Deretan Kontroversi Tom Lembong, Kini Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 30 Oktober 2024 | 16:06 WIB
Deretan Kontroversi Tom Lembong, Kini Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula
Deretan Kontroversi Tom Lembong, Kini Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula (instagram)

Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejaksaan Agung (Kejaksaan) menetapkan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong sebagai tersangka kasus korupsi impor gula pada Selasa, 29 Oktober 2024. Penetapan status tersangka Tom Lembong terkait perannya selama menjabat sebagai Menteri Perdagangan 2015-2016. Selain itu, di bawah ini kami sajikan pula daftar kontroversi Tom Lembong.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Kejaksaan, nama Tom Lembong baru-baru ini mendapat perhatian publik. Sebagai pengusaha dan investor, ia memainkan peran penting dalam mendukung kandidat Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada pemilihan presiden 2024.

Sebelum diangkat sebagai Co-Captain Tim AMIN, Tom Lembong ditunjuk oleh Anies Baswedan, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, sebagai Komisaris Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Masa jabatan Tom di PT Ancol berakhir setelah masa jabatan Anies berakhir pada tahun 2022. Tom Lembong adalah salah satu pejabat yang dicopot dari jabatannya oleh penjabat gubernur pada Februari 2023.

Momen unik terjadi ketika Gibran Rakabuming Raka, calon Wakil Presiden yang didukung oleh Koalisi Indonesia Maju atau KIM menyebutkan nama Tom Lembong dalam salah satu sesi debat dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Selama kampanye Presiden 2024, Tom Lembong kerap mengkritik kebijakan hilirisasi Presiden Jokowi. Dia meyakini bahwa kebijakan hilirisasi industri saat ini tidak berorientasi pasar.

Tom mencontohkan, ke depannya, mobil listrik diperkirakan tidak lagi menggunakan baterai yang terbuat dari bahan baku nikel. Dia mengutip produksi mobil listrik Tesla oleh Elon Musk, yang beralih menggunakan baterai lithium ferro phosphate (LFP).

Dalam debat, Gibran menduga Cak Imin hanya membaca naskah yang disiapkan oleh Tom Lembong. Kecurigaan ini disuarakan oleh Gibran ketika Cak Imin mengajukan pertanyaan.

Lantas, apa saja kontroversi Tom Lembong sebelum ditetapkan sebagai tersangka korupsi? Cek daftarnya di bawah ini.

baca juga

1. Pernah mengibaratkan Bahlil hingga Budiman Sudjatmiko sebagai Pemadam Kebakaran

Pada Januari 2024, Tomas Lembong pernah menyebut Bahlil hingga Budi Sudjatmiko sebagai Pemadam Kebakaran. Istilah itu muncul paska debat kampanye Pemilu 2024. Tom menilai tim Gibran mengalami kepanikan karena Gibran tidak mampu memenuhi ekspektasi tim dalam debat kedua. Saat debat pertama, Gibran tampil gemilang dan melewati ekspektasi public, tapi Ketika sudah berstatus pemenang, Gibran terbebani ekspektasi tinggi, sehingga Ketika debat kedua terlaksana dan Gibran tidak mampu mengulangi kesuksesan yang pertama, Tom menyebut bahwa tim Gibran menjadi pemadam kebakaran. Pada saat itu, tim Gibran terdiri dari Bahlil dan juga Budiman Sujadmiko.

2. Menyebut Gibran merindukan dirinya

Tom Lembong percaya diri menyebut Gibran merindukan dirinya lantaran Namanya sering disebut dalam debat Cawapres. Tom Lembong beralasan bahwa Gibran merindukannya karena sebelumnya selama tujuh tahun ia memberikan contekan dan naskah pidato untuk Presiden Joko Widodo.

3. Menganggap hilirisasi ugal-ugalan

Tom Lembong pernah mengkritisi Harga nikel yang mengalami penurunan. Bagi Tom Lembong, Harga nikel mengalami penurunan karena hilirisasi yang ugal-ugalan dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Kritikan Tom Lembong ini dijawab oleh Luhut dengan menyebut Tom Lembong menyampaikan informasi yang tidak akurat.

4. Merugikan negara Rp400 miliar

Tom Lembong ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) 2015-2023. Kasus korupsi impor gula ini disebut merugikan negara hingga sekitar Rp400 miliar.

Demikian itu informasi kontroversi Tom Lembong. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Sedih Eks Co-Captain Timnas AMIN Tersangka, Ini Jawaban Cak Imin Ditanya Dugaan Tom Lembong Dikriminalisasi

Ikut Sedih Eks Co-Captain Timnas AMIN Tersangka, Ini Jawaban Cak Imin Ditanya Dugaan Tom Lembong Dikriminalisasi

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 15:33 WIB

Awal Mula Persahabatan Anies Baswedan dan Tom Lembong, Tetap Setia Kawan Kala Sahabat Jadi Tersangka Korupsi

Awal Mula Persahabatan Anies Baswedan dan Tom Lembong, Tetap Setia Kawan Kala Sahabat Jadi Tersangka Korupsi

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2024 | 15:33 WIB

Tom Lembong Tersangka Korupsi Impor Gula, Netizen Sebut Impor Zulkifli Hasan Lebih Besar

Tom Lembong Tersangka Korupsi Impor Gula, Netizen Sebut Impor Zulkifli Hasan Lebih Besar

Tekno | Rabu, 30 Oktober 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×