Beda Latar Belakang Gus Miftah dan Yati Pesek: Pesinden Senior Punya Gelar Bangsawan

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 07 Desember 2024 | 13:17 WIB
Beda Latar Belakang Gus Miftah dan Yati Pesek: Pesinden Senior Punya Gelar Bangsawan
Kolase foto Yati Pesek dan Miftah Maulana. [Instagram]

Suara.com - Video lawas yang menunjukkan momen Miftah Maulana alias Gus Miftah dan seniman Yati Pesek mendadak viral. Dalam pertunjukan wayang kulit itu, Gus Miftah menghina bahkan melecehkan sang pesinden senior di panggung.

"Kulo niku bersyukur Bude Yati elek. Nek ayu dadi lont* to iki (Aku ini bersyukur Bude Yati jelek, kalau cantik jadi lont*)," ucap Miftah Maulana dalam video yang viral tersebut.

Tak hanya itu, Miftah bahkan menyinggung soal fisik Yati Pesek yang kedaluwarsa. Atas dasar ini, latar belakang keduanya yang berbeda ikut disorot. Berikut informasinya.

Latar Belakang Miftah Maulana

Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Gus Miftah menyampaikan keterangan pers di Ponpes Ora Aji, Purwomartani, Kalasan, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (6/12/2024). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/sgd/nym]
Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Gus Miftah menyampaikan keterangan pers di Ponpes Ora Aji, Purwomartani, Kalasan, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (6/12/2024). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/sgd/nym]

Sederet hal tentang Miftah Maulana kerap diungkap akun X @Adit_yapramudya. Disebutkan bahwa nama asli Miftah adalah Ta'im dan ia berasal dari keluarga sederhana. Ia juga dikatakan pernah menjadi marbot masjid serta tak lulus kuliah.

"Miftah nama aslinya Ta'im, bukan Gus. Ayahnya orang Lampung kerja serabutan. Ta'im dulu marbot di Masjid Mergangsan Jogja saat kuliah dan enggak lulus. Dulu enggak ada perempuan mau," tulis akun tersebut, dikutip Sabtu (7/12/2024).

Akun tersebut juga mengungkap perjalanan hidup Miftah yang penuh lika-liku. Ia dikatakan pernah bergabung dengan partai politik yang kurang berhasil sebelum akhirnya menerima dukungan dari Amien Rais.

"Pernah ikut partai gagal. Baru sukses setelah dibantu Amien Rais, lalu berubah jadi Gus Miftah supaya terkenal," lanjut akun tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan akun @vickyelkhaer. Selain itu, ia mengungkap soal naiknya nama Miftah karena memiliki relasi dengan elite politik. Ia kemudian menyinggung nama Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas.

baca juga

"Pak Miftah ini nama aslinya Ta'im. Ayahnya berasal dari Lampung. Ta'im sendiri sempat menjadi marbot masjid di Yogyakarta sembari berkuliah, namun sayangnya ia tidak lulus atau menyelesaikan perkuliahannya," tulis dia.

"Naiknya nama Ta'im agaknya diperkuat oleh modal dan relasi kuasa yang ia miliki terhadap elite politik. Apalagi belakangan Ta'im dekat dengan Zulhas (Mendag)," beber akun tersebut.

Latar Belakang Yati Pesek

Yati Pesek (YouTube)
Yati Pesek (YouTube)

Yati Pesek dikenal sebagai salah satu seniman yang memulai kariernya di pentas teater wayang orang. Ia memiliki ciri khas candaan yang mampu menghibur para penonton saat dirinya sedang tampil di atas panggung.

Usai video Miftah yang merendahkan Yati Pesek viral, nama sang pesinden pun ikut trending di laman X. Jurnalis senior, Ainur Rohman, mengungkap latar belakang Yati yang menerima gelar dari Keraton Surakarta.

"Juli 2009, Keraton Surakarta Hadiningrat memberikan anugerah Nawala Kekancingan kepada Suyati Sumaryo atas komitmen, kontribusi, dan jasa luar biasanya dalam seni pertunjukan dan ketoprak yang merentang selama 45 tahun," tulis Ainur melalui akun X @ainurrohman, dikutip Jumat (6/12/2024).

Melalui penghargaan tersebut, Yati Pesek menerima gelar bangsawan Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Walitodiningrum. Ini diberikan karena dirinya dianggap sebagai tokoh seniman berpengaruh yang berasal dari Jawa.

"Suyati mendapatkan nama baru Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Walitodiningrum. Sebuah penghargaan yang penting dan terhormat bagi seniman asal Jawa seperti Yati," tambah Ainur Rohman dalam cuitannya tersebut.

Tak heran jika Yati Pesek diberikan gelar tersebut. Pasalnya, ia serba bisa dengan memiliki kemampuan mulai dari sinden, melawak, bermain ketoprak, hingga melakukan tarian Jawa. Sosoknya ini dinilai telah melestarikan kebudayaan lokal.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-sama Sinden, Reaksi Emosi Soimah Dengar Gus Miftah Melecehkan Yati Pesek

Sama-sama Sinden, Reaksi Emosi Soimah Dengar Gus Miftah Melecehkan Yati Pesek

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 13:09 WIB

Agama Dharma Pongrekun dan Rekam Jejaknya di Polri, Diusul Gantikan Kursi Gus Miftah Usai Kalah Pilkada Jakarta!

Agama Dharma Pongrekun dan Rekam Jejaknya di Polri, Diusul Gantikan Kursi Gus Miftah Usai Kalah Pilkada Jakarta!

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 13:01 WIB

Pendidikan Sujiwo Tejo, Budayawan 'Minta Maaf' ke Gus Miftah Soal Kasus Hina Penjual Es Teh

Pendidikan Sujiwo Tejo, Budayawan 'Minta Maaf' ke Gus Miftah Soal Kasus Hina Penjual Es Teh

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 12:57 WIB

Apa Agama Dharma Pongrekun? Diusulkan Gantikan Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden

Apa Agama Dharma Pongrekun? Diusulkan Gantikan Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 12:54 WIB

Kekayaan Dharma Pongrekun Versi LHKPN: Diusulkan Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden

Kekayaan Dharma Pongrekun Versi LHKPN: Diusulkan Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 12:26 WIB

Terkini

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 21:43 WIB

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

×