Curah Hujan Tertinggi dalam Setengah Abad, Gurun Sahara Banjir Bandang

M Nurhadi

Minggu, 13 Oktober 2024 | 19:11 WIB
Curah Hujan Tertinggi dalam Setengah Abad, Gurun Sahara Banjir Bandang
Gurun Sahara. [Free-Photos/Pixabay]

Suara.com - Banjir akibat hujan yang jarang terjadi telah menciptakan laguna air biru di antara pohon palem dan bukit pasir di Gurun Sahara, menyuburkan beberapa wilayah yang biasanya sangat kering dengan curah hujan yang belum pernah terjadi dalam beberapa dekade. Gurun di bagian tenggara Maroko, yang dikenal sebagai salah satu tempat paling kering di dunia, jarang mengalami hujan pada akhir musim panas.

Menurut pemerintah Maroko, curah hujan selama dua hari di bulan September melebihi rata-rata tahunan di beberapa daerah yang biasanya menerima kurang dari 250 milimeter (10 inci) hujan per tahun, termasuk Tata, salah satu daerah yang paling terdampak. Di Tagounite, sebuah desa sekitar 450 kilometer di selatan ibu kota Rabat, tercatat lebih dari 100 milimeter (3,9 inci) hujan dalam waktu 24 jam.

Dikutip dari AFP, fenomena ini menghasilkan pemandangan menakjubkan dengan air yang mengalir deras melalui pasir Sahara, di antara kastil-kastil dan vegetasi gurun. Citra satelit NASA menunjukkan air mengalir deras mengisi Danau Iriqui, dasar danau terkenal antara Zagora dan Tata yang telah kering selama 50 tahun.

Di komunitas gurun yang sering dikunjungi wisatawan, kendaraan 4x4 melaju melewati genangan air sementara penduduk setempat menyaksikan pemandangan tersebut dengan takjub. "Sudah 30 hingga 50 tahun sejak kami mengalami hujan sebanyak ini dalam waktu singkat," kata Houssine Youabeb dari Direktorat Jenderal Meteorologi Maroko.

Hujan seperti ini, yang oleh para ahli meteorologi disebut badai ekstratropis, dapat mengubah pola cuaca di wilayah tersebut dalam beberapa bulan dan tahun mendatang karena udara yang lebih lembap dapat menyebabkan lebih banyak penguapan dan mengundang lebih banyak badai, jelas Youabeb.

Kekeringan selama enam tahun berturut-turut telah menjadi tantangan besar bagi sebagian besar wilayah Maroko, memaksa petani meninggalkan ladang mereka dan kota-kota serta desa-desa membatasi penggunaan air. Curah hujan yang melimpah ini diharapkan dapat membantu mengisi kembali akuifer air tanah yang besar di bawah gurun, yang menjadi sumber air bagi masyarakat gurun. Waduk-waduk di wilayah tersebut dilaporkan terisi kembali pada tingkat rekor sepanjang September. Namun, belum jelas seberapa jauh hujan ini akan mengurangi dampak kekeringan.

Air yang mengalir deras melalui pasir dan oasis telah menyebabkan lebih dari 20 korban jiwa di Maroko dan Aljazair serta merusak hasil panen petani, sehingga memaksa pemerintah untuk mengalokasikan dana bantuan darurat, termasuk di beberapa daerah yang sebelumnya terkena dampak gempa bumi tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah 12 Tahun Ini Selamatkan 100 Nyawa Saat Banjir Menerjang Myanmar!

Bocah 12 Tahun Ini Selamatkan 100 Nyawa Saat Banjir Menerjang Myanmar!

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:01 WIB

Ulasan Buku Rinduku Sederas Hujan Sore Itu, Kisah yang Hangat dan Bermakna

Ulasan Buku Rinduku Sederas Hujan Sore Itu, Kisah yang Hangat dan Bermakna

Your Say | Kamis, 10 Oktober 2024 | 12:17 WIB

Keselamatan Berkendara di Musim Hujan: Tips Penting untuk Menghindari Kecelakaan

Keselamatan Berkendara di Musim Hujan: Tips Penting untuk Menghindari Kecelakaan

Otomotif | Rabu, 09 Oktober 2024 | 16:25 WIB

Terkini

Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

×