Dibalik Kisruh UKT, Beda Pendidikan Nadiem Makarim dan Presiden Jokowi: Lulusan Harvard VS UGM

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 28 Mei 2024 | 12:04 WIB
Dibalik Kisruh UKT, Beda Pendidikan Nadiem Makarim dan Presiden Jokowi: Lulusan Harvard VS UGM
Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim. (Antara)

Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim resmi membatalkan semua kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) setelah bertemu Presiden Joko Widodo. Peristiwa ini membuat publik penasaran dengan riwayat pendidikan Nadiem Makarim apabila dibandingkan dengan Presiden Jokowi, siapa lebih unggul?

Nadiem menemui Presiden Jokowi di Istana Presiden Jakarta pada Senin, 27 Mei 2024. Menurut Nadiem, dirinya sudah mendengar aspirasi dan mengerti yang dirasakan, khususnya keluarga mahasiswa karena kenaikan UKT di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Ia juga mengaku sudah bertemu para rektor di berbagai universitas. Hasilnya dari pertemuan tersebut, Kemendikbudristek Pilih membatalkan kenaikan UKT pada tahun ini.

Menristekdikti Nadiem Makarim seusai menghadap Presiden Jokowi di Istana Jakarta. (Suara.com/Novian)
Menristekdikti Nadiem Makarim seusai menghadap Presiden Jokowi di Istana Jakarta. (Suara.com/Novian)

"Dan kami Kemendikbudristek mengambil keputusan untuk membatalkan kenaikan UKT di tahun ini dan kami akan mere-evaluasi semua permintaan peningkatan UKT di PTN, PTN," kata Nadiem di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Terlepas dari hubungan atasan dan bawahan, sebagai presiden dengan menteri sebagai anak buahnya, ternyata Pendidikan Nadiem Makarim jauh lebih tinggi dibandingkan Presiden Jokowi loh. Berikut ini hasil rangkuman suara.com, Selasa (28/5/2024).

1. Pendidikan Nadiem Makarim lulus S2 Harvard

Nadiem Makarim merupakan anak lelaki satu-satunya Pengacara keturunan Arab asal Pekalongan, Jawa Tengah, Nono Anwar Makarim. Ia lahir di Jakarta, 4 Juli 1984.

Suami dari Franka Franklin ini ternyata kerap pindah-pindah sekolah saat SD hingga SMP di Indonesia. Barulah saat SMA, pendiri aplikasi Gojek ini pilih bersekolah di Singapura.

Melansir Taman Edukasi Kebangsaan, disebutkan saat meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi Nadiem kembali 'merantau' ke Amerika Serikat. Ia menempuh pendidikan di Brown University dan berhasil lulus meraih gelar BA (S1) dengan jurusan International Relations pada 2006.

baca juga

Menariknya, selama kuliah S1 Nadiem juga menjalani program pertukaran di London School of Economics. Tidak berhenti di sana, setelah sempat bekerja di Mckinsey & Company sebagai konsultan manajemen, Nadiem kemudian melanjutkan pendidikan S2-nya.

Nadiem Makarim berhasil mendapatkan gelar MBA (Master of Business Administration) setelah menyelesaikan studinya di Harvard Business School.

Presiden RI Joko Widodo saat (Jokowi) memberikan arahan dalam SPBE Summit 2024 dan Peluncuran GovTech Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/05/2024). [Situs KemenpanRB]
Presiden RI Joko Widodo saat (Jokowi) memberikan arahan dalam SPBE Summit 2024 dan Peluncuran GovTech Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/05/2024). [Situs KemenpanRB]

2. Pendidikan Jokowi lulus S1 UGM

Jokowi lahir pada 21 Juni 1961 di Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Jokowi lahir dan besar di Solo hingga lulus dari bangku SMA berkat jerih payah sang ayah, Noto Mihardjo yang bekerja sebagai pedagang kayu.

Pendidikan Jokowi dimulai dari Sekolah Dasar Negeri atau SDN 111 Tirtoyoso. Sekolah ini juga dikenal sebagai lembaga pendidikan yang ditujukan kepada masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Selanjutnya ia bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri alias SMPN 1 Surakarta. Lalu melanjutkan di Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 1 Surakarta

Jokowi menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. Ketika menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada, Jokowi memilih fakultas kehutanan dengan jurusan teknologi kayu.

Di kampus, ia belajar lebih dalam tentang kayu, mulai dari pemanfaatan kayu, struktur kayu hingga teknologi kayu. Jokowi lulus dari Universitas Gajah Mada pada tahun 1985 dengan judul skripsi 'Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta'.

Setelah lulus, ia mendirikan usaha mebel bersama keluarganya di Solo. Meskipun terjun ke dunia bisnis, Jokowi memiliki ketertarikan dalam bidang politik sejak muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Pendidikan Betrand Peto vs Nada Tarina, Sama-sama Anak Angkat Tapi Sikapnya Kerap Dibandingkan

Adu Pendidikan Betrand Peto vs Nada Tarina, Sama-sama Anak Angkat Tapi Sikapnya Kerap Dibandingkan

Lifestyle | Selasa, 28 Mei 2024 | 11:54 WIB

Upah Dipotong untuk Tapera, Cuitan Soleh Solihun Bikin Pekerja Bergaji Cekak Ketar-ketir

Upah Dipotong untuk Tapera, Cuitan Soleh Solihun Bikin Pekerja Bergaji Cekak Ketar-ketir

News | Selasa, 28 Mei 2024 | 10:29 WIB

Beri Apresiasi ke Pemerintah Usai UKT Batal Naik, Berikut Penjelasan Komisi X

Beri Apresiasi ke Pemerintah Usai UKT Batal Naik, Berikut Penjelasan Komisi X

News | Selasa, 28 Mei 2024 | 09:55 WIB

Terkini

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:18 WIB

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:16 WIB

Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 15:20 WIB

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:13 WIB

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:09 WIB