Pria Ternyata Bisa Kena Kanker Payudara, Ini Penjelasannya

Suhardiman Suara.Com
Selasa, 10 September 2024 | 19:56 WIB
Pria Ternyata Bisa Kena Kanker Payudara, Ini Penjelasannya
Ilustrasi kanker payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker payudara pada pria merupakan kondisi di mana sel-sel ganas berkembang di dalam jaringan payudara. Kanker payudara pada pria hanya memakan sekitar satu persen dari total kasus kanker payudara.

Gejala kanker payudara pada pria serupa dengan gejala pada wanita, termasuk benjolan di payudara, perubahan ukuran atau bentuk payudara.

Kemudian, perubahan kulit di sekitar payudara, cairan dari puting payudara dan lainnya. Kanker payudara pada pria dapat terjadi karena beberapa faktor, termasuk:

1. Usia

Risiko kanker payudara meningkat seiring pertambahan usia. Kebanyakan kasus kanker payudara pada pria ditemukan di usia 60-70 tahun.

2. Genetik dan Riwayat Keluarga

Gen abnormal, seperti mutasi BRCA1 dan BRCA2, dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada pria. Pasien dengan riwayat kanker payudara di keluarga memiliki peningkatan risiko sebesar 2-5 kali lipat.

3. Faktor Hormonal

Kanker payudara pada pria diketahui lebih sensitif terhadap perubahan hormonal, seperti kadar estrogen yang tinggi dan kekurangan testosteron. Penyakit seperti gangguan fungsi hati, obesitas, sindrom Klinefelter, gangguan testis, dan ginekomastia dapat meningkatkan risiko.

4. Faktor Lingkungan

Paparan lingkungan terhadap radiasi elektromagnetik dan panas dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Pekerjaan di industri logam yang melibatkan paparan jangka panjang radiasi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko.

5. Gejala

Gejala kanker payudara pada pria serupa dengan gejala pada wanita, termasuk benjolan di payudara yang tidak nyeri, perubahan kulit payudara, perubahan puting payudara, cairan dari puting payudara, pembesaran kelenjar getah bening, dan nyeri tulang jika tumor sudah menyebar.

6. Pengobatan

Pengobatan kanker payudara pada pria meliputi operasi pengangkatan jaringan payudara (mastektomi), radioterapi, kemoterapi, dan terapi hormon. Pilihan pengobatan tergantung pada jenis dan stadium kanker serta kondisi kesehatan pasien.

Dengan demikian, meskipun kanker payudara pada pria sangat jarang terjadi, penting untuk memahami faktor-faktor risiko dan gejala yang mungkin terjadi untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengobatan yang tepat jika ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI