BCL Gelar Pengajian Kenang Ulang Tahun Ashraf, Ini Doa untuk Orang Meninggal dalam Islam

Vania Rossa

Senin, 23 September 2024 | 11:59 WIB
BCL Gelar Pengajian Kenang Ulang Tahun Ashraf, Ini Doa untuk Orang Meninggal dalam Islam
Ilustrasi Doa untuk Orang Meninggal dalam Islam. [pexels/Anastasia Shuraeva]

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ، وَهُوَ حَيٌّ دَائِمٌ لَا يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Lâ ilâha illallâhu waḫdahû lâ syarîka lahû, lahul mulku wa lahul ḫamdu yuḫyî wa yumîtu, wa huwa dâ’imun lâ yamûtu, bi yadihil khayru, yaf‘alu mâ yasyâ’u, wa huwa ‘alâ kulli syay’in qadîr(un)

Artinya: Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Dialah yang memiliki kerajaan. Dialah yang berhak menerima segala pujian, yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan. Dia yang Mahahidup selamanya, tidak pernah mati. Segala kebaikan ada di genggaman-Nya. Dia boleh melakukan apa saja yang Dia kehendaki.

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَاِنَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَاُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ

Kullu nafsin dzâ'iqatul maût, wa innamâ tuwaffauna ujûrakum yaumal-qiyâmah, fa man zuḫziḫa ‘anin-nâri wa udkhilal-jannata fa qad fâz, wa mal-ḫayâtud-dun-yâ illâ matâ‘ul-ghurûr(i)

Artinya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya” (QS Ali Imran: 185).

عَبْدَ اللهِ ابْنَ أَمَةِ اللهِ ×٣

Yâ ‘abdallâh(i) ibna amatillâh(i) 3x

Artinya: Wahai hamba lelaki Allah putra hamba perempuan Allah.

يَا فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ ... (يَا فُلَانَةُ بِنْتُ فُلَانٍ ...)

Yâ Fulân ibn Fulân (yâ Fulânah bintu Fulânah).

(Catatan: bagian ini silakan diganti dengan nama jenazah dan ayahnya).

Artinya: Wahai Fulan bin Fulan/Fulanah binti Fulan.

(Catatan: bagian ini silakan diganti dengan nama jenazah dan ayahnya).

كُرِ (اذْكُرِي) الْعَهْدَ الَّذِيْ خَرَجْتَ (خَرَجْتِ) عَلَيْهِ مِنْ دَارِ الدُّنْيَا، وَهُوَ شَهَادَةُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَأَنَّ الْمَوْتَ حَقٌّ، وَأَنَّ الْقَبْرَ حَقٌّ، وَأَنَّ نَعِيْمَهُ حَقٌّ، وَأَنَّ عَذَابَهُ حَقٌّ، وَأَنَّ سُؤَالَ مُنْكَرٍ وَنَكِيْرٍ فِيْهِ حَقٌّ، وَأَنَّ الْبَعْثَ حَقٌّ، وَأَنَّ الْحِسَابَ حَقٌّ، وَأَنَّ الْمِــيْزَانَ حَقٌّ، وَأَنَّ الصِّرَاطَ حَقٌّ، وَأَنَّ شَفَاعَةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ، وَأَنَّ النَّارَ حَقٌّ، وَأَنَّ لِقَاءَ اللهِ تَعَالَى لِأَهْلِ الْحَقِّ حَقٌّ، وَأَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيْهَا، وَأَنَّ اللهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُوْرِ

Udzkuri al-ahdal ladzî kharajta (untuk jenazah perempuan: kharajti) ‘alayhi min dârid dun-yâ, wa huwa syahâdatu an lâ ilâha illallâhu, wa anna Muḫammadan Rasûlullâhi shallallâhu a’alayhi wa sallama, wa annal mawta ḫaqqun, wa annal qabra ḫaqqun, wa anna na‘îmahû ḫaqqun¸ wa anna ‘adzâbahû ḫaqqun, wa anna su-âla Munkarin wa Nakîrin fîhi ḫaqqun, wa annal ba‘tsa ḫaqqun, wa annal ḫisâba ḫaqqun, wa annal mîzâna ḫaqqun, wa annash shirâtha ḫaqqun, wa anna syafâ’ata Sayyidinâ Muḫammadin shallallâhu ‘alayhi wa sallama ḫaqqun, wa annal jannata ḫaqqun, wa annan nâra ḫaqqun, wa anna liqâ’allâhi ta‘âla li ahlil haqqi ḫaqqun, wa annas sâ‘ata âtiyatun lâ rayba fîhâ, wa annallâha yab‘atsu man fil qubûri

Artinya: Ingatlah ikrar yang telah engkau bawa mati, yaitu bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali Allah dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah (semoga rahmat dan keselamatan terlimpah kepada beliau); bahwa kematian itu benar (nyata terjadi), alam kubur itu benar, nikmat kubur itu benar, adzab kubur pun benar, pertanyaan Munkar dan Nakir itu juga benar; bahwa kebangkitan adalah benar, hisab itu benar, penimbangan amal itu benar, jembatan Shiratul Mustaqim itu benar, syafaat Baginda Nabi Muhammad saw itu benar, surga itu benar, neraka itu benar, perjumpaan dengan Allah bagi pemegang teguh kebenaran adalah benar, hari kiamat pun pasti datang, dan Allah akan membangkitkan siapa saja yang ada di dalam kubur.

لْاٰنَ قَدْ صِرْتَ (صِرْتِ) فِي أَطْبَاقِ الثَّرَى وَبَيْنَ عَسَاكِرِ الْمَوْتَى، فَإِذَا جَاءَكَ (جَاءَكِ) الْمَلَكَانِ الْمُوَكَّلَانِ بِكَ (بِكِ)، وَهُمَا مُنْكَرٌ وَنَكِيْرٌ فَلَا يُفْزِعَاكَ (يُفْزِعَاكِ) وَلَا يُرْهِبَاكَ (يُرْهِبَاكِ)، فَإِنَّهُمَا خَلْقٌ مِنْ خَلْقِ اللهِ تَعَالَى عَزَّ وَجَلَّ

Al-ân qad shirta (untuk jenazah perempuan: shirti) fî athbâqits tsarâ wa baina ‘asâkiril mauta, wa idzâ jâ-aka (perempuan: jâ-aki) al-malakâni al-muwakkalâni bika (perempuan: biki), wa humâ munkarun wa nakîrun falâ yufzi‘âka (perempuan: yufzi‘âki) wa lâ yurhibâka (perempuan: wa lâ yurhibâki), fa innahumâ khalqun min khalqillâhi ta‘âlâ ‘azza wajalla

Artinya: Kini engkau sudah berada di bawah tanah dan di antara pasukan orang mati. Manakala dua malaikat datang kepadamu, mereka adalah Munkar dan Nakir, maka jangan takut dan jangan lari. Karena sesungguhnya dua malaikat itu juga makhluk Allah.

وَإِذَا سَأَلَاكَ (سَأَلَاكِ): مَنْ رَبُّكَ (رَبُّكِ) ومَنْ نَبِيُّكَ (نَبِيُّكِ) وَمَا دِيْنُكَ (دِيْنُكِ) وَمَا قِبْلَتُكَ (قِبْلَتُكِ) وَمَا إِمَامُكَ (إِمَامُكِ) وَمَنْ إِخْوَانُكَ (إِخْوَانُكِ)، فَقُلْ (فَقُوْلِيْ) لَهُمَا بِلِسَانٍ فَصِيْحٍ وَاعْتِقَادٍ صَحِيْحٍ: اللهُ رَبِّي ومُحَمَّدٌ نَبِيِّيْ وَالْإِسْلَامُ دِيْنِيْ وَالْكَعْبَةُ قِبْلَتِي وَالْقُرْاٰنُ إِمَامِيْ وَالْمُسْلِمُوْنَ وَالْمُؤْمِنُوْنَ إِخْوَانِيْ. وَقُلْ (وَقُوْلِيْ): رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا

Wa idzâ sa-alaka (untuk jenazah perempuan: sa-alaki), “man rabbuka (perempuan: rabbuki)?, wa man nabiyyuka (perempuan: nabiyyuki)?, wa mâ dînuka (perempuan: dînuki)?, wa mâ qiblatuka (perempuan: qiblatuki)?, wa mâ imâmuka (perempuan: imâmuki) ?, wa man ikhwânuka (perempuan: ikhwânuki)?, faqul (perempuan: faqulî) lahumâ bi lisânin fashîḫin wa-‘tiqâdin shahîhin: Allâhu rabbî wa muḫammadun nabiyyî wal islâmu dînî wal ka‘batu qiblatî wal qur-ânu imâmî wal muslimûna wal mu’minûna ikhwânî. Wa qul (perempuan: qulî): radlîtu billâhi rabba(n), wa bil islâmi dîna(n), wa bi Muhammadin shallâhu `alaihi wa sallama nabiyyan wa rasûla(n)

