- Harga komoditas pangan di pasar tradisional nasional bervariasi pada Selasa 29 September 2026 berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia.
- Lonjakan harga tertinggi dialami oleh cabai rawit merah yang menembus angka Rp109.000 per kilogram di pasaran.
- Sebaliknya, penurunan harga tercatat pada komoditas protein hewani seperti daging ayam, daging sapi, dan telur ayam ras segar.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional secara nasional bergerak beragam pada Selasa (29/9/2026). Kenaikan paling tinggi terjadi pada cabai rawit merah yang harganya menembus Rp109.000 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat dari situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.37 WIB, harga cabai rawit merah naik Rp13.150 atau 13,72 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada sejumlah komoditas cabai lainnya. Harga cabai merah keriting naik Rp6.100 atau 8,74 persen menjadi Rp75.900 per kg. Sementara cabai rawit hijau naik Rp5.750 atau 8,38 persen menjadi Rp74.400 per kg. Adapun harga cabai merah besar tercatat Rp58.950 per kg, naik Rp1.450 atau 2,52 persen.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas bawang. Harga bawang merah ukuran sedang naik Rp3.700 atau 9,89 persen menjadi Rp41.100 per kg. Bawang putih ukuran sedang naik Rp700 atau 1,79 persen menjadi Rp39.700 per kg.
Untuk komoditas beras, pergerakan harga cenderung bervariasi. Beras kualitas bawah I naik Rp650 atau 4,33 persen menjadi Rp15.650 per kg. Beras kualitas bawah II juga naik Rp600 atau 4,08 persen menjadi Rp15.300 per kg. Sementara beras kualitas medium II naik Rp300 atau 1,83 persen menjadi Rp16.700 per kg.
Sebaliknya, harga beras medium I turun tipis Rp50 atau 0,30 persen menjadi Rp16.550 per kg. Penurunan juga terjadi pada beras kualitas super. Harga beras super I turun Rp400 atau 2,23 persen menjadi Rp17.550 per kg. Beras super II turun Rp200 atau 1,15 persen menjadi Rp17.150 per kg.
![Harga bahan pokok di Lampung cenderung stabil di masa Lebaran Idul Fitri 2025. [ANTARA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/04/47749-ilustrasi-daging-ayam.jpg)
Pergerakan berbeda juga terlihat pada komoditas protein hewani. Harga daging ayam ras segar turun Rp400 atau 0,95 persen menjadi Rp41.750 per kg.
Daging sapi kualitas I turun Rp1.300 atau 0,85 persen menjadi Rp151.600 per kg. Sementara daging sapi kualitas II turun tipis Rp100 atau 0,07 persen menjadi Rp143.400 per kg.
Harga telur ayam ras segar juga turun Rp500 atau 1,67 persen menjadi Rp29.500 per kg.
Gula Naik, Minyak Goreng Turun
Harga gula pasir kualitas premium tercatat naik Rp1.150 atau 5,64 persen menjadi Rp21.550 per kg. Gula pasir lokal juga naik Rp600 atau 3,13 persen menjadi Rp19.750 per kg.
Sementara itu, harga minyak goreng justru mengalami penurunan. Minyak goreng curah turun Rp650 atau 3,19 persen menjadi Rp19.750 per kg.
Harga minyak goreng kemasan bermerek 1 turun Rp200 atau 0,82 persen menjadi Rp24.200 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek 2 turun Rp100 atau 0,43 persen menjadi Rp23.400 per kg.