Apa Saja Merk Skincare Heni Sagara? Kini Berkonflik dengan Nikita Mirzani

Nur Khotimah, Elvariza Opita

Senin, 30 September 2024 | 14:03 WIB
Apa Saja Merk Skincare Heni Sagara? Kini Berkonflik dengan Nikita Mirzani
HenI Purnamasari atau Heni Sagara. (Instagram/heni_sagara)

Suara.com - Di tengah perseteruannya dengan Vadel Badjideh dan keluarga, Nikita Mirzani juga sempat menyentil pengusaha bernama Heni Sagara karena berkonflik dengan Dokter Oky Pratama.

"Kamu itu curang ya bu Heni, kamu itu jahat. Jangan sampai bikin bapak peri (dr. Oky Pratama) meneteskan air mata karena satu tetes air matanya ratusan juta. Bu Heni awas ya macem-macem sama dia, kau berurusan sama aku," tegas Nikita di Instagram Story-nya, dikutip pada Senin (30/9/2024).

Nikita juga sempat mengungkit praktik penjualan skincare etiket baru oleh Hani. Etiket biru sendiri merujuk pada produk perawatan kulit yang diracik dengan obat keras dan seharusnya dalam pengawasan dokter.

"Dia waktu itu juga nawarin gue pas gue dateng ke pabriknya, 'Kamu jualan etiket biru aja'. Heh bu Heni gue bukan dokter ya, semua orang lo tawari etiket biru ya, keterlaluan lo ya," tutur Nikita.

Hal ini membuat sosok Heni Sagara menjadi sorotan publik, termasuk memunculkan pertanyaan tentang merek skincare apa saja yang dimiliki oleh sang apoteker.

Dikutip dari berbagai sumber, Heni merupakan pemilik dua perusahaan yang berlokasi di Sumedang, Jawa Barat. Yang pertama adalah PT. Sagara Purnama dan PT. Ratansha Purnama Abadi.

Tangkapan layar produk Heni Sagara. (sagarapurnama.co.id ; ratansha.co.id)
Tangkapan layar produk Heni Sagara. (sagarapurnama.co.id ; ratansha.co.id)

PT. Ratansha Purnama Abadi merupakan perusahaan maklon skincare alias peracik dan produsen produk perawatan kulit. Bahkan dilihat di situs resminya, PT. Ratansha Purnama Abadi sudah bekerja sama dengan 321 brand/merek dan menghasilkan 600 produk.

Sementara itu, laman resmi PT. Sagara Purnama mencantumkan beberapa produk yang terafiliasi dengan perusahaan mereka, yakni Skinnova, Oxyderm, Hi-derm, dan Toll Manufacture.

Profesinya ini tentu berkaitan dengan latar belakang pendidikan Heni sebagai lulusan S1 Farmasi di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung (STFB) pada tahun 2010. Wanita kelahiran 18 November 1987 itu lalu mengambil kuliah Profesi Apoteker di STFB dan lulus pada tahun 2012.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isi Hati Nikita Mirzani Dibongkar Pengacara, Sebut Akan Mati-matian Bela Lolly

Isi Hati Nikita Mirzani Dibongkar Pengacara, Sebut Akan Mati-matian Bela Lolly

Entertainment | Senin, 30 September 2024 | 11:32 WIB

Dari Ngobrol Sampai Peluk Fabio Quartararo, Ini 8 Potret Seru Nikita Mirzani Nonton MotoGP Mandalika 2024

Dari Ngobrol Sampai Peluk Fabio Quartararo, Ini 8 Potret Seru Nikita Mirzani Nonton MotoGP Mandalika 2024

Entertainment | Senin, 30 September 2024 | 09:00 WIB

Mengenal Sosok Iwa Wahyudin, Suami Heni Sagara Punya Profesi Mentereng

Mengenal Sosok Iwa Wahyudin, Suami Heni Sagara Punya Profesi Mentereng

Lifestyle | Minggu, 29 September 2024 | 16:28 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×