Suara.com - Perayaan Imlek selalu identik dengan kemakmuran, kekayaan, dan rezeki melimpah. Tapi tahukah bahwa ternyata ada pantangan dan mitos yang beredar di Tahun Baru ini. Konon ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat Imlek.
Di Tahun Baru Imlek 2026 ini, masyarakat khususnya keturunan Tionghoa menyakini semangat mencari keberuntungan dengan mengambil tema Shio Kuda Api.
Pantangan dan larangan tersebut juga selaras dengan menjaga hidup penuh kemakmuran, sebagaimana yang menjadi filosofi utama masyarakat Tionghoa.
Lantas, apa saja pantangan Imlek dan bagaimana pesan di balik semua pantangan tersebut?
Menyapu dan membersihkan rumah

Menyapu rumah pada hari pertama Imlek sangat dilarang oleh tradisi. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa keberuntungan dan rezeki masuk ke dalam rumah tepat saat pergantian tahun.
Membersihkan lantai dianggap sama saja dengan mengusir atau menyapu keluar rezeki yang baru saja tiba. Jika memang terpaksa harus menyapu, debu harus diarahkan ke dalam rumah, bukan ke luar pintu.
Pesan mendalam
Adapun kala dilihat dari sisi praktis, larangan ini sebenarnya bertujuan agar tuan rumah bisa beristirahat total dan menikmati waktu bersama keluarga tanpa terbebani urusan domestik.
Fokus utama hari pertama Imlek adalah mempererat silaturahmi.
Baca Juga: 5 Shio yang Energinya Diprediksi Akan Bertabrakan di Tahun Kuda Api
Dengan menyelesaikan seluruh aktivitas bersih-bersih sebelum hari H, rumah sudah dalam kondisi prima sehingga pemilik rumah bisa menyambut tamu dengan suasana hati yang lebih rileks dan gembira.
Memotong rambut dan kuku

Penggunaan gunting, pisau, atau alat pemotong lainnya dianggap sebagai simbol pemutus rantai keberuntungan. Memotong rambut saat Imlek dipercaya dapat memperpendek usia atau memotong aliran rezeki yang sedang mengalir.
Alhasil karena itu, banyak orang berbondong-bondong merapikan rambut atau memotong kuku sebelum malam pergantian tahun tiba.
Pesan mendalam
Larangan ini secara tidak langsung berfungsi sebagai upaya pencegahan kecelakaan di hari raya. Suasana rumah saat Imlek biasanya sangat ramai oleh anak-anak yang berlarian dan tamu yang berlalu-lalang.
Menghindari penggunaan benda tajam meminimalisir risiko cedera atau luka yang dapat merusak suasana suka cita.