Teks Doa Setelah Sholat Tahajud Agar Cepat Dikabulkan Allah SWT

Sabtu, 05 Oktober 2024 | 21:40 WIB
Teks Doa Setelah Sholat Tahajud Agar Cepat Dikabulkan Allah SWT
Teks Doa Setelah Sholat Tahajud Agar Cepat Dikabulkan Allah SWT (Pexels)

Suara.com - Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, bagaimana caranya agar doa setelah sholat tahajud cepat dikabulkan? Tentu, selain keikhlasan dan keyakinan penuh, ada beberapa adab dan amalan yang bisa kamu lakukan agar doa lebih didengar. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai waktu terbaik sholat tahajud serta doa yang bisa kamu panjatkan agar cepat dikabulkan.

Dengan memanfaatkan keutamaan waktu malam dan doa yang tulus, sholat tahajud bisa menjadi pintu bagi terkabulnya segala hajat dan permohonanmu. Siapa yang tidak ingin doanya langsung diijabah oleh Allah SWT, bukan?

Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Waktu pelaksanaan sholat tahajud sangat istimewa. Kamu bisa melakukannya kapan saja setelah sholat isya hingga sebelum azan subuh, namun ada waktu-waktu tertentu yang lebih utama untuk mendapatkan rahmat dan ridha Allah. Berikut adalah pembagian waktu yang bisa kamu jadikan panduan:

1. Sepertiga Malam Pertama (19.00-22.00)

Ini adalah waktu awal malam, saat banyak orang masih terjaga. Meski belum waktu yang paling utama, melaksanakan tahajud di waktu ini tetap memiliki keutamaan, terutama bagi kamu yang mungkin sulit bangun di tengah malam.

2. Sepertiga Malam Kedua (22.00-01.00)

Di waktu ini, suasana semakin tenang dan kebanyakan orang sudah mulai terlelap. Melaksanakan tahajud di waktu ini memiliki keutamaan lebih tinggi dibandingkan sepertiga malam pertama.

3. Sepertiga Malam Terakhir (01.00-Subuh)

Inilah waktu paling utama untuk melaksanakan sholat tahajud. Di waktu ini, Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya yang meminta kepada-Nya. Jadi, kalau kamu benar-benar ingin doa cepat dikabulkan, cobalah untuk melaksanakan tahajud di waktu ini.

Doa Setelah Sholat Tahajud Agar Cepat Dikabulkan Allah SWT

اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Allâhumma rabbanâ lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta mâlikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa'dul haq. Wa liqâ’uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haq. Wan nâru haqq. Wan nabiyyûna haqq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haqq. Was sâ‘atu haqq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa ‘alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal muakhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya, “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.” Doa ini dianjurkan dibaca seusai shalat tahajud.

Baca Juga: Amalan Setelah Sholat Tahajud: Dzikir, Istighfar, dan Doa yang Dianjurkan

Itulah teks doa setelah sholat tahajud agar cepat dikabulkan Allah SWT beserta waktu terbaik mengerjakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI