Pendidikan Harus Menyenangkan, Choky Sitohang Ungkap Alasannya

Ririn Indriani

Senin, 07 Oktober 2024 | 11:27 WIB
Pendidikan Harus Menyenangkan, Choky Sitohang Ungkap Alasannya
Choky Sitohang (Instagram/Sitohangchoky)

Suara.com - Selebritas Choky Sitohang berpendapat, pendidikan adalah proses pembelajaran yang seharusnya menyenangkan. Mengapa? Simak ulasannya.

Seperti diketahui, pendidikan merupakan proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan, dimana terjadi interaksi antara guru dan siswa.

Nah, agar hasilnya optimal, Choky Sitohang berpendapat, proses pembelajaran tersebut haruslah menyenangkan. Sebab, bila guru tidak bisa menyampaikan pelajaran dengan cara yang menyenangkan atau menarik, maka anak-anak akan kesulitan menyerap informasi.

“Itulah mengapa saya menekankan pendidikan haruslah menyenangkan, sebab anak-anak butuh pengalaman positif di sekolah, bukan hanya teori,” jelasnya saat konferensi pers Transformasi HighScope Indonesia Institute menjadi Redea Institute di Jakarta, baru-baru ini.

Choky Sitohang mengaku menciptakan lingkungan pendidikan atau pembelajaran yang menyenangkan memang bukanlah tugas mudah. Perlu riset, konsep dan pemikiran yang matang, seperti yang dilakukan oleh HighScope Indonesia Institute, tempat anaknya sekolah yang dinilainya menyenangkan.

Ini dibuktikan dari pengalaman putri sulungnya, Chelsea Abigail Victoria Sitohang (13) -- yang kini duduk di kelas 8, selama menimba ilmu di sekolah tersebut.

“Abbey pada awal masuk sekolah ini sangat susah adaptasi. Dia sangat observatif dan butuh waktu untuk bergaul. Memang bukan perjalanan singkat, namun berkat lingkungan sekolah yang mendukung, anak saya akhirnya menemukan teman-teman yang mengajarinya arti persahabatan,” cerita Choky.

Ayah tiga anak tersebut juga menuturkan memilih sekolah tersebut lantaran percaya dengan kualitas kepemimpinan Antarina S. F. Amir, Pendiri dan Presiden Direktur HighScope Indonesia Institute yang kini berganti nama menjadi Redea Institute. "Beliau selalu mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak-anak," imbuhnya.

Pentingnya lingkungan pendidikan yang mendukung, kemampuan guru dalam mengajar, dan kebebasan anak untuk bertanya, bagi Choky, merupakan kunci dalam membentuk generasi yang cerdas dan mandiri.

baca juga

"Ini jadi reminder untuk kita semua, betapa pentingnya memiliki guru dan teman yang menyenangkan di dalam proses belajar anak," tambahnya.

Bagi Choky Sitohang transformasi yang dilakukan sekolah standar internasioanal tersebut merupakan langkah besar yang semakin memperkuat komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi.

Choky Sihotang saat menghadiri konferensi pers Transformasi HighScope Indonesia Institute menjadi Redea Institute bersama Antarina S. F. Amir (Pendiri dan Presiden Direktur HighScope Indonesia Institu), Aaron Eisberg (Direktur Center for Excellence di New Tech High School (NTHS), Napa, California) dan Dubes Dian Triansyah Djani (diplomat RI yang pernah bertugas di New York dan Jenewa, Switzerland) di Jakarta, Rabu (2/10/2024).
Choky Sihotang saat menghadiri konferensi pers Transformasi HighScope Indonesia Institute menjadi Redea Institute bersama Antarina S. F. Amir (Pendiri dan Presiden Direktur HighScope Indonesia Institu), Aaron Eisberg (Direktur Center for Excellence di New Tech High School (NTHS), Napa, California) dan Dubes Dian Triansyah Djani (diplomat RI yang pernah bertugas di New York dan Jenewa, Switzerland) di Jakarta, Rabu (2/10/2024).

Di kesempatan yang sama Antarina mengatakan bahwa perubahan nama dari HighScope Indonesia Institute menjadi Redea Institute bukan sekadar rebranding, melainkan langkah strategis untuk memperluas akses dan peluang bagi siswa di Indonesia.

Transformasi ini, lanjut dia, dirancang untuk membawa visi pendidikan yang lebih luas dan mengedepankan karya dan kontribusi Indonesia, sambil tetap menjaga komitmen terhadap kualitas pendidikan yang telah dikenal selama lebih dari dua dekade.

"Ini juga menandai babak baru dalam dunia pendidikan Indonesia yang menggabungkan nilai-nilai lokal dengan kesempatan global," terang Antarina.

Sebagai bagian dari transformasi ini, Redea Institute juga mengumumkan kemitraan strategis dengan dua lembaga pendidikan internasional terkemuka: Center For Excellence (CFE) at New Tech High School (NTHS) di Napa-California, yang merupakan program dari Friends of New Tech (FONT), dan PEN (Practice Enterprise Network) Worldwide.

Kerjasama ini akan memungkinkan siswa untuk terhubung dengan jaringan global yang lebih luas serta mengakses metode pembelajaran berbasis proyek dan pengalaman kewirausahaan yang relevan dengan dunia kerja.

“Kami sangat bersemangat untuk berkolaborasi dengan Redea dalam membangun generasi pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan global dengan keterampilan abad ke-21,” kata Direktur Center for Excellence di New Tech High School (NTHS), Napa, California, Aaron Eisberg.

Kemitraan ini memberikan pengalaman pendidikan yang terhubung secara global, tetapi tetap memperhatikan kebutuhan lokal. Ini penting, mengingat anak-anak kita memerlukan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan kondisi di sekitar mereka.

Dubes Dian Triansyah Djani, diplomat RI yang pernah bertugas di New York dan Jenewa, Switzerland pun mengungkapkan kebanggaannya atas kerjasama tersebut.

Menurutnya, institusi ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan pendidikan berkualitas global yang dapat menjadi model bagi negara lain.

Tidak hanya menawarkan program untuk anak-anak usia dini hingga SMA, lembaga pendidikan tersebut juga mengembangkan inisiatif penelitian, publikasi ilmiah, dan pelatihan bagi para pendidik. Ini adalah langkah penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

“Kami siap membawa pendidikan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi,” tutup Antarina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Dua Putri Marissa Haque, Ada yang Tuai Pujian gara-gara Caranya Memperlakukan Tetangga

Pendidikan Dua Putri Marissa Haque, Ada yang Tuai Pujian gara-gara Caranya Memperlakukan Tetangga

Lifestyle | Minggu, 06 Oktober 2024 | 20:00 WIB

Apa Itu Cosmic Education? Pendidikan yang Menstimulus Anak Berpikir Lebih Luas

Apa Itu Cosmic Education? Pendidikan yang Menstimulus Anak Berpikir Lebih Luas

Lifestyle | Minggu, 06 Oktober 2024 | 12:33 WIB

Digosipkan Masuk Kabinet Prabowo, Raffi Ahmad Lulusan Sekolah Mana?

Digosipkan Masuk Kabinet Prabowo, Raffi Ahmad Lulusan Sekolah Mana?

Lifestyle | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 12:42 WIB

Terkini

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:20 WIB

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:19 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 20:10 WIB

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:09 WIB

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 20:06 WIB

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:05 WIB

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 20:00 WIB

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB

×