Jejak Pelarian Harun Masiku: Disebut-sebut Menyamar Jadi Guru hingga Marbut di Malaysia

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:47 WIB
Jejak Pelarian Harun Masiku: Disebut-sebut Menyamar Jadi Guru hingga Marbut di Malaysia
Ilustrasi Harun Masiku, buronan KPK. [Suara.com/Emma]

Suara.com - Buronan kasus korupsi suap Pergantian Antarwaktu (PAW) Caleg DPR RI, Harun Masiku ternyata punya segudang penyamaran untuk menutupi jejak pelariannya.

Hingga detik ini, keberadaan Harun Masiku masih menjadi misteri besar. Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kini memiliki petunjuk terkait di mana lokasi sosok oknum eks caleg PDI Perjuangan tersebut.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengaku pihaknya menemukan informasi bahwa Harun Masiku menyamar sebagai seorang marbut atau penjaga masjid.

Ternyata jauh lama sebelum itu, seorang eks penyidik KPK juga menemukan bahwa Harun punya penyamaran lain sebagai seorang guru bahasa Inggris.

Mari melacak kembali jejak Harun Masiku yang kucing-kucingan dengan aparat penegak hukum.

Menghilang sejak 2021

KPK pada tahun 2020 telah menetapkan Harun Masiku diduga terlibat dalam kasus korupsi suap PAW Caleg DPR RI yang turut melibatkan beberapa orang lainnya, antara lain mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan dan mantan Anggota Bawaslu, Agustiani Tio Fridelina.

Selain Harun Masiku, ada pula sosok Saeful Bahri yang juga merupakan kader PDIP. Ketiga orang tersebut berasil ditangkap dalam operasi tangkap tangan yang digelar pada 8 Januari 2020

Sayangnya, KPK tak berhasil menangkap Harun yang kadung kabur. Diketahui bahwa Harun Masiku sudah melarikan diri ke luar negeri hingga ditetapkan sebagai buronan internasional per 30 Juli 2021.

baca juga

Bolak balik dari Filipina dan Malaysia: Jadi marbut masjid

Setelah hampir 3 tahun mencari Harun Masiku, KPK akhirnya mengaku sempat menerima informasi bahwa Harun berada di Filipina.

"Beberapa informasi misalnya terhadap keberadaan yang bersangkutan, waktu itu (Harun Masiku) di Filipina kita kirim tim ke Filipina," ungkap Alex Marwata, ke awak media, Jumat (14/6/2024).

Kendati tim KPK telah dikirim ke Malaysia, KPK hingga kini urung bisa memulangkan Harun Masiku.

Alex Marwata juga sempat menerima informasi bahwa Harun Masiku sempat berada di Negeri Jiran, Malaysia. Adapun kala itu KPK mendapat informasi bahwa Harun menyamar sebagai seorang marbut di masjid.

"Ada informasi katanya yang bersangkutan jadi marbut masjid di Malaysia," lanjut Alex.

Eks penyidik KPK sempat dapati Harun menyamar jadi guru

Eks penyidik KPK, Praswad Nugraha dalam wawancara, dikutip Jumat (14/6/2024) turut merespon pernyataan sang Wakil Ketua KPK.

Praswad yang kini menjabat sebagai Ketua Indonesia Memanggil Lima Tujuh (IM57+ Institute) tersebut menyayangkan Alex Marwata yang koar-koar terkait keberadaan terkini Harun Masiku.

Kendati demikian, Praswad tak menepis kabar bahwa Harun berada di luar negeri dan tak jauh dari Indonesia.

Praswad menyebut bahwa pihaknya sempat mendapati Harun Masiku berada di sebuah pulau wisata di negara tetangga.

Ia sayangnya enggan untuk membeberkan lebih lanjut di mana negara tersebut. Namun, Praswad mengungkap Harun Masiku menyamar sebagai guru bahasa Inggris.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sita Barang Hasto dan Staf, Eks Wakapolri Sebut Penyidik KPK Rossa Purbo Bisa Dipidana dan Diproses Etik

Sita Barang Hasto dan Staf, Eks Wakapolri Sebut Penyidik KPK Rossa Purbo Bisa Dipidana dan Diproses Etik

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:20 WIB

Tujuh Bulan Jadi Tersangka, Firli Bahuri Masih Hirup Udara Bebas

Tujuh Bulan Jadi Tersangka, Firli Bahuri Masih Hirup Udara Bebas

Video | Jum'at, 14 Juni 2024 | 19:35 WIB

Kenapa KPK Susah Tangkap Harun Masiku? Ini Alasannya

Kenapa KPK Susah Tangkap Harun Masiku? Ini Alasannya

Video | Jum'at, 14 Juni 2024 | 18:35 WIB

Masinton Geram Hasto Dan Stafnya Digeledah Dan Disita Barangnya Di KPK: Praktik Konyol!

Masinton Geram Hasto Dan Stafnya Digeledah Dan Disita Barangnya Di KPK: Praktik Konyol!

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 18:55 WIB

KPK Tepis Ada Agenda Politis Pencarian Harun Masiku Di Tengah Retaknya Hubungan Jokowi-PDIP

KPK Tepis Ada Agenda Politis Pencarian Harun Masiku Di Tengah Retaknya Hubungan Jokowi-PDIP

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 18:50 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×