Artinya: Jika kedua malaikat tersebut bertanya kepadamu, “siapa Tuhanmu?”, “siapa Nabimu?”, “apa agamamu?”, “apa kiblatmu?”, “siapa imammu?”, dan "siapa saudaramu?”, maka jawablah mereka berdua dengan lisan yang fasih dan keyakinan yang sahih, “Allah Tuhanku, Muhammad Nabiku, Ka’bah kiblatku, Al-Qur'an imamku, dan kaum muslimin dan mukminin adalah saudaraku. Katakan juga, “Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, Muhammad saw sebagai nabi dan rasulku.

عَلَى ذٰلِكَ حُيِّيْتَ (حُيِّيْتِ) وَعَلَى ذٰلِكَ مِتَّ (مِتِّ) وَبِذٰلِكَ تُبْعَثُ (تُبْعَثِيْنَ) إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى مِنَ الْاٰمِنِيْنَ

Wa ‘alâ dzâlika ḫuyyîta (perempuan: ḫuyyîti), wa ‘alâ dzâlika mitta (perempuan: mitti), wa bidzâlika tub‘atsu (perempuan: tub‘tsîna) in syâ-allâhu ta‘âlâ minal âminîn (a)

Artinya: Atas dasar itu semua engkau dihidupkan, atas alasan itu pula engkau diwafatkan, dan lataran itu semua Allah membangkitkanmu sebagai bagian dari orang-orang yang selamat. Insyaallah.

ثَبَّتَكَ (ثَبَّتَكِ) اللهُ بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ ×٣

Tsabbataka (perempuan: tsabbataki) Llâhu bil qaulits tsâbiti

Artinya: Semoga Allah menguatkanmu dengan ucapan yang mantap.

يُثَبِّتُ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِ. يٰٓاَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَىِٕنَّةُۙ. ارْجِعِيْٓ اِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةًۚ. فَادْخُلِيْ فِيْ عِبٰدِيْۙ. وَادْخُلِيْ جَنَّتِيْ

Yutsabbitullâhulladzîna âmanû bil-qaulits-tsâbiti fil-ḫayâtid-dun-yâ wa fil-âkhirah (QS Ibrahim: 27). Yâ ayyatuhan-nafsul-muthma'innah, irji‘î ilâ rabbiki râdliyatam mardliyyah, fadkhulî fî ‘ibâdî, wadkhulî jannatî (QS al-Fajr; 27-30).

Artinya: “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh (dalam kehidupan) di dunia dan di akhirat” (QS Ibrahim: 27). “Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku” (QS al-Fajr: 27-30).

Demikian bacaan doa untuk orang meninggal dalam Islam.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelanggaran HAM Berat Era Orde Baru dalam Antologi Puisi Doa untuk Anak Cucu Karya W.S. Rendra

Pelanggaran HAM Berat Era Orde Baru dalam Antologi Puisi Doa untuk Anak Cucu Karya W.S. Rendra

Your Say | Rabu, 18 September 2024 | 15:10 WIB

Hukum Meninggalkan Shalat Saat Menemani Orang Sakit, Berdosa Besar?

Hukum Meninggalkan Shalat Saat Menemani Orang Sakit, Berdosa Besar?

Religi | Selasa, 17 September 2024 | 14:14 WIB

Daftar 5 Doa untuk Orang Sakit yang Bersumber dari Nabi Muhammad SAW

Daftar 5 Doa untuk Orang Sakit yang Bersumber dari Nabi Muhammad SAW

Religi | Selasa, 17 September 2024 | 11:21 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:33 WIB

Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis

Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:49 WIB

Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia

Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:58 WIB

Rumus Skincare Malam untuk Atasi Keriput ala dr. Inez Putri, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya

Rumus Skincare Malam untuk Atasi Keriput ala dr. Inez Putri, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat

Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!

Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:03 WIB

JYS 2026 di Osaka Umumkan Pemenang, Pemuda Dunia Berinovasi dan Berkolaborasi

JYS 2026 di Osaka Umumkan Pemenang, Pemuda Dunia Berinovasi dan Berkolaborasi

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:58 WIB

Japan Youth Summit 2026: Pemuda Dunia Berinovasi Lewat Proyek dan Cultural Exchange

Japan Youth Summit 2026: Pemuda Dunia Berinovasi Lewat Proyek dan Cultural Exchange

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:52 WIB

5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy

5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:40 WIB

3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing

3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:10 WIB