Climate Reality Indonesia Ajak Masyarakat Sikapi Krisis Iklim Lewat Green Footprints

Bimo Aria Fundrika

Senin, 30 September 2024 | 09:11 WIB
Climate Reality Indonesia Ajak Masyarakat Sikapi Krisis Iklim Lewat Green Footprints
Climate Reality Indonesia. (Dok. Istimemwa)

Suara.com - Climate Reality Indonesia, sebuah organisasi nirlaba mengajak masyarakat  memahami  dan menyikapi krisis iklim, sukses menggelar kegiatan “Green Footprints: Candi Prambanan.”

Ini merupakan sebuah walking tour ramah lingkungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mobilitas rendah karbon dan pelestarian budaya di kawasan Candi Prambanan.

Acara dihadiri 100 peserta dari berbagai kota di Jawa Tengah, seperti Yogyakarta, Solo, Sragen, dan Semarang, serta sejumlah peserta internasional dari Thailand, Hungaria, Timor Leste, dan Kanada.

Green Footprints bukan sekadar tur budaya, namun sebuah gerakan yang mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam upaya pengurangan emisi melalui tindakan nyata.

Climate Reality Indonesia. (Dok. Istimemwa)
Climate Reality Indonesia. (Dok. Istimemwa)

Kegiatan yang didukung oleh Taman Wisata Candi dan Tamaris Hydro ini menggandeng komunitas lintas generasi dan lintas disiplin, menciptakan ruang kolaborasi bagi individu dan komunitas untuk berkontribusi dalam aksi bersama.

Mengusung konsep mobilitas rendah karbon, peserta diminta berjalan kaki sambil menikmati keindahan warisan budaya di empat candi utama: Candi Prambanan, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu.

Pemandu Taman Wisata Candi menjelaskan sejarah dan nilai-nilai luhur yang tercermin dalam relief candi, sedangkan fasilitator Climate Reality Indonesia menerangkan keterkaitan nilai-nilai budaya dengan isu perubahan iklim dan pentingnya keberlanjutan.

Mengusung filosofi Jawa Hamemayu Hayuning Bawono, peserta didorong untuk merefleksikan hubungan manusia dengan alam serta peran budaya dalam menjaga keseimbangan dunia. Kawasan Candi Prambanan menjadi tempat pembelajaran lintas dimensi, dengan peserta diajak memahami bagaimana nilai-nilai luhur dari masa lalu dapat diterapkan dalam konteks pengurangan emisi saat ini.

Setelah jelajah candi, peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) untuk berbagi temuan dari hasil observasi selama tur. Mereka menyoroti aksi-aksi pengurangan emisi, termasuk pengelolaan sampah, konservasi biodiversitas, serta penggunaan kendaraan listrik di kawasan candi. Peserta juga merancang aksi-aksi yang rencananya dilakukan setelah acara, sebagai bentuk kontribusi mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan.

baca juga

Hanna Astaranti, Communication & Engagement Specialist Climate Reality Indonesia mengatakan: “Adalah penting untuk refleksi mendalam mengenai kontribusi setiap individu dalam menjaga bumi dan warisan budaya untuk generasi mendatang. Acara Green Footprints bukanlah akhir, namun awal dari aksi yang akan dilakukan oleh peserta secara individu, maupun bersama.”

Temuan dari serangkaian kegiatan ini akan disampaikan dalam “Green Footprints: Baku” yang diadakan bersamaan dengan perhelatan Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim, COP29 UNFCCC, di Baku, Azerbaijan pada November tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis Lingkungan Turun ke Jalan, Tuntut Pemerintah Atasi Krisis Iklim

Aktivis Lingkungan Turun ke Jalan, Tuntut Pemerintah Atasi Krisis Iklim

Foto | Jum'at, 27 September 2024 | 17:07 WIB

Gadget Addict, Waspada Jejak Karbon Digital!

Gadget Addict, Waspada Jejak Karbon Digital!

Your Say | Jum'at, 27 September 2024 | 15:35 WIB

Begini Cara Jasa Raharja Ciptakan Iklim Bisnis yang Sehat

Begini Cara Jasa Raharja Ciptakan Iklim Bisnis yang Sehat

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 08:53 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×