Kisah Mualaf Diego Michiels, Jauhi Alkohol dan Narkoba karena Anak

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:19 WIB
Kisah Mualaf Diego Michiels, Jauhi Alkohol dan Narkoba karena Anak
Potret Diego Michiels Momong Anak (Instagram/@diegomichiels24)

Suara.com - Kisah mualaf Diego Michiels berhasil membuat penggemarnya terenyuh. Tak main-main, dari yang awalnya bisa tenang setelah menenggak alkohol dan narkoba, kini eks pemain Borneo FC bisa menenangkan diri hanya dengan bertemu sang buah hati.

Kisah ini dibagikan Diego kepada media Belanda, destentor.nl dikutip suara.com, Jumat (14/6/2024) yang mengabarkan mantan pemain naturalisasi Indonesia itu kini sudah memiliki dua orang anak.

"Saya sudah mengalami hal yang luar biasa, sekarang saya sungguh senang ketika pulang rumah dan si kecil (anak) memeluk saya," ujar Diego.

Berkat kehadiran dua anaknya juga Diego mengaku sudah 'bertobat' dan tidak lagi menyentuh dua barang haram yang memicu ketergantungan serta membahayakan tubuh tersebut.

"Anak pertama saya berusia 1,5 tahun dan namanya menggunakan nama ibu dan dua saudara perempuan saya. Putri kedua kami Louisa, lahir di bulan lalu," katanya.

Sehingga dari yang tadinya alkohol dan narkoba sangat membuatnya ketergantungan dan memberikan kenyamanan. Namun kini sudah ditinggalkan lelaki bersia 33 tahun itu, mengingat ia sudah bertanggungjawab sebagai ayah dan kepala keluarga.

"Seperti halnya Islam yang penting bagi saya selama bertahun-tahun. Keluarga saya juga memberikan kedamaian seperti Islam dan terstruktur," imbuhnya.

Alasan alkohol diharamkan dalam islam

Melansir NU Online, zat yang memabukan atau khamar seperti alkohol diharamkan bagi umat agama islam. Hal ini sebagaimana tertuang dalam al-quran surat An-Nahl ayat 67.

baca juga

"Dan dari buah kurma dan anggur, kalian buat darinya yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sesungguhnya dalam hal demikian sungguh terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berakal," ujar Allah SWT dalam firmannya.

Minuman beralkohol yang memabukan haram dikonsumsi seperti kurma maupun anggur yang difermentasi.

Minuman yang memabukan hukumnya diharamkan karena mampu menghilangkan akal dan kesadaran. Bahkan khamar seperti alkohol disebut sebagai minuman yang membuat akal tertutup.

Bahkan secara tegas dalam surat Al-Maidah ayat 90, mengatakan khamar dan judi termasuk perbuatan setan sehingga perlu dijauhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Cristian Gonzales Jadi Mualaf dan Dinaturalisasi

Perjalanan Cristian Gonzales Jadi Mualaf dan Dinaturalisasi

Lifestyle | Jum'at, 14 Juni 2024 | 13:57 WIB

Sempat Takut Izin Mualaf ke Orang Tua, Begini Perjuangan Christian Rontini Nikahi Anak Cristian Gonzales

Sempat Takut Izin Mualaf ke Orang Tua, Begini Perjuangan Christian Rontini Nikahi Anak Cristian Gonzales

Lifestyle | Jum'at, 14 Juni 2024 | 13:26 WIB

Awalnya Takut Bilang Mau Mualaf, Christian Rontini Beber Reaksi Orangtua usai Dirinya Masuk Islam

Awalnya Takut Bilang Mau Mualaf, Christian Rontini Beber Reaksi Orangtua usai Dirinya Masuk Islam

Lifestyle | Jum'at, 14 Juni 2024 | 12:17 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×