Doa Mandi Wajib Suami Istri usai Bercinta, Lengkap dengan Tata Caranya

Ruth Meliana Suara.Com
Jum'at, 21 Juni 2024 | 11:39 WIB
Doa Mandi Wajib Suami Istri usai Bercinta, Lengkap dengan Tata Caranya
Ilustrasi pasangan (Pexels.com/Mikhail Nilov)

Suara.com - Berhubungan badan antara suami istri merupakan salah satu hal yang dianjurkan dalam Islam. Aktivitas ini sebagai bentuk keintiman dan ikatan antara suami dan istri.

Namun demikian, setelah melakukan hubungan badan, terdapat kewajiban untuk melakukan mandi wajib atau mandi junub. Doa mandi junub ini bukan sekadar membersihkan tubuh secara fisik, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang mendalam dalam agama Islam.

Doa Mandi Wajib Setelah Berhubungan Badan

Doa yang dibaca ketika mandi wajib setelah berhubungan badan adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhol lillaahi ta'aala.

Artinya: “Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah.”

Doa ini mengandung permohonan kepada Allah SWT untuk diampuni dosa-dosanya dan untuk diangkat derajat kesuciannya.

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan Badan

Baca Juga: Apa Hukum Berhubungan Suami Istri di Hari Tasyrik? Ini Penjelasannya

Berikut ini adalah urutan mandi wajib setelah berhubungan badan

  1. Niat: Niatkan mandi wajib dengan hati yang tulus karena Allah.
  2. Membasuh seluruh tubuh: Mandi wajib meliputi membasuh seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki.
  3. Memastikan air sampai ke kulit: Pastikan air sampai merata ke seluruh bagian kulit tubuh.
  4. Menggosok rambut dan kulit: Pastikan rambut dan kulit dibersihkan secara menyeluruh dari najis.
  5. Berurut: Basuh tubuh secara berurutan dari atas ke bawah.
  6. Tidak ada penghalang: Pastikan tidak ada yang menghalangi air sampai ke kulit.

Pastikan untuk melakukan tata cara di atas secara berurutan.

Kapan Mandi Wajib Perlu Dilakukan?

Anda perlu melakukan mandi wajib setelah berbagai kegiatan berikut.

  • Berhubungan badan baik yang mengakibatkan ejakulasi atau tidak.
  • Setelah mimpi basah.
  • Setelah masa haid atau nifas berakhir.

Mandi wajib ini tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga membersihkan diri dari hadas besar (najis besar) yang dapat menghalangi kewajiban-kewajiban ibadah lainnya.

Mengingat pentingnya mandi wajib dalam Islam, sebagai umat muslim kita dituntut untuk menjalankan kewajiban ini dengan penuh kesadaran dan kebersihan. Dengan melakukan mandi wajib dengan benar, kita tidak hanya menjaga kebersihan tubuh tetapi juga kesucian diri di depan Allah SWT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI