Efek UKT Naik Bisa Tambah Angka Putus Sekolah dan Perparah Kesenjangan Sosial

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 19 Mei 2024 | 09:30 WIB
Efek UKT Naik Bisa Tambah Angka Putus Sekolah dan Perparah Kesenjangan Sosial
Seratusan mahasiswa UNS Solo demonstrasi memprotes kebijakan uang kuliah tunggal atau UKT selama masa pandemim wabah corona. (Solopos)

Suara.com - Perencana Keuangan Rista Zwestika mengungkap sederet efek buruk naiknya biaya uang kuliah tunggal (UKT) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari mulai memicu stres hingga menambah angka putus sekolah.

Menurut Rista, naiknya biaya UKT mencapai 30 hingga 50 persen dari tahun sebelumnya sangat jauh melampaui dari angka inflasi pendidikan. Pada umumnya menurut angka Badan Pusat Statistik (BPS) 2022 kenaikan biaya pendidikan di Indonesia mencapai 10 hingga 20 persen per tahun.

"Kenaikan UKT yang mencapai 50 persen di beberapa PTN memang jauh melampaui inflasi pendidikan pada umumnya, dan hal ini dapat menggeser perhitungan yang telah dibuat oleh orang tua," ujar Rista saat dihubungi suara.com, Sabtu (18/5/2024).

Ilustrasi wanita berpendidikan tinggi (Pexels.com/FatCamera)
Ilustrasi wanita berpendidikan tinggi (Pexels.com/FatCamera)

Mirisnya kata Rista, tidak banyak orang sadar dengan deret efek buruk biaya UKT naik. Efek ini bisa dirasakan langsung dan tidak langsung saat kampus terkait mengambil kebijakan menaikan UKT.

Salah satu dampak yang langsung dirasakan yaitu beban keuangan keluarga yang langsung meningkat drastis. Ini karena orang tua harus langsung mengeluarkan biaya pendidikan anak di PTN. Kondisi ini sangat memberatkan, khususnya keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.

Selain itu, masyarakat juga akan langsung merasakan kesempatan pendidikan perguruan tinggi yang sangat terbatas dan tidak bisa diakses semua kalangan.

"Bagi keluarga yang tidak mampu membiayai kenaikan UKT, peluang anak mereka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi semakin sempit. Hal ini bisa berakibat pada kesenjangan akses pendidikan dan memperparah kesenjangan sosial," kata Rista.

Tidak hanya dari sisi ekonomi, perempuan yang juga Head Advisory & Investment Operation PINA mengingatkan adanya dampak psikologi bagi keluarga yang langsung merasakan dampak beban kenaikan UKT di PTN, yaitu stres dan kecemasan berlebih.

"Kenaikan UKT dapat menimbulkan stres dan kecemasan bagi orang tua dan anak-anak. Orang tua khawatir tidak mampu membiayai pendidikan anak, sedangkan anak-anak khawatir tidak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mereka inginkan," paparnya.

baca juga

Kondisi di atas merupakan dampak langsung yang saat itu juga akan dirasakan masyarakat saat biaya UKT naik. Tapi kata Rista efek panjangnya akan terlihat di masyarakat kalau kenaikan biaya UKT ini dibiarkan dan tidak dievaluasi ulang, di antaranya sebagai berikut:

1. Masyarakat kurang mampu tidak meneruskan ke perguruan tinggi

Kenaikan UKT dapat menyebabkan penurunan angka partisipasi perguruan tinggi, terutama dari kalangan keluarga kurang mampu. Hal ini bisa berakibat pada penurunan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

2. Meningkatnya angka putus sekolah

Bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, kenaikan UKT dapat memaksa mereka untuk putus sekolah karena tidak mampu lagi membiayai pendidikan. Hal ini bisa berakibat pada hilangnya potensi dan kesempatan mereka untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi bangsa.

3. Memperparah kesenjangan sosial

Kenaikan UKT dapat memperparah kesenjangan sosial antara keluarga kaya dan keluarga miskin. Keluarga kaya akan lebih mudah untuk membiayai pendidikan anak mereka, sedangkan keluarga miskin akan semakin terpinggirkan.

"Namun, perlu diingat bahwa tidak semua PTN menaikkan UKT. Ada beberapa PTN yang masih mempertahankan UKT yang terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah juga menyediakan berbagai program bantuan keuangan untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu," pungkas Rista.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Tjitjik Sri Tjahjandarie, Petinggi Kemendikbud Tak Terima UKT Dikritik Mahal Sebut Pendidikan Tinggi Tersier

Profil Tjitjik Sri Tjahjandarie, Petinggi Kemendikbud Tak Terima UKT Dikritik Mahal Sebut Pendidikan Tinggi Tersier

Lifestyle | Sabtu, 18 Mei 2024 | 18:13 WIB

UKT Naik, Pinjaman Siswa Peluang atau Bahaya? Pakar Keuangan Ungkap Risikonya!

UKT Naik, Pinjaman Siswa Peluang atau Bahaya? Pakar Keuangan Ungkap Risikonya!

Lifestyle | Sabtu, 18 Mei 2024 | 16:39 WIB

Biaya Kuliah Bikin Elus Dada, Segini Daftar UKT dan IPI Universitas Indonesia Setiap Jurusan: Ada yang Tembus Tiga Digit

Biaya Kuliah Bikin Elus Dada, Segini Daftar UKT dan IPI Universitas Indonesia Setiap Jurusan: Ada yang Tembus Tiga Digit

Lifestyle | Jum'at, 17 Mei 2024 | 14:43 WIB

Terkini

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

×