Tukang Warung Kelontong Wajib Tahu, Begini Cara Dapat Lebih Banyak Pembeli Pakai Platform Digital

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 27 Agustus 2024 | 14:15 WIB
Tukang Warung Kelontong Wajib Tahu, Begini Cara Dapat Lebih Banyak Pembeli Pakai Platform Digital
Ilustrasi warung kelontong. (Pexels/Fancycrave.com)

Suara.com - Warung atau toko kelontong masih tetap menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Selain tawaran produk beragam, lokasinya yang mudah dijangkau menjadi salah satu daya tarik ketika pembeli menentukan tempat untuk membeli barang yang dibutuhkan.

Lokasi warung atau toko kelontong bahkan bisa berada di gang-gang yang mungkin tidak terlayani oleh distributor untuk menawarkan produk dari distributor.

 Sedangkan dari sisi distributor, untuk dapat menjangkau saluran pasar yang lebih merata dan luas, mereka membutuhkan tambahan biaya operasional seperti biaya man power dan ongkos angkut. Hal ini yang membuat  Barangkulakan.com hadir sebagai mitra pemilik warung dan toko kelontong dengan solusi belanja online untuk stok dagangan.

KPU Sumbar siap menerima pendaftaran bakal calon Gubernur Sumbar. [Dok.Istimewa]
KPU Sumbar siap menerima pendaftaran bakal calon Gubernur Sumbar. [Dok.Istimewa]

Platform distribusi digital ini menawarkan kemudahan transaksi dan layanan lengkap, serta bisa diunduh di Google PlayStore

"Kami telah mengembangkan platform distribusi digital ini sejak 2018 bekerja sama dengan salah satu distributor produk konsumer ternama di Indonesia dengan fokus untuk mencari solusi terhadap tantangan industri distribusi produk konsumer. Model bisnis kami dapat mensinergikan proses distribusi digital dan konvensional dengan tetap memerhatikan kebutuhan para pelanggan. Kini kami telah memiliki 146.400 titik distribusi pada 29 provinsi dan 126 kota di seluruh Indonesia", ujar Direktur PT Kimu Andalan Nusantara sebagai pengelola Barangkulakan.com, Narto Sunarno dalam keterangannya. 

Hani lubis pemilik Toko Sahara di Medan Tuntungan mengatakan bahwa sejak menggunakan platform digital itu, pengiriman produk menjadi lebih cepat, sering ada promo serta voucher sehingga lebih untung.

Hingga saat ini platform digital itu telah dipercaya oleh Mustika Ratu, Kobe, Garudafood, dan lainnya untuk mendistribusikan produk unggulan mereka. Platform ini menghubungkan warung dan toko kelontong dengan produsen serta distributor resmi, memanfaatkan teknologi seperti big data dan AI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Isi Garasi Gibran: Punya Mobil Bak Toko Kelontong, Ternyata Segini Harganya

Mengintip Isi Garasi Gibran: Punya Mobil Bak Toko Kelontong, Ternyata Segini Harganya

Lifestyle | Sabtu, 24 Februari 2024 | 21:08 WIB

Mobil Dinas Gibran Bak Toko Kelontong Berjalan, Beras dan Susu Tertata Rapi di Kabin

Mobil Dinas Gibran Bak Toko Kelontong Berjalan, Beras dan Susu Tertata Rapi di Kabin

Otomotif | Sabtu, 24 Februari 2024 | 10:28 WIB

Meniti Permasalahan Hidup Lewat Novel 'Keajaiban Toko Kelontong Namiya'

Meniti Permasalahan Hidup Lewat Novel 'Keajaiban Toko Kelontong Namiya'

Your Say | Selasa, 30 Januari 2024 | 15:05 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×