Rekam Jejak Peter Carey, Sejarawan Inggris yang Bukunya Diduga Diplagiat oleh Dosen UGM

Yasinta Rahmawati

Selasa, 05 November 2024 | 19:06 WIB
Rekam Jejak Peter Carey, Sejarawan Inggris yang Bukunya Diduga Diplagiat oleh Dosen UGM
Adegan Peter Carey dalam Film Jejak Khilafah di Indonesia. (Youtube/Indonesia Bersyariah)

Suara.com - Nama Peter Carey tengah menjadi perbincangan hangat di dunia akademik Tanah Air. Pasalnya, dosen salah satu universitas ternama di Indonesia diduga sudah memplagiasi buku karya sejarawan Inggris itu.

Dugaan tersebut mencuat setelah akun X @_bje milik Bernando J. Sujibto mengungkapnya. Ia juga mengunggah tangkapan layar Facebook Peter Carey.

Adapun melalui tulisannya di media sosial Facebook, Peter Carey mendapati bukunya yang berjudul Kuasa Ramalan : Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa menjadi 'korban' plagiasi oknum dosen. 

Carey menyebutkan bahwa dosen tersebut berasal dari salah satu universitas di bagian selatan Jawa. Sontak, publik langsung menuding seorang dosen sejarah Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai sosok pelaku plagiarisme tersebut.

Dugaan plagiarisme itu terdapat dalam dua buku, yakni Madiun: Sejarah Politik dan Transformasi Kepemerintahan dari Abad XIV ke Abad XXI dan Raden Rangga Prawiradirdja III Bupati Madiun 1796-1810: Sebuah Biografi Politik.

Bagi yang belum tahu, Peter Carey adalah sosok akademisi yang tidak kaleng-kaleng. Ia punya rekam jejak dan jam terbang yang tinggi sebagai seorang sejarawan.

Sejarawan Inggris Peter Carey (kiri) mengamati arca Ganesha di situs tempat tinggal Bung Karno masa kecil Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kediri, Jawa Timur, Jumat (4/9) malam. Kunjungan peneliti Perang Jawa selama 40 tahun di tempat tersebut guna menjadi pembicara dalam sarasehan "Pesebaran Pendukung Diponegoro Paska Perang Jawa". ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/Zk/foc/15.
Sejarawan Inggris Peter Carey (kiri) mengamati arca Ganesha di situs tempat tinggal Bung Karno masa kecil Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kediri, Jawa Timur, Jumat (4/9) malam. Kunjungan peneliti Perang Jawa selama 40 tahun di tempat tersebut guna menjadi pembicara dalam sarasehan "Pesebaran Pendukung Diponegoro Paska Perang Jawa". ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/Zk/foc/15.

Rekam jejak Peter Carey: Rintis banyak riset sejarah Nusantara

Tak heran jika Peter Carey punya ketertarikan terhadap sejarah peradaban di Asia Tenggara, khususnya Nusantara. Sebab, sejarawan bernama lengkap Peter Brian Ramsay Carey ini lahir di Myanmar dan tertarik dengan masyarakat Asia Tenggara sejak ia kecil.

Carey sempat pulang ke Britania Raya pada usia tujuh tahun dan belajar banyak kebudayaan Jawa kala duduk di bangku sekolah.

Ia terkesima dengan sosok Pangeran Diponegoro dan dari sana punya misi besar untuk mempelajari sosok tokoh pahlawan Tanah Air itu. Adapun ia terpesona dengan kepemimpinan Pangeran Diponegoro yang memperjuangkan hak-hak rakyat kecil. 

Lulusan Universitas Oxford ini akhirnya merintis karier berbagai riset, salah satunya tentang pendudukan Timor Timur yang ia muat di jurnal Universitas Cornell.

Carey juga banyak menulis buku sejarah tentang pangeran Diponegoro dan kebudayaan Jawa. Bukunya yang berjudul Destiny: The Life of Prince Diponegoro of Yogyakarta, 1785–1855 diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas.

Ia juga meneliti pengaruh kehadiran Inggris di Asia melalui bukunya yang berjudul Maritime Southeast Asian Studies in the United Kingdom: A Survey of Their Post-War Development and Current Resources.

Kekinian, Peter Carey menjabat sebagai profesor tamu pada Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Tak cukup di situ, ia juga diberikan kepercayaan untuk menjabat sebagai Direktur Cambodian Trust untuk Indonesia.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Peter Carey? Ramai Dibicarakan Usai Bukunya Diduga Diplagiat Dosen UGM

Siapa Peter Carey? Ramai Dibicarakan Usai Bukunya Diduga Diplagiat Dosen UGM

Lifestyle | Selasa, 05 November 2024 | 11:17 WIB

Muncul Jadi Background Video Anies, Tongkat Pangeran Diponegoro Sekarang Ada di Mana?

Muncul Jadi Background Video Anies, Tongkat Pangeran Diponegoro Sekarang Ada di Mana?

Lifestyle | Minggu, 01 September 2024 | 14:53 WIB

Anies Baswedan Bersyukur Ditakdirkan 'Tikung' Jokowi Terima Tongkat Pusaka Pangeran Diponegoro dari Belanda

Anies Baswedan Bersyukur Ditakdirkan 'Tikung' Jokowi Terima Tongkat Pusaka Pangeran Diponegoro dari Belanda

Lifestyle | Minggu, 01 September 2024 | 14:56 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×