Ernest Prakasa Sindir Uang Kuliah Makin Mahal: Sawer Biduan Aja Pakai Uang Negara!

Riki Chandra

Selasa, 21 Mei 2024 | 17:20 WIB
Ernest Prakasa Sindir Uang Kuliah Makin Mahal: Sawer Biduan Aja Pakai Uang Negara!
Ernest Prakasa. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Polemik kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) masih jadi buah bibir di tengah masyarakat Indonesia. Biaya pendidikan itu dianggap mencekik dan seakan tidak mengizinkan anak-anak orang kurang mampu untuk kuliah.

Ernest Prakasa turut mengomentari soal biaya pendidikan. Meski tak gamblang menyentil kenaikan UKT, Ernest menceritakan biaya kuliahnya saat menjadi mahasiswa di Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung.

"Gw masuk UNPAD tahun 1999, per semester bayar 225 ribu flat sampe lulus," tulisnya di akun X @ernestprakasa, Selasa (21/5/2024).

BACA JUGA:

Kocak! Elon Musk Disebut Daftar BPJS Kesehatan di Puskesmas Bali: Kelas 2 Mandiri

Viral Perempuan Ngakak Dengar Suara Desahan dari HP Pria Tua di KA, Netizen: Rekan Kakek Sugiono

Heboh Pengantin Pria dan Fotografer Nyaris Baku Hantam di Tengah Pesta, Netizen Emosi: Langsung Hajar!

Komika itu pun mempertanyakan kenapa uang kuliah di negeri ini makin mahal. "Kenapa sekarang kuliah malah makin mahal? Ya abis gimana, nyawer biduan aja pake uang negara," katanya.

Sindiran itu merupakan fakta sidang terkait mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang menggunakan uang kementerian untuk kepentingan pribadi. Dia bahkan menyawer biduan hingga biayai ultah cucunya dari uang negara.

"Thn 1992.. Nasi padang pake ayam sekitar rp 1000...sekarang kurang lebih 20rb..inflasi 20x lipat.. Kuliah 1992 150rb/semester.. Dikali inflasi cm 3jt (harga saat ini)... Kenyataan nya 12jt," kata @irwndfrry.

"Ini masalah prioritas dalam pembangunan, ujung2nya politik. Karena IKN lebih mendatangkan cuan,makanya dana ratusan triliun mudah mengalir ke proyek tersebut,sedangkan pendidikan hanya dianggap sbg "cost" yang buang2 anggaran. Mungkin demikian filosofi yang dipakai?" kata @dokternanang.

"Sepertinya kampus unpad 1999 dgn sekarang beda jauh...... biaya listrik 1999 sama sekarang samakah ? Gaji dosennya apa nggk naik ?... apakah gedung 1999 sd sekarang tdk ada renovasi dan pembangunan baru serta peralatan lab masih yg 1999 ?.... pengen tahu saya....," kata @BeforeNowThen.

"Emang pejabat ya ngga becus ngurus negara. Coba kalo gw cerdas, sayangnya gw juga ngga sekola mpe tinggi. Terserah dah negri ini. But i love this country," kata @CepiHadwi.

Kenaikan UKT untuk Mahasiswa Baru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyatakan kenaikan UKT sebagai imbas dari Peraturan Mendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024 hanya berlaku bagi mahasiswa baru dan bukan untuk mahasiswa yang sudah berkuliah di perguruan tinggi.

“Peraturan Kemendikbudristek menegaskan bahwa peraturan UKT baru hanya berlaku kepada mahasiswa baru dan tidak berlaku untuk mahasiswa yang sudah belajar di perguruan tinggi,” kata Mendikbudristek Nadiem Makarim, Selasa (21/5/2024).

Nadiem mengatakan, banyak kesalahan persepsi pada masyarakat mengenai aturan ini yaitu kenaikan UKT juga berlaku bagi mahasiswa yang sedang belajar di perguruan tinggi, padahal hanya untuk mahasiswa baru pada tahun ajaran baru mendatang.

Bahkan, Nadiem menuturkan kenaikan UKT tersebut tidak akan diberlakukan bagi mahasiswa baru dengan kemampuan ekonomi yang kurang memadai.

Nantinya, mahasiswa dengan kemampuan ekonomi rendah akan masuk dalam UKT golongan pertama dan kedua yang besarannya telah ditetapkan pemerintah yaitu kelompok satu sebesar Rp500 ribu dan kelompok dua Rp1 juta.

Pemerintah sendiri juga mewajibkan bahwa penerima UKT kelompok satu dan kelompok dua pada setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) harus sebanyak 20 persen per tahun.

Sementara mahasiswa yang memiliki kemampuan ekonomi baik hingga tinggi akan dikenakan UKT mulai dari kelompok ketiga dan seterusnya, sesuai kemampuan mahasiswa dengan besaran biaya ditetapkan oleh perguruan tinggi.

Untuk UKT kelompok selain satu dan dua, kata dia, besarannya maksimal sama dengan Biaya Kuliah Tunggal (BKT) yang merupakan dasar penetapan tarif UKT oleh pemimpin PTN pada tiap program studi (prodi) di tiap program pendidikan.

BKT adalah keseluruhan biaya operasional per tahun yang berkaitan langsung dengan proses pembelajaran mahasiswa di sebuah prodi di PTN.

Meski UKT kelompok tiga ke atas ditetapkan oleh PTN, Nadiem menegaskan perguruan tinggi tidak boleh mematok besaran UKT tersebut terlalu tinggi, bahkan tidak rasional.

