Dear Erina Gudono, Makan Omakase Ikan Mentah Hati-hati Bayi Diare: Ini Pesan Dokter Anak!

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 19 Oktober 2024 | 18:02 WIB
Dear Erina Gudono, Makan Omakase Ikan Mentah Hati-hati Bayi Diare: Ini Pesan Dokter Anak!
Spesialis Anak Eka Hospital Family, dr. Revina, Sp.A dalam acara diskusi di Jakarta, Jumat (18/10/2024). [Suara.com/Dini A.]

Suara.com - Aksi Erina Gudono pamer makan omakase di kamar rumah sakit usai melahirkan banjir kritik dari warganet. Ini karena tindakan tersebut cukup berisiko jadi sumber penyakit seperti diare, karena rentan infeksi bakteri.

Perlu diketahui, omakase merupakan metode penyajian makanan khas Jepang dan umumnya identik dengan menu masakan ikan laut mentah seperti sashimi, nigiri hingga sushi.

"Terimakasih Omakase di RS-nya @kaesangp. Akhirnya bisa makan sushi, sashimi, nigiri lagi," tulis Erina Gudono dalam instagram story-nya baru-baru ini.

Di sisi lain, risiko konsumsi makanan mentah pada ibu menyusui ini dibenarkan Spesialis Anak Eka Hospital Family, dr. Revina, Sp.A yang menjelaskan jika metode pengolahan ikan mentah tidak tepat bisa menyebabkan diare karena infeksi bakteri Salmonella.

Bakteri salmonella merupakan jenis bakteri yang ditemukan pada hewan berdarah panas. Bakteri ini juga bisa ditemukan di alas potong, pisau dan permukaan dapur yang terkontaminasi makanan mentah.

Spesialis Anak Eka Hospital Family, dr. Revina, Sp.A dalam acara diskusi di Jakarta, Jumat (18/10/2024). [Suara.com/Dini A.]
Spesialis Anak Eka Hospital Family, dr. Revina, Sp.A dalam acara diskusi di Jakarta, Jumat (18/10/2024). [Suara.com/Dini A.]

"Karena makanan mentah itu, pertama kita nggak tahu olahannya gimana, even delivery (pesan antar) pun kita nggak tahu dalam prosesnya dikasih ice pack atau apa, dalam hitungan jam bisa rusak. Dan kalau si mamanya diare yang kita takutin itu nularin ke anaknya," ujar dr. Revina dalam acara diskusi Eka Hospital Group di Jakarta, Jumat (18/10/2024)

Ia mengatakan risiko penularan penyakit dari ibu menyusui ke bayinya, yaitu saat sang ibu dibuat harus cepat menggendong anaknya yang menangis. Tapi di sisi lain, ibu tersebut sedang sakit diare lalu belum membersihkan tangan dengan maksimal tapi sudah menyentuh buah hati.

Padahal seperti diketahui, untuk benar-benar bisa membersihkan kuman, virus maupun bakteri di tangan setidaknya butuh waktu lama untuk cuci tangan, minimal yaitu 20 detik.

"Sedangkan kalau anak nangis kita akan buru-buru, jadi nggak akan terlalu bersih banget," papar dr. Revina.

baca juga

Selain itu, dr. Revina juga mengingatkan setiap anak yang masih bayi khususnya usia 0 hingga 1,5 tahun akan mengalami fase oral atau tahap bayi senang memasukan segala sesuatu ke dalam mulut, termasuk tangan, mainan, dot, makanan, pakaian bahkan kaki.

"Tangan mama yang kotor pegang tangan bayi, tangan bayi masuk mulut, dari situlah penularan penyakit," jelasnya.

"Karena salah satu yang kita tanyakan ke orangtua kalau seandainya ada anak diare, ada yang sakit diare juga gak di rumah. Maksudnya, kita mau tahu ada sumber penularannya dari mana?," sambung dr. Revina.

Tidak hanya itu, ibu menyusui juga kerap disibukan dengan aktivitas membuat susu di botol. Sedangkan jika ibu sakit diare karena infeksi bakteri dari makanan mentah yang tidak higienis, maka bakteri maupun virus juga bisa menempel di botol yang akan diberikan pada bayi.

"Apalagi kayak bolak balik ke toilet karena diare, terus anak nangis mau bikin susu anaknya, itu kan spare (siapkan) waktu sekian menit untuk cuci tangan yang proper (cukup) sebelum buat susu untuk bayi. Atau menghangatkan ASI (air susu ibu) kembali, pemberian susunya segala macam, kayak gitu," pungkas dr. Revina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Sindir Jastip Sushi dan Omakase Erina Gudono, Netizen Malah Sebut Anies Baswedan 'Pengangguran Julid'

Ikut Sindir Jastip Sushi dan Omakase Erina Gudono, Netizen Malah Sebut Anies Baswedan 'Pengangguran Julid'

Tekno | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:48 WIB

Jejak Digital Erina Gudono Sesumbar Lebih Beruntung Berpendidikan Ketimbang Jadi Mantu Jokowi, Netizen: Pret

Jejak Digital Erina Gudono Sesumbar Lebih Beruntung Berpendidikan Ketimbang Jadi Mantu Jokowi, Netizen: Pret

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:02 WIB

Mengapa Harga Omakase Mahal? Ini Alasan Hidangan yang Disantap Erina Gudono Tak Bisa Dibeli Sembarang Orang

Mengapa Harga Omakase Mahal? Ini Alasan Hidangan yang Disantap Erina Gudono Tak Bisa Dibeli Sembarang Orang

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 14:28 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×