Borobudur Writers and Cultural Festival 2024 Bakal Digelar 19 - 23 November di Kawasan Cagar Budaya Nasional Muarajambi

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Rabu, 06 November 2024 | 14:57 WIB
Borobudur Writers and Cultural Festival 2024 Bakal Digelar 19 - 23 November di Kawasan Cagar Budaya Nasional Muarajambi
Borobudur Writers and Cultural Festival 2024.

Suara.com - Beberapa tahun terakhir muncul penemuan-penemuan baru arkeologi di Sumatra. Tahun 2018 misalnya, ditemukan prasasti Baturaja. Mulanya prasasti ini susah dibaca dan baru tahun 2024 ini arkeolog bisa memecahkan kalimat-kalimat yang ada dalam prasasti tersebut.

Prasasti ini penting bagi penelitian mengenai sejarah Sriwijaya dan percandian Sumatra karena prasasti itu menjawab teka-teki di mana lokasi persis Minanga (awal Kerajaan Sriwijaya) yang disebutkan dalam Prasasti Kedukan Bukit (682 Masehi), yang selama ini dicari lokasinya oleh para arkeolog.

Juga tahun-tahun ini arkeolog melakukan eksvakasi terhadap situs Bongal, Tapanuli tengah yang diindikasikan sebagai bekas pelabuhan kuno dari abad 7 M-10 M yang lebih tua dari Barus. Banyak temuan-temuan, di antaranya koin-koin dari Abasiyah dan manik-manik kaca berlapis emak dan perak Romawi, menunjukkan bahwa situs Pelabuhan Bongal dulunya Pelabuhan internasional yang kosmopolit. Semua temuan baru ini menambah pemahaman kita mengenai khazanah arkeologi Sumatra dan Sriwijaya

Setelah dua tahun berturut-turut Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) dalam festival mengangkat soal arkeologi Jawa dan Bali yaitu tema arca Durga dan arca Ganesha, maka tahun ini secara spesial BWCF ingin mengangkat khazanah percandian, arca-arca, prasasti, keramik-keramik, dan pelabuhan-pelabuhan kuno di Sumatra.

Pilihan topik Sumatra ini dikarenakan BWCF juga ingin menyambut kebijakan pemerintah melakukan revitalisasi terhadap Kawasan Cagar Budaya Nasional Murajambi. Seperti kita ketahui, selama tiga tahun terakhir para arkeolog melakukan pemugaran terhadap beberapa candi di Murajambi. Sebuah museum baru juga akan didirikan di Muarajambi. BWCF ingin membaca ulang secara utuh situs Muarajambi dan juga arkeologi Sumatra.

BWCF ingin membantu pemerintah meningkatkan daya tarik Muarajambi sebagai wisata heritage dan wisata pemikiran Buddhisme internasional yang mendorong perekonomian daerah.

Perhelatan BWCF 2024 seluruhnya akan diadakan di sekitar situs Muarajambi dan Kota Jambi (Malam Pembukaan Festival). Progam-progam BWCF 2024 akan terdiri dari Pidato Kebudayaan, Simposium, Ceramah Umum (Lectures), Diskusi Sastra, Dialog Sastra, Launching

Buku, Podium Sastra, Seni Perertunjukan Seni dan Sastra, Seni Pertunjukan (Malam Tari, Malam Sastra, Malam Musik), dan Meditasi.

BWCF akan mengundang pakar-pakar arkeologi Sriwijaya baik dari luar maupun Indonesia. Juga akan menghadirkan seniman seniman dan sastrawan terkemuka yang berasal dari Sumatra dan Asia Tenggara. Tak lupa BWCF akan menyelenggarakan progam meditasi untuk publik di percandian Muarajambi yang dibimbing meditator terkenal sebagaimana BWCF lakukan di candi Borobudur. Pendeknya, BWCF tahun 2024 ini akan merayakan Sumatra dari arkeologi sampai sastra.

Dengan terselenggaranya festival dan simposium internasional di Muarajambi, BWCF bermaksud turut mempromosikan Muarajambi sebagai salah satu situs warisan dunia yang penting. Pemerintah ingin agar pada tahun 2025 kawasan Muarajambi diakui oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia. Mengadakan pertemuan internasional membahas Muarajambi dan arkeologi Sumatra maka adalah salah satu strategi untuk membesarkan Muarajambi di dunia akademik.

Di masa lampau, Muarajambi adalah pusat pendidikan Buddhis tertua dan terluas di Asia Tenggara. Muarajambi bisa disebut adalah universitas penunjang Universitas Nalanda di Bihar, India. Terjadi pertukaran pelajar dan guru besar antara Nalanda dan Muarajambi. Siswa-siswa Budhis dari Sumatra belajar dari Nalanda. Sebaliknya, guru besar Nalanda seperti Atisha dan Satyakirti juga datang belajar dan mengajar di Muarajambi.

Mengedepankan dan mengokohkan kedudukan Muarajambi sebagai pusat kebudayaan Sriwijaya atau Melayu adalah sesuatu yang penting dan mendesak. Sebab, sekarang ini para arkeolog Malaysia pun mulai mempromosikan kawasan situs Lembah Bujang di Kedah. Malaysia adalah kawasan bekas situs utama Pelabuhan Sriwijaya bukan Muoro Jambi atau Palembang. Di Lembah Bujang atau Kedah kunolah dulu menurut mereka penguasa Sriwijaya berkedudukan.

Perhelatan BWCF ini juga diinginkan sebagai tribut untuk mengenang kajian-kajian mengenai arkeologi Sumatra yang dilakukan Ibu Satyawati Suleiman (1920-1988) almarhum. Ia adalah arkeolog perempuan pertama Indonesia yang melakukan pernelitian terhadap artefak-artefak percandian Sumatra. Ia bisa disebut arkeolog Indonesia pelopor untuk melakukan studi di Sumatra. juga pernah menjadi atase kebudayaan di India.

Selama dua tahun berturut-turut BWCF melakukan tribut terhadap para arkeolog perempuan yang berjasa. Saat mengangkat tema Durga di tahun 2022, BWCF melakukan tribut terhadap almh. Dr. Hariani Santiko yang disertasinya mengenai Durga dan saat tahun 2023 mengangkat tema Ganesa, BWCF melakukan tribut terhadap alm Prof. Dr. Edi Sedyawati yang disertasinya tentang Ganesa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Doodle Fest Vol.2 Hadirkan Moonboy and His Starguide The Musical, dari Ilustrasi Seniman ke Panggung Teater

Jakarta Doodle Fest Vol.2 Hadirkan Moonboy and His Starguide The Musical, dari Ilustrasi Seniman ke Panggung Teater

Your Say | Rabu, 06 November 2024 | 14:02 WIB

Ulasan Buku Seni Mencintai Diri Sendiri, Rahasia untuk Sembuhkan Luka Batin

Ulasan Buku Seni Mencintai Diri Sendiri, Rahasia untuk Sembuhkan Luka Batin

Your Say | Rabu, 06 November 2024 | 09:01 WIB

Ulasan Buku Seni Memahami Anak: Mendalami Perkembangan Emosional Anak

Ulasan Buku Seni Memahami Anak: Mendalami Perkembangan Emosional Anak

Your Say | Selasa, 05 November 2024 | 18:46 WIB

4 Fakta Menarik Batik Nitik Yogyakarta yang Jarang Diketahui

4 Fakta Menarik Batik Nitik Yogyakarta yang Jarang Diketahui

Your Say | Minggu, 03 November 2024 | 10:55 WIB

Dari Teater Musikal hingga Workshop: Yuk, Eksplorasi Seni Visual di Jakarta Doodle Fest 2024 Akhir Pekan Ini!

Dari Teater Musikal hingga Workshop: Yuk, Eksplorasi Seni Visual di Jakarta Doodle Fest 2024 Akhir Pekan Ini!

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2024 | 09:51 WIB

Pecinta Budaya Pop Jepang Merapat, Festival Tanoshii Matsuri Jadi Siap Jadi Kumpul Komunitas Jejepangan

Pecinta Budaya Pop Jepang Merapat, Festival Tanoshii Matsuri Jadi Siap Jadi Kumpul Komunitas Jejepangan

Lifestyle | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:50 WIB

Terkini

Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong

Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:52 WIB

Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar

Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:47 WIB

Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing

Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:42 WIB

Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya

Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:37 WIB

6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?

6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 20:34 WIB

3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu

3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 20:17 WIB

Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?

Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 19:30 WIB

Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini

Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 19:05 WIB

5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan

5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:44 WIB

Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget

Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:23 WIB