Ia memastikan Kemendikbudristek akan mengevaluasi, mengecek, hingga melakukan assessment terhadap kenaikan UKT yang tidak wajar di PTN sehingga nantinya kenaikannya akan diberhentikan.

“Saya ingin meminta semua ketua perguruan tinggi dan program studi untuk memastikan, kalau pun ada peningkatan harus rasional, masuk akal, dan tidak terburu-buru apalagi melakukan lompatan (UKT) yang besar,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Musikal Batak, Pulang Kampung Siap Digarap, Lulusan Indonesian Idol Jadi Pemeran Utama

Film Musikal Batak, Pulang Kampung Siap Digarap, Lulusan Indonesian Idol Jadi Pemeran Utama

Entertainment | Minggu, 19 April 2026 | 19:00 WIB

Ernest Prakasa Bahas Keuntungan Film Agak Laen, Ternyata Dibagi-bagi ke Pihak-Pihak Ini

Ernest Prakasa Bahas Keuntungan Film Agak Laen, Ternyata Dibagi-bagi ke Pihak-Pihak Ini

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 22:00 WIB

Akui Sempat Malu Main Sinetron Ganteng Ganteng Serigala, Jessica Mila Tuai Kritik

Akui Sempat Malu Main Sinetron Ganteng Ganteng Serigala, Jessica Mila Tuai Kritik

Entertainment | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:09 WIB

7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo

7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo

Entertainment | Jum'at, 02 Januari 2026 | 20:00 WIB

Review Film Lupa Daratan: Cerminan Gelap Dunia Artis di Indonesia

Review Film Lupa Daratan: Cerminan Gelap Dunia Artis di Indonesia

Your Say | Senin, 15 Desember 2025 | 17:00 WIB

Bintangi Film Lupa Daratan, Vino G. Bastian Lupa Cara Berakting Akibat Sombong

Bintangi Film Lupa Daratan, Vino G. Bastian Lupa Cara Berakting Akibat Sombong

Entertainment | Kamis, 11 Desember 2025 | 13:49 WIB

Ernest Prakasa Ungkap Tantangan untuk Vino G. Bastian di Film Lupa Daratan

Ernest Prakasa Ungkap Tantangan untuk Vino G. Bastian di Film Lupa Daratan

Your Say | Kamis, 04 Desember 2025 | 10:07 WIB

Ernest Prakasa Tantang Vino G. Bastian Jadi Aktor 'Gagal' di Film Lupa Daratan

Ernest Prakasa Tantang Vino G. Bastian Jadi Aktor 'Gagal' di Film Lupa Daratan

Entertainment | Rabu, 03 Desember 2025 | 18:35 WIB

Agak Laen: Menyala Pantiku! Rilis Hari Ini, Ernest Prakasa Justru Berduka atas Bencana di Sumatera

Agak Laen: Menyala Pantiku! Rilis Hari Ini, Ernest Prakasa Justru Berduka atas Bencana di Sumatera

Entertainment | Kamis, 27 November 2025 | 18:30 WIB

Now or Nothing: The Founder5 Kembali ke Panggung untuk Pertunjukan Terakhir

Now or Nothing: The Founder5 Kembali ke Panggung untuk Pertunjukan Terakhir

Entertainment | Selasa, 25 November 2025 | 15:48 WIB

Terkini

Tak Cuma Dicopot, Bappisus Ancam Bawa Pengelola Sel Mewah Lapas Cibinong ke Ranah Pidana

Tak Cuma Dicopot, Bappisus Ancam Bawa Pengelola Sel Mewah Lapas Cibinong ke Ranah Pidana

Bogor | Selasa, 29 September 2026 | 21:11 WIB

Geger Warga Pasar Kemis, Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong

Geger Warga Pasar Kemis, Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong

Banten | Selasa, 29 September 2026 | 21:04 WIB

Mau 27 Ribu GarudaMiles Gratis? Nasabah Prioritas BRI Wajib Tahu Ini

Mau 27 Ribu GarudaMiles Gratis? Nasabah Prioritas BRI Wajib Tahu Ini

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:01 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Sepatu Suede yang Terkena Air? Ikuti 5 Tips Ini

Bagaimana Cara Membersihkan Sepatu Suede yang Terkena Air? Ikuti 5 Tips Ini

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 21:00 WIB

Koalisi Sipil Desak Pemerintah Setop Rekrutmen Komcad untuk ASN!

Koalisi Sipil Desak Pemerintah Setop Rekrutmen Komcad untuk ASN!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:55 WIB

Tabrakan Beruntun 4 Kendaraan di Jalur Cugenang-Cianjur, 4 Orang Dilarikan ke RSUD Sayang

Tabrakan Beruntun 4 Kendaraan di Jalur Cugenang-Cianjur, 4 Orang Dilarikan ke RSUD Sayang

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 20:55 WIB

4 Moisturizer dari Beras Terbaik untuk Jaga Kulit Tetap Kenyal di Usia 45 Tahun

4 Moisturizer dari Beras Terbaik untuk Jaga Kulit Tetap Kenyal di Usia 45 Tahun

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:52 WIB

Korps Kadet Dinilai Jadi Salin Rupa Menwa Era Orba, Berpotensi Lahirkan Siswa Arogan

Korps Kadet Dinilai Jadi Salin Rupa Menwa Era Orba, Berpotensi Lahirkan Siswa Arogan

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:51 WIB

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:46 WIB

Promo Khusus Tes Psikometri dan Visa Pelajar dari BRI untuk Belajar di Luar Negeri

Promo Khusus Tes Psikometri dan Visa Pelajar dari BRI untuk Belajar di Luar Negeri

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:44 WIB

×