Kenalan dengan Gembira Seharian: Gerakan Anak Muda Tebarkan Kegembiraan Sambil Tumbuhkan Empati

Bimo Aria Fundrika

Senin, 29 Juli 2024 | 09:54 WIB
Kenalan dengan Gembira Seharian: Gerakan Anak Muda Tebarkan Kegembiraan Sambil Tumbuhkan Empati
Komunitas Gembira Seharian. (Dok.pribadi)

Suara.com - Bagi sebagian orang, merasakan kegembiraan mungkin merupakan kemewahan yang sulit didapatkan. Namun, komunitas Gembira Seharian hadir untuk menebarkan kebaikan dan kebahagiaan, khususnya bagi mereka yang kurang beruntung.

Inisiatif ini dimulai oleh sekelompok mahasiswa yang pernah mengabdikan diri di masyarakat Buton, Sulawesi Tenggara. Salah satu inisiatornya adalah Muhammad Jihad Jundulloh, yang akrab disapa Jeje.

Gembira Seharian berawal dari keresahan Jeje dan teman-temannya yang sering mengunjungi panti asuhan. Mereka menyadari bahwa banyak anak-anak yatim yang jarang mendapatkan kesempatan untuk menikmati kegembiraan dan kebahagiaan.

Komunitas Gembira Seharian. (Dok.pribadi)
Komunitas Gembira Seharian. (Dok.pribadi)

Dari situ, mereka mulai merencanakan acara untuk membawa anak-anak yatim ke tempat-tempat rekreasi. Salah satu acara pertama yang mereka adakan adalah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, pada 6 Agustus 2023. Mereka mengajak 30 relawan untuk bergabung dan mengajak anak-anak yatim merasakan kebahagiaan seharian penuh.

"Kami merasa bahwa kebahagiaan bisa dirasakan oleh semua orang, tidak hanya mereka yang beruntung secara materi. Oleh karena itu, kami membuat Gembira Seharian sebagai platform untuk berbagi kebahagiaan," ungkap Jeje.

Mereka memilih nama "Gembira Seharian" karena merasa kata "bahagia" terlalu dalam dan lebih identik dengan perasaan yang mendalam, sementara kegiatan mereka lebih ringan dan ceria, terutama untuk anak-anak.

Dalam setiap acara, Gembira Seharian tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga menyediakan sesi berbagi cerita dan pengalaman. Hal ini membantu para relawan dan peserta untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain.

"Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi kami untuk melatih empati dan jiwa sosial, serta memberikan dampak positif bagi orang lain," kata
Dhabitah Zahraa Puteri atau akrab disapa Deby.

Selain acara di Ragunan, Gembira Seharian juga mengadakan berbagai kegiatan lain seperti "Piring Sehat," di mana mereka mendistribusikan 350 piring makanan sehat ke kampung pemulung, dan kelas bahasa untuk anak-anak.

baca juga

Jeje menjelaskan bahwa dana untuk setiap kegiatan didapatkan dari pendaftaran relawan dan donasi.

"Kami ingin memastikan setiap orang yang ingin membantu memiliki kesempatan untuk berkontribusi," tambahnya.

Komunitas Gembira Seharian. (Dok.pribadi)
Komunitas Gembira Seharian. (Dok.pribadi)

Kegiatan Gembira Seharian tidak berhenti di situ. Mereka berencana untuk terus memperluas jangkauan program dan melibatkan lebih banyak relawan. Rencana berikutnya adalah memberikan bantuan kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan meluncurkan program ruang baca.

"Kami ingin menjadi wadah yang bisa menjangkau lebih banyak orang dan memberikan dampak yang lebih besar," ujar Deby.

Selma, salah satu relawan yang baru bergabung, mengaku mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan.

"Saya merasa terinspirasi untuk ikut serta setelah melihat teman saya mempromosikan kegiatan ini. Meskipun awalnya saya tidak kenal siapa pun di sini, tetapi setelah ikut, saya merasa sangat terhubung dengan semua orang," ujarnya.

Gembira Seharian juga mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan. Beberapa keluarga yang terlibat dalam kegiatan ini merasa senang bisa memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak mereka.

"Ada anak-anak yang mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka diajak jalan-jalan. Kami tidak menyangka dampaknya bisa sebesar ini," cerita Jeje.

Lebih lanjut, mereka berharap agar semakin banyak anak muda yang terinspirasi untuk terlibat dalam kegiatan sosial.

"Kami ingin menjadi contoh bahwa berbagi kebahagiaan itu mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Gembira Seharian ingin menjadi gerakan yang berkelanjutan dan berdampak, membantu menumbuhkan empati dan simpati di kalangan anak muda, serta membangun komunitas yang lebih peduli dan responsif terhadap isu sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Muda Kena Penyakit Jantung dan Stroke Meningkat, Dokter Minta Edukasi Pencegahan Diperkuat

Pasien Muda Kena Penyakit Jantung dan Stroke Meningkat, Dokter Minta Edukasi Pencegahan Diperkuat

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 19:30 WIB

Ruang Aksi Muda: Kolaborasi GSM dan Milenial Bergerak, Hadirkan Pembelajaran Inspiratif di Gunungkidul

Ruang Aksi Muda: Kolaborasi GSM dan Milenial Bergerak, Hadirkan Pembelajaran Inspiratif di Gunungkidul

Your Say | Sabtu, 20 Juli 2024 | 09:21 WIB

Bank Digital Makin Dilirik Gen Z, Siapa Jawaranya?

Bank Digital Makin Dilirik Gen Z, Siapa Jawaranya?

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 13:32 WIB

Terkini

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×