Apa Itu Strava? Begini Cara Kerja Aplikasi Olahraga yang Ramai Joki Lari Buat Ajang Pamer

Kamis, 04 Juli 2024 | 18:43 WIB
Apa Itu Strava? Begini Cara Kerja Aplikasi Olahraga yang Ramai Joki Lari Buat Ajang Pamer
Strava. [Strava.com]

Suara.com - Sudahkah Anda mendengar tentang joki Strava? Siapa sangka jika saat ini, aplikasi yang digunakan untuk melacak hasil olahraga atau kebugaran juga menjadi salah satu hal yang bisa “dimanipulasi” demi kepuasan semata.

Padahal, berbohong terkait kemampuan berlari atau olahraga lainnya bisa saja berbahaya bagi kesehatan jika suatu waktu harus membuktikannya. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Strava? Berikut ulasannya.

Apa itu Strava?

Strava adalah salah satu teman bagi pelari karena aplikasi ini selalu siap untuk mencatat setiap langkah yang diambil.

Dengan menggunakan GPS di ponsel, Strava merekam rute, jarak, kecepatan, elevasi, dan banyak faktor lain selama pengguna berlari.

Data ini kemudian disajikan secara visual dalam bentuk grafik dan statistik untuk memberitahu kemajuan dan pencapaian pengguna.

Bagaimana cara kerja Strava?

Cara kerja Strava sangatlah sederhana. Setelah mengunduh aplikasi dan membuat akun, cukup nyalakan GPS ponsel sebelum memulai latihan lari atau olahraga lain.

Strava akan secara otomatis mulai melacak aktivitas begitu mulai berlari. Ketika selesai, aplikasi akan memberi ringkasan lengkap dari latihan tersebut, termasuk waktu total, jarak yang ditempuh, serta perincian lainnya seperti kecepatan rata-rata dan elevasi.

Baca Juga: Berapa Harga Joki Strava? Sedang Viral di X Buat Flexing Lari

Selain itu, Strava juga menawarkan fitur-fitur tambahan yang sangat berguna. Misalnya, pengguna dapat menetapkan target latihan, seperti jarak atau waktu yang ingin dicapai. Setelah itu, Strava akan memberi peringatan saat  target sudah tercapai. 

Pengguna juga dapat mengikuti rute yang telah dibagikan oleh pengguna lain atau mencari rute baru di area sekitar lokasi.

Jadi sebuah identitas

Salah satu aspek paling menarik dari Strava adalah aspek sosialnya. Sebab, pengguna bisa menghubungkan akun Strava dengan teman-teman di media sosial atau menemukan teman baru dalam komunitas yang luas.

Dengan begitu, pengguna bisa melihat aktivitas teman-teman, memberi mereka dukungan dengan memberi "kudo" (semacam "like" di Strava), atau bahkan berkompetisi dalam tantangan yang diselenggarakan oleh Strava.

Demikian informasi megenai Strava dan cara kerjanya. Jadi, apakah joki Strava memang layak dihentikan?

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI