Anies Cerita Kronologi 'Tikung' Jokowi Pegang Tongkat Diponegoro, Konon Pemegangnya Bisa...

Ruth Meliana

Senin, 26 Agustus 2024 | 15:11 WIB
Anies Cerita Kronologi 'Tikung' Jokowi Pegang Tongkat Diponegoro, Konon Pemegangnya Bisa...
Anies Baswedan terima tongkat Diponegoro (YouTube/Anies Baswedan)

Suara.com - Anies Baswedan sempat menceritakan kronologi bagaimana dia bisa menjadi sosok yang menerima tongkat Kiai Cokro Pangeran Diponegoro. Padahal, seharusnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang direncakanan menerima tongkat pusaka tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 2015 silam. Kala itu, Pemerintah Belanda hendak mengembalikan salah satu hasil perampasan negara mereka selama menjajah Indonesia. Salah satunya adalah tongkat Diponegoro.

Adalah Presiden Jokowi yang direncakan untuk menerima tongkat Diponegoro. Namun pada hari H, Anies yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla, justru menjadi penerimanya.

Hal itu langsung memicu rumor bahwa Anies telah menelikung sang presiden. Terlebih, ada mitos kuat di Jawa terkait orang yang menerima dan memegang tongkat sakti tersebut.

Isu Anies menelikung Jokowi ini sempat ditanyakan langsung oleh jurnalis Andy Noya pada 2023 lalu. Saat mewawancarai Anies, Andy sempat menanyakan salah satu dosa Anies kepada Jokowi, yakni terkait menelikung Jokowi dengan menerima tongkat Diponegoro dari Belanda.

"Ini secara logika mungkin sulit diterima, tetapi ada orang yang percaya. (Terkait) dosa Anda 'dicopot' (Jokowi). Ada satu peristiwa," papar Andi seperti dikutip Suara.com pada Senin (26/8/2024).

Kolase Presiden Joko Widodo dan Anies Baswedan1 (Istimewa)
Kolase Presiden Joko Widodo dan Anies Baswedan1 (Istimewa)

"Satu hari pemerintah Belanda menghubungi Indonesia kemudian berniat mengembalikan tongkat pusaka. Ini ibaratnya tongkat komandonya Pangeran Diponegoro yang dirampas Belanda, dibawa ke Belanda ketika penangkapan Pangeran Diponegoro, dan ingin dikembalikan," lanjutnya.

Andy pun mempertanyakan terkait rencana seharusnya Jokowi yang menerima benda pusaka tersebut. Ia juga mengungkap kepercayaan orang Jawa terkait pemegang tongkat Diponegoro bisa menjadi pemimpin besar.

"Pada saat dikembalikan seharusnya pak Jokowi yang menerima. Tapi hari itu, Anda (Anies) dianggap menelikung pak Jokowi. Anda yang menerima. Kenapa ini menjadi persoalan besar? Karena ada kepercayaan terutama di masyarakat Jawa bahwa tongkat komando yang pusaka itu siapapun yang menerima pertama kali dan memegangnya maka dia punya peluang untuk menjadi pemimpin," tutur Andy.

baca juga

"Pemimpin ini bisa relatif. Nah, ini yang membuat pak Jokowi tersinggung. Karena Anda yang menelikung pak Jokowi. Anda yang menerima, Anda yang memegang pertama kali. Ini ada alasan yang membuat kata orang Anda diberhentikan (Jokowi jadi menteri)," lanjutnya

Anies pun menceritakan kronologi sebenarnya. Penjelasan ini bisa dilihat di video berjudul "Cerita Anies Menerima Tongkat Komando Pangeran Diponegoro dari Belanda" yang diunggah YouTube Metro TV.

Di awal masa jabatannya sebagai Mendikbud, kata Anies, ia menerima informasi dari Kedutaaan Belanda terkait rencana pengembalian tongkat Diponegoro. Info itu sendiri sangat rahasia, sehingga bahkan Anies tidak bisa mengetahui kapan dan di mana Belanda akan mengembalikan peninggalan Diponegoro tersebut.

Anies Baswedan terima tongkat Diponegoro (YouTube/Anies Baswedan)
Anies Baswedan terima tongkat Diponegoro (YouTube/Anies Baswedan)

"Saya cerita sedikit, saya baru bertugas di Kemdikbud (sebagai menteri). Menteri dari kedutaan Belanda datang dan menyampaikan bahwa Cakra Pangeran Diponegoro akan dikembalikan. Ex top secret, tidak bisa diketahui siapa pun, kapan waktunya dan lain-lain," cerit Anies.

"Semuanya dijaga konvidensialnya. Karena nilai dari barang itu priceless istilah mereka. Tak ternilai harganya, dan banyak orang yang mencoba untuk memburu barang ini. Jadi mereka menempatkan ini sebagai sebuah operasi khusus," sambungnya.

Informasi di atas langsung disampaikan Anies ke Presiden Jokowi. Akhirnya, tim Presiden RI menentukan pengembalian tongkat Diponegoro itu akan dilakukan di Galeria Nasional bareng pameran yang sedang berlangsung. Anies pun mengaku tidak mendapatkan informasi kapan tongkat Diponegoro akan diberangkatkan dari Belanda menuju Indonesia.

"Nah kemudian ini saya laporkan ini (ke Jokowi) bahwa akan ada pengembalian. Dan kemudian diatur sebuah acara di Galeri Nasional bersamaan dengan, kalau tidak salah pameran Raden Saleh kalau tidak salah, atau Pangeran Diponegoro, saya lupa Raden Saleh atau Diponegoro waktu itu pamerannya," terang Anies.

"Jadi covernya supaya ada event kemudian Cakra tadi dibawa yang kita tidak tahu. Pemerintah Belanda tidak memberi tahu kepada kita penerbangan kapan, jam berapa. Tidak ada yang tahu nanti di galeri nasional. Itu kemudian presiden memang semua dijadwalkan hadir di acara di Galeri Nasional itu," lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Anies Baswedan terima tongkat Diponegoro (YouTube/Anies Baswedan)
Anies Baswedan terima tongkat Diponegoro (YouTube/Anies Baswedan)

Namun dua hari sebelum tongkat Diponegoro datang, Presiden Jokowi ternyata harus menggelar kunjungan kerja di Filipina. Alhasil, Anies selaku Mendikbud yang diutus Jokowi untuk menerima tongkat Pangeran Diponegoro.

"Kemudian sehari dua hari sebelumnya, presiden ternyata ada acara ke Filipina, sehingga kegiatan yang semula harusnya dihadiri presiden menjadi diwakilkan kepada Mendikbud. Jadi saya mewakili presiden menerima Cakra (tongkat Diponegoro)," kata Anies.

Anies menegaskan bahwa ia tidak menelikung Jokowi, melainkan mewakili Presiden RI atas izin Jokowi sendiri.

"(Artinya seizin presiden) iya. Karena itu saya mewakili (dan tidak menelikung presiden). Dan itu biasa, ketika presiden tidak hadir, ya otomatis menteri yang relevan hadir di situ," pungkas Anies Baswedan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Kelas Erina Gudono vs Jelita Jeje: Sesama 'Menantu Adalah Maut', Bikin Mertua Disorot usai Flexing

Beda Kelas Erina Gudono vs Jelita Jeje: Sesama 'Menantu Adalah Maut', Bikin Mertua Disorot usai Flexing

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 14:54 WIB

Anies Baswedan Urung Ikut Pilkada dari PDIP? Chiko: Akan Diumumkan Bareng Jabar dan Jatim

Anies Baswedan Urung Ikut Pilkada dari PDIP? Chiko: Akan Diumumkan Bareng Jabar dan Jatim

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 14:24 WIB

Cerita Jokowi Marah Anies Berani Pegang Tongkat Sakti Diponegoro Viral, Ada Mitos Dahsyat di Baliknya

Cerita Jokowi Marah Anies Berani Pegang Tongkat Sakti Diponegoro Viral, Ada Mitos Dahsyat di Baliknya

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 14:23 WIB

Intip Bisnis Unik Rano Karno, Si Doel Anak Betawi Mampu Kumpulkan Harta Rp18 Miliar

Intip Bisnis Unik Rano Karno, Si Doel Anak Betawi Mampu Kumpulkan Harta Rp18 Miliar

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2024 | 14:00 WIB

Megawati Segera Umumkan Bakal Cakada Tahap Ketiga, Anies Belum Terlihat di Tempat Acara

Megawati Segera Umumkan Bakal Cakada Tahap Ketiga, Anies Belum Terlihat di Tempat Acara

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 13:50 WIB

Beda Kelas Cuitan Lawas Ridwan Kamil dan Anies Baswedan: Bahas Bra vs Pendidikan

Beda Kelas Cuitan Lawas Ridwan Kamil dan Anies Baswedan: Bahas Bra vs Pendidikan

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 14:00 WIB

Terkini

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB

3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi

3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

Videotron Kian Dibutuhkan Industri Acara, PT Kreasi Ukasah Perkuat Layanan Sewa LED

Videotron Kian Dibutuhkan Industri Acara, PT Kreasi Ukasah Perkuat Layanan Sewa LED

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB