Kekayaan Dharma Pongrekun Versi LHKPN: Diusulkan Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden

Ruth Meliana

Sabtu, 07 Desember 2024 | 12:26 WIB
Kekayaan Dharma Pongrekun Versi LHKPN: Diusulkan Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun (kiri) menunjukkan jari kelingking yang sudah dicelup tinta usai menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di TPS 31 Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024). [ANTARA FOTO/Fauzan/aww]

Suara.com - Dharma Pongrekun diusulkan untuk menggantikan Miftah Maulana sebagai Utusan Khusus Presiden. Usul ini disampaikan oleh pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda.

Sebelumnya, Gus Miftah mengumumkan mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Keputusan ini diambil setelah dirinya memicu kemarahan publik karena menghina penjual es teh Sunhaji.

Sementara itu, Dharma Pongrekun baru saja maju sebagai calon gubernur Jakarta di Pilkada 2024. Sayang, ia hanya mendapatkan suara sekitar 10 persen dan kalah dari pasangan Pramono Anung-Rano Karno. Hal ini membuat namanya diusulkan jadi pengganti Miftah oleh Abu Janda.

Apabila Dharma dipilih menjadi Utusan Khusus Presiden, ia berhak menerima gaji setara menteri setiap bulannya. Lantas, berapa harta kekayaan Dharma Pongrekun versi LHKPN?

Harta kekayaan Dharma Pongrekun

Dharma