Sepak Terjang AKBP Rossa Purbo, Penyidik KPK Disentil Eks Wakapolri Usai Dituding Sita HP Hasto PDIP

Ruth Meliana, Elvariza Opita

Senin, 17 Juni 2024 | 08:50 WIB
Sepak Terjang AKBP Rossa Purbo, Penyidik KPK Disentil Eks Wakapolri Usai Dituding Sita HP Hasto PDIP
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Jumat (7/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kasus dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku terus bergulir, dengan salah satu saksi yang baru-baru ini dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Namun pemanggilan pada Senin (10/6/2024) ini berbuntut dengan dugaan adanya penyitaan paksa ponsel dan buku catatan milik Hasto oleh seorang penyidik KPK, yakni AKBP Rossa Purbo Bekti. Bahkan pihak Hasto sampai melaporkan Rossa Purbo ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menemui awak media usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menemui awak media usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Hal ini membuat sosok Rossa Purbo turut menuai perhatian publik, apalagi setelah mantan Wakapolri Oegroseno menilai sang penyidik bisa dijerat pidana dan diproses etik karena masalah tersebut. Sebagai eks Kadiv Propam Polri, Oegroseno mengaku pernah menjatuhkan menjatuhkan sanksi etik berat terhadap polisi yang terbukti menjebak seseorang yang masih berstatus saksi.

“Sekarang kalau misalnya seorang saksi digeledah seperti kemarin Hasto, sekarang yang dicari apa dari saksi ini? Kan keterangan saksi. Kenapa harus disita barangnya? Digeledah? Nah, ini kan tidak ada aturannya seperti itu. Terus yang diambil barang-barang yang berharga, ini kan sama dengan kejahatan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum,” terang Oegroseno kepada awak media, Sabtu (15/6/2024).

Ketua Umum PP PTMSI Oegroseno di kawasan Sudirman, Senayan, Jakarta, usai konferensi pers terkait Kejuaraan Asia Tenis Meja 2019, Senin (2/9). [Suara.com/Arief Apriadi]
Ketua Umum PP PTMSI Oegroseno di kawasan Sudirman, Senayan, Jakarta, usai konferensi pers terkait Kejuaraan Asia Tenis Meja 2019, Senin (2/9). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Pasti diproses oleh Propam karena dia sudah melanggar etika profesi. Tetapi lebih bagus kan kejahatannya diproses dulu kalau dia melakukan kejahatan. Menurut saya itu kejahatan berat ya, kalau di pidana umum itu sama dengan merampas barang seseorang, itu mengambil secara paksa,” imbuhnya.

Oegroseno juga mengingatkan bahwa KPK memiliki regulasinya sendiri, tetapi menurutnya jika ada peraturan yang membenarkan perampasan barang saksi maka harus dibenahi. Sedangkan menurut KPK, penyitaan barang Hasto sudah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Sepak Terjang AKBP Rossa Purbo Bekti di KPK

Ilustrasi Gedung KPK. (Ist)
Ilustrasi Gedung KPK. (Ist)

Di sisi lain, AKBP Rossa Purbo Bekti ternyata memiliki rekam jejak yang panjang dan mentereng di komisi antirasuah. Sejumlah kasus dugaan korupsi pernah ditanganinya, misalnya kasus korupsi e-KTP yang menjerat banyak pejabat negara.

Penyidik yang bergabung dengan KPK sejak tahun 2016 ini juga terlibat di tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam kasus suap Harun Masiku. Dirinya juga dikabarkan bergabung dalam tim OTT KPK yang berencana menangkap Harun di PTIK pada 8 Januari 2020.

baca juga

Lalu Rossa Purbo juga terlibat dalam penanganan kasus korupsi di Kementerian Pertanian. “Terbaru, AKBP Rossa menjadi pemimpin dalam kasus yang melibatkan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,” ungkap eks penyidik KPK Yudi Harahap, dikutip pada Senin (17/6/2024).

AKBP Rossa Purbo Bekti sendiri merupakan lulusan dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006, lalu bergabung ke KPK 10 tahun kemudian dengan pangkat Kompol. Rossa Purbo sempat dikembalikan ke institusi Polri oleh mantan Ketua KPK Firli Bahuri, tetapi akhirnya kembali berdinas di KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepakat dengan Eks Wakapolri, Ray Rangkuti Sebut KPK Telah Melecehkan Saksi Sekjen PDIP

Sepakat dengan Eks Wakapolri, Ray Rangkuti Sebut KPK Telah Melecehkan Saksi Sekjen PDIP

News | Senin, 17 Juni 2024 | 08:15 WIB

Sebut Hasto PDIP Kena Jebakan, Oegroseno soal Penyidik KPK Rossa Purbo: Itu Kejahatan Berat!

Sebut Hasto PDIP Kena Jebakan, Oegroseno soal Penyidik KPK Rossa Purbo: Itu Kejahatan Berat!

News | Minggu, 16 Juni 2024 | 22:36 WIB

Profil Rossa Purbo, Penyidik KPK Diingatkan Eks Wakapolri soal Etik Usai Sita HP Hasto

Profil Rossa Purbo, Penyidik KPK Diingatkan Eks Wakapolri soal Etik Usai Sita HP Hasto

Lifestyle | Minggu, 16 Juni 2024 | 12:15 WIB

Jejak Pelarian Harun Masiku: Disebut-sebut Menyamar Jadi Guru hingga Marbut di Malaysia

Jejak Pelarian Harun Masiku: Disebut-sebut Menyamar Jadi Guru hingga Marbut di Malaysia

Lifestyle | Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:47 WIB

Sita Barang Hasto dan Staf, Eks Wakapolri Sebut Penyidik KPK Rossa Purbo Bisa Dipidana dan Diproses Etik

Sita Barang Hasto dan Staf, Eks Wakapolri Sebut Penyidik KPK Rossa Purbo Bisa Dipidana dan Diproses Etik

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:20 WIB

Masinton Geram Hasto Dan Stafnya Digeledah Dan Disita Barangnya Di KPK: Praktik Konyol!

Masinton Geram Hasto Dan Stafnya Digeledah Dan Disita Barangnya Di KPK: Praktik Konyol!

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 18:55 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×