Undang-Undang Sudah Membatasi

Prabowo Berencana Bikin 40 Kementerian, Ganjar Pranowo: Undang-Undang Sudah Membatasi

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 22:14 WIB

Ganjar Ungkap Alasan Jadi Oposisi: Penghormatan Kepada Pemenang

Ganjar Ungkap Alasan Jadi Oposisi: Penghormatan Kepada Pemenang

Kotak Suara | Selasa, 07 Mei 2024 | 21:11 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×