Jenis Sarapan yang Bantu Tingkatkan Fokus Sepanjang Hari, Dijamin Kenyang Lebih Lama!

Riki Chandra Suara.Com
Kamis, 07 November 2024 | 12:00 WIB
Jenis Sarapan yang Bantu Tingkatkan Fokus Sepanjang Hari, Dijamin Kenyang Lebih Lama!
Sarapan tinggi protein efektif meningkatkan rasa kenyang dan konsentrasi. [Dok.Antara]

Suara.com - Sarapan seringkali dianggap sepele oleh banyak orang yang memiliki jadwal padat. Pilihan makanan saat sarapan pagi pun tak selalu diperhatikan.

Padahal, sebuah studi dalam Journal of Dairy Science menunjukkan bahwa sarapan dengan makanan tinggi protein berbasis susu dapat memberikan manfaat lebih dari sekadar rasa kenyang.

Studi yang dilaporkan oleh Medical Daily ini mengungkapkan bahwa sarapan berbasis protein, seperti yogurt skyr dan oat, bukan hanya membuat kenyang lebih lama, tetapi juga membantu meningkatkan fokus sepanjang hari.

Penelitian yang melibatkan 30 wanita berusia 18 hingga 30 tahun ini menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi sarapan tinggi protein merasa lebih kenyang dan tidak mudah lapar dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi sarapan tinggi karbohidrat atau bahkan melewatkan sarapan sama sekali.

Peneliti utama dalam studi ini, Mette Hansen mengatakan, melewatkan sarapan pagi kerap dikaitkan dengan risiko kelebihan berat badan. Menurutnya, sarapan dengan kandungan protein tinggi membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan memiliki efek positif pada konsentrasi.

"Kandungan protein, serat, dan kalsium dalam sarapan terbukti memberikan dampak kesehatan yang signifikan," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (7/11/2024).

Penelitian ini dilakukan dengan uji coba acak. Para partisipan mengonsumsi dua jenis sarapan berbeda, yaitu yogurt skyr dengan oat (tinggi protein) dan roti gandum utuh dengan selai raspberry serta jus apel (tinggi karbohidrat).

Kelompok lainnya tidak sarapan, hanya diberi air. Hasilnya, para peserta yang mengonsumsi sarapan tinggi protein menunjukkan peningkatan rasa kenyang dan lebih mampu mengendalikan nafsu makan di antara waktu makan.

Peneliti juga mengambil sampel darah untuk mengukur hormon pengatur nafsu makan, insulin, dan kadar glukosa. Hasilnya menunjukkan bahwa sarapan tinggi protein mampu membantu menjaga energi tanpa meningkatkan asupan kalori secara signifikan.

Namun, Hansen menekankan bahwa meskipun sarapan kaya protein ini membantu menahan lapar, hal ini tidak berdampak besar pada penurunan berat badan secara langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI