UKT PTN Naik Hingga 500 Persen, Psikolog: Pelajar Berprestasi Berisiko Stres dan Cemas!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 21 Mei 2024 | 20:40 WIB
UKT PTN Naik Hingga 500 Persen, Psikolog: Pelajar Berprestasi Berisiko Stres dan Cemas!
Ilustrasi biaya UKT (Unsplash)

Suara.com - Kenaikan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tengah menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Tak hanya membuat resah para orang tua, hal ini juga ternyata bisa memicu stres dan cemas para pelajar Indonesia.

Hal ini dibenarkan oleh Psikolog Klinis Dewasa, Nirmala Ika. Menurutnya, risiko kecemasan pelajar ini terjadi karena ambisi dan usaha yang sangat jauh dari kenyataan. Khususnya pelajar yang memiliki kemauan kuat meraih pendidikan setinggi mungkin di PTN impiannya.

"Jadi kalau bicara konsep ambisi itu ada kenyataan sama usaha. Jadi ambisinya masuk universitas tertentu, dia berusaha mencapainya dengan belajar dan berprestasi sebaik mungkin, kemudian malah terpentok kenyataan biaya masuk sangat besar dan orang tua nggak mampu," ujar Nirmala saat dihubungi suara.com, Selasa (21/5/2024).

Nirmala mengatakan bahwa meskipun orang tua sudah menabung, namun UKT di beberapa PTN ini memang naik drastis dengan kisaran 30 hingga 50 persen, yang akhirnya membuat tabungan dana pendidikan sulit mencapai target.

Apalagi menurut Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi atau kenaikan biaya pendidikan di Indonesia mencapai 10 hingga 20 persen per tahun. Sehingga kenaikan biaya UKT kali ini jumlahnya dinilai sangat besar dan cenderung mendadak.

"Jadi di saat siswa atau pelajar yang berambisi ini dengan cara berusaha belajar keras dengan harapan memperkecil jarak untuk mewujudkan kenyataan, tapi ternyata rentang jarak itu sangat besar yang akhirnya jadi timbul stres dan cemas tadi," jelas psikolog yang juga Co-founder of Enlightmind itu.

Berdasarkan kenyataan ini, Nirmala mengaku tidak heran apabila banyak anak Indonesia berprestasi dan berbakat lebih pilih sekolah di luar negeri. Apalagi banyak universitas di negara maju yang menyediakan biaya pendidikan tinggi gratis.

"Aku sering lihat di Instagram, banyak yang akhirnya terdorong kuliah ke luar negeri. Yakin emang nanti (anak berbakat ini) mau balik ke Indonesia? Peluang beasiswa di luar negeri lebih besar. Di Jerman itu pendidikan gratis, kita tinggal lihat anak yang berusaha keras, lalu bahasa Jerman bagus, bisa kuliah gratis di sana," ungkap Nirmala.

Biaya UKT di Berbagai PTN Naik Drastis Hingga 500 Persen

baca juga

Banyak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) telah merilis biaya kuliah terbarunya untuk tahun akademik 2024/2025. Informasi UKT terbaru tak sedikit membuat mahasiswa kaget.

Pasalnya, beberapa kampus menaikkan besaran UKT hingga beberapa kali lipat dibandingkan tahun 2023. Selain itu, kampus juga ada yang merubah penggolongan besar UKT.

Beberapa universitas yang menaikkan biaya UKT di antaranya Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Brawijaya, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan masih banyak lagi.

Bahkan khusus Unsoed, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen beberapa waktu lalu, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed Maulana Ihsan menyebut, biaya UKT melambung hingga mencapai 300 hingga 500 persen.

"Yang kami resahkan, UKT di Unsoed itu naik melambung sangat jauh tinggi. Naik bisa 300%-500%. Contoh di fakultas saya sendiri, dari fakultas peternakan, sebelumnya Rp2,5 juta, sekarang naik jadi Rp 14 juta," jelas Maulana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Student Loan Bikin Pelajar Berutang Hingga 23 Tahun, Yakin Mau Diterapkan di Indonesia?

Student Loan Bikin Pelajar Berutang Hingga 23 Tahun, Yakin Mau Diterapkan di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 16:35 WIB

Komisi X DPR Minta Mahasiswa-Orang Tua Berani Lapor ke Kampus soal UKT Naik Tak Sesuai Kemampuan

Komisi X DPR Minta Mahasiswa-Orang Tua Berani Lapor ke Kampus soal UKT Naik Tak Sesuai Kemampuan

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 15:35 WIB

Mendikbud Sebut Isu UKT di Medsos Tidak Benar, Hanya Mahasiswa Kaya yang Terdampak

Mendikbud Sebut Isu UKT di Medsos Tidak Benar, Hanya Mahasiswa Kaya yang Terdampak

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 14:58 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×