Muhammadiyah Beri Beasiswa Warga Palestina saat Tokoh NU Temui Presiden Israel

M Nurhadi Suara.Com
Senin, 15 Juli 2024 | 18:32 WIB
Muhammadiyah Beri Beasiswa Warga Palestina saat Tokoh NU Temui Presiden Israel
Muhammadiyah salurkan bantuan untuk Palestina [Ist/Muhammadiyah]

Suara.com - PP Muhammadiyah kembali memberikan beasiswa untuk sejumlah warga Palestina setelah sebelumnya juga melakukan hal serupa bagi warga Palestina yang berprestasi.

Setidaknya ada delapan warga Palestina yang mendapatkan beasiswa untuk kuliah di universitas Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Mereka adalah Yahya Saleem (UMY), Mar'ah Muqbil (UHAMKA), Mahmoud A. M. Bolad (UMS), Sameh H. H. Fuqaha (UMY), Dr Salem M. A. Salem (UM Surabaya), Dr. Mohammed Saleh (UMY), Dr. Issam Ayyash (UMY) dan Dr. Ayman Aldirawi (UMY).

Hal ini sekaligus menegaskan dukungan Muhammadiyah untuk mendukung kemerdekaan Palestina, salah satunya dengan mendukung penguatan SDM.

Sebagaimana disampaikan Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhamad Rofiq Muzakkir, pentingnya setiap upaya, sekecil apapun, dalam perjuangan pembebasan Palestina. Dia mengajak untuk tidak meremehkan peran siapapun, karena setiap langkah yang diambil memiliki potensi untuk menciptakan dampak positif.

“Jangan pernah menganggap peran kita, apapun itu, dengan anggapan yang remeh. Setiap tindakan yang kita lakukan benar-benar akan menciptakan perubahan. Kita jangan sibuk sendiri,” ucap Rofiq dalam acara Santri Cendekia Forum yang diselenggarakan Pusat Tarjih Muhammadiyah Universitas Ahmad Dahlan, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah.

Rofiq menekankan bahwa solidaritas dan kepedulian terhadap Palestina harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Menurutnya, pesan simbolik seperti berpartisipasi dalam demonstrasi atau mendirikan kemah solidaritas sangat penting untuk menunjukkan sikap anti terhadap tindakan genosida yang terjadi di Palestina.

Di sisi lain, Nahdlatul Ulama (PBNU) mendapat kritik dari publik setelah lima cendekiawan dan penelitinya bertemu dengan Presiden Israel yang mendukung pendudukan ilegal di wilayah Palestina.

Foto-foto lima anggota Nahdliyin yang bertemu dengan pejabat tinggi Israel beredar dan mendapat kecaman di media sosial. Hal ini terjadi sementara Israel masih melakukan agresi dan tindakan genosida di Gaza, Palestina, yang menyebabkan banyak korban sipil, termasuk lansia, perempuan, dan anak-anak.

Baca Juga: Profil Nurul Bahrul Ulum, Tokoh Perempuan NU yang Bertemu Presiden Israel

Saat ini, setidaknya 35.000 orang tewas akibat serangan Israel.

Kelima orang itu di antaranya Zainul Maarif, Munawir Aziz, Nurul Bahrul Ulum, Syukron Makmun dan Izza Annafisah Dania.

Hingga saat ini masih belum jelas kapan dan maksud pertemuan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI