Beda Cara Lapor Mas Wapres Gibran Versi Online vs Offline, Gampang Mana?

Ruth Meliana

Selasa, 12 November 2024 | 18:52 WIB
Beda Cara Lapor Mas Wapres Gibran Versi Online vs Offline, Gampang Mana?
Poster layanan pengaduan Lapor Mas Wapres (Instagram)

Suara.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka baru saja membuka layanan pengaduan masyarakat bernama Lapor Mas Wapres. Menariknya, posko pengaduan Lapor Mas Wapres bisa dilakukan secara online atau datang langsung ke Istana Wakil Presiden.

“Wapres Gibran Rakabuming memberikan ruang bagi kamu yang mempunyai gagasan, saran, maupun pengaduan untuk kebaikan dan kemajuan bersama,” demikian pengumuman dari Sekretariat Wapres di Instagram, Minggu (10/11/2024).

Tertarik mengadukan uneg-uneg kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka? Intip perbedaan cara melapor aduan antara online dan offline di posko Lapor Mas Wapres.

Beda cara Lapor Mas Wapres versi online vs offline

Sekretariat Wapres telah memberikan informasi terkait tata cara menyampaikan aduan. Layanan Lapor Mas Wapres telah resmi dibuka pada Senin (11/11/2024).

Selanjutnya, posko pengaduan ini akan mulai dibuka setiap hari Senin–Jumat pukul 08.00–14.00 WIB. 

Jika ingin melaporkan aduan secara tatap muka atau offline, maka masyarakat dapat datang langsung ke posko pengaduan di kompleks Istana Wapres RI. Alamatnya berada di Jalan Kebon Sirih No. 14, Jakarta Pusat.

Tentu opsi datang langsung dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh warga yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Namun perlu diingat, ada kuota harian untuk pengaduan offline.

Dalam sehari, Istana Wapres hanya menerima 50 aduan per hari. Masyarakat perlu mendaftar terlebih dahulu.

baca juga

Namun tidak perlu khawatir, kuota harian dipastikan akan bertambah seiiring berjalannya waktu. Keterbatasan kuota hanya terjadi di masa pembukaan posko. Ini karena pihak Istana Wapres masih menyesuaikan jumlah pegawai yang dibutuhkan untuk melayani pemerintah.

Perlu dicatat, aduan harus disampaikan langsung oleh masyarakat yang mengalami masalah. Artinya, proses pengaduan tidak dapat diwakilkan.

Sementara itu, cara mengirim aduan ke Lapor Mas Wapres secara online lebih mudah dan sederhana. Masyarakat dapat menghubungi langsung kontak WhatsApp resmi Lapor Mas Wapres, yaitu 0811-704-227.

Kekurangan Lapor Mas Wapres adalah masyarakat harus lebih sabar. Pasalnya, dipastikan jutaan pesan akan masuk ke nomor WhatsApp tersebut. Ada kemungkinan aduan tidak tersampaikan dengan optimal.

Alur tindak lanjut aduan Lapor Mas Wapres

Deputi Tata Kelola Pemerintahan Sekretaris Wakil Presiden, Pranggono Dwianto menjelaskan bagaimana alur aduan masyarakat diterima dan direspons oleh pemerintah.

Nantinya, kata Pranggono, setiap aduan masyarakat akan dikelola oleh Setwapres. Setelah diterima dan diolah, aduan akan dikomunikasikan dengan kementerian, lembaga, atau pemda terkait yang menjadi sumber masalah pengadu.

Pranggono mengungkat proses aduan masyarakat akan berlangsung selama 14 hari. Nantinya, publik dapat memantau progres aduan mereka melalui website atau nomor WhatsApp. Caranya, masyarakat yang mengajukan aduan akan menerima nomor registrasi untuk mengecek status penanganan.

"Masyarakat bisa cek progres penanganan laporan, nomor WhatsApp juga bisa, website bisa juga. Mereka setelah mengadu akan dapat nomor registrasi laporan," jelasnya.

"Nah, dengan nomor tadi, masyarakat bisa mengecek sejauh mana penanganannya. Untuk standar pelayanan, ada waktu 14 hari untuk analisis dan nanti tindak lanjut ke kementerian, lembaga, dan pemda,” pungkas Pranggono Dwianto.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Aparat Tindak Pelaku Tanpa Pandang Bulu, Ketua Fraksi Golkar DPR: Judol Merusak Bangsa

Minta Aparat Tindak Pelaku Tanpa Pandang Bulu, Ketua Fraksi Golkar DPR: Judol Merusak Bangsa

News | Selasa, 12 November 2024 | 18:14 WIB

Ikut Jadi Tersangka, Polisi Sita Duit Rp 2,6 M hingga Mobil dari Istri Buronan Skandal Judol Komdigi

Ikut Jadi Tersangka, Polisi Sita Duit Rp 2,6 M hingga Mobil dari Istri Buronan Skandal Judol Komdigi

News | Selasa, 12 November 2024 | 17:58 WIB

Judi Online Merajalela? Ini Cara Lapor ke Kominfo, Bantu Bersihkan Dunia Maya!

Judi Online Merajalela? Ini Cara Lapor ke Kominfo, Bantu Bersihkan Dunia Maya!

Tekno | Selasa, 12 November 2024 | 16:53 WIB

"Lapor Mas Wapres" Trending! Foto Menteri Abdul Mu'ti Berdiri di MRT Sambil Main HP Ikut Disorot

"Lapor Mas Wapres" Trending! Foto Menteri Abdul Mu'ti Berdiri di MRT Sambil Main HP Ikut Disorot

News | Selasa, 12 November 2024 | 16:41 WIB

Dukung Gibran Buka Posko "Lapor Mas Wapres," Pimpinan DPR: Tak Usah Berburuk Sangka, Suudzon!

Dukung Gibran Buka Posko "Lapor Mas Wapres," Pimpinan DPR: Tak Usah Berburuk Sangka, Suudzon!

News | Selasa, 12 November 2024 | 15:42 WIB

Mengaku Sedih Gegara Anak Buahnya Terlibat Skandal Judol, Meutya Hafid: Saya Minta Maaf

Mengaku Sedih Gegara Anak Buahnya Terlibat Skandal Judol, Meutya Hafid: Saya Minta Maaf

News | Selasa, 12 November 2024 | 15:41 WIB

Terkini

Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren

Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:44 WIB

PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok

PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas

Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital

Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka

Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:20 WIB

×