5 Fakta Kuliah di Luar Negeri, Memang Iya Lebih Sulit dan Mahal?

Vania Rossa

Jum'at, 22 November 2024 | 20:46 WIB
5 Fakta Kuliah di Luar Negeri, Memang Iya Lebih Sulit dan Mahal?
ilustrasi kuliah di luar negeri (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Melanjutkan pendidikan ke luar negeri menawarkan banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Hal ini menjadi alasan utama mengapa banyak individu memiliki keinginan untuk kuliah di luar negeri. Namun, sayangnya, masih banyak orang yang hanya berhenti pada tahap bermimpi tanpa berusaha merealisasikan impian tersebut. Sangat disayangkan, bukan?  

Sebagian dari mereka seringkali terjebak dalam mitos-mitos yang beredar mengenai studi di luar negeri. Mitos-mitos ini tidak boleh diabaikan karena kenyataannya cukup banyak yang terpengaruh oleh informasi yang keliru tersebut.

Mitos dan Fakta Kuliah di Luar Negeri

Untuk membebaskan diri dari mitos ini, berikut adalah beberapa mitos dan fakta tentang kuliah di luar negeri yang perlu diketahui.  

Mitos 1: Kuliah di Luar Negeri Mahal  

Fakta: Memang benar bahwa melanjutkan studi ke luar negeri dapat memerlukan biaya yang besar. Namun, khususnya di wilayah Eropa, banyak negara yang menawarkan pendidikan dengan biaya terjangkau, termasuk biaya hidup yang relatif rendah. Selain itu, terdapat banyak program beasiswa yang tersedia, baik dari universitas, pemerintah Indonesia, maupun pemerintah negara tujuan di Eropa.  

Untuk memanfaatkan kesempatan ini, kamu hanya perlu menyiapkan dokumen yang dibutuhkan dan melamar sebanyak mungkin beasiswa. Jika salah satu program cocok dengan kualifikasimu, peluang untuk kuliah di luar negeri dapat terwujud tanpa beban biaya yang terlalu besar.  

Mitos 2: Harus Menguasai Bahasa Lokal  

Fakta: Banyak calon mahasiswa yang ragu untuk mendaftar ke universitas di negara-negara seperti Jerman, Spanyol, atau Italia karena mereka belum menguasai bahasa lokal. Namun, kenyataannya, kemampuan bahasa Inggris yang baik sudah cukup untuk banyak program di luar negeri. Banyak universitas menawarkan program dengan pengantar bahasa Inggris.  

baca juga

Penguasaan bahasa lokal memang menjadi nilai tambah, tetapi bukan merupakan persyaratan wajib di semua kampus. Bahkan, selama menempuh studi, kamu berkesempatan mengembangkan kemampuan bahasa asingmu, baik melalui interaksi sehari-hari maupun kursus tambahan.  

Mitos 3: Studi Harus Dilakukan dalam Periode Panjang  

Fakta: Tidak semua program luar negeri mengharuskan mahasiswa tinggal selama satu semester atau satu tahun penuh. Ada berbagai program pertukaran pelajar yang bersifat jangka pendek, mulai dari 1-2 minggu hingga 6 minggu. Program seperti ini biasanya dijadwalkan selama liburan musim semi, musim dingin, atau musim panas, sehingga tidak mengganggu perkuliahan regulermu di universitas asal. 

Kamu dapat memilih program yang sesuai dengan waktu dan kebutuhanmu. Bahkan, selama lima tahun terakhir, jumlah mahasiswa yang mengikuti program seperti "Summer Abroad" meningkat lebih dari 100%. Jadi, jangan biarkan mitos ini menghalangimu mengejar pengalaman belajar di luar negeri.  

Mitos 4: Tidak Bisa Lulus Tepat Waktu  

Fakta: Ketakutan tidak bisa menyelesaikan studi tepat waktu sering muncul di kalangan mahasiswa yang tertarik mengikuti program pendidikan di luar negeri. Namun, sebenarnya, kamu bisa memanfaatkan program luar negeri untuk mendapatkan kredit yang setara dengan mata kuliah jurusan, minor, atau mata kuliah umum di kampus asalmu.  

Untuk memastikan hal ini, kamu dapat berkonsultasi dengan penasihat akademik di kampusmu untuk menyusun rencana studi yang sesuai. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan program musim panas untuk mengambil mata kuliah tambahan agar beban kredit di tahun akademik berikutnya lebih ringan.  

Mitos 5: Sulit Berkomunikasi dengan Keluarga di Rumah  

Fakta: Kekhawatiran tentang komunikasi dengan keluarga di Indonesia tidak relevan di era teknologi seperti sekarang. Dengan adanya media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, serta aplikasi panggilan video seperti Zoom, Skype, FaceTime, dan WhatsApp, komunikasi menjadi sangat mudah dan terjangkau.  

Teknologi modern memungkinkan dunia menjadi tanpa batas, sehingga kamu tetap bisa menjaga hubungan dekat dengan keluarga dan teman-teman meski berada di negara lain. Jadi, komunikasi bukanlah hambatan untuk melanjutkan studi di luar negeri.  

Dengan memahami fakta di balik mitos-mitos tersebut, kamu bisa lebih percaya diri untuk mengejar mimpi kuliah di luar negeri tanpa terhalang oleh informasi yang tidak akurat. Jangan ragu untuk mencoba, karena kesempatan besar menunggumu di luar sana!

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UKT Lebih Murah, Ini 6 Jurusan Kuliah yang Mirip dengan Kedokteran

UKT Lebih Murah, Ini 6 Jurusan Kuliah yang Mirip dengan Kedokteran

Lifestyle | Kamis, 21 November 2024 | 16:17 WIB

Kuliah S2 di Australia dengan Biaya Lokal, Bagaimana Caranya?

Kuliah S2 di Australia dengan Biaya Lokal, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 21 November 2024 | 14:32 WIB

Anies Baswedan Pamer Cerita saat Kuliah di UGM Bareng Pramono Anung, Warganet: Jokowi Mana Punya

Anies Baswedan Pamer Cerita saat Kuliah di UGM Bareng Pramono Anung, Warganet: Jokowi Mana Punya

Tekno | Kamis, 21 November 2024 | 10:09 WIB

Terkini

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

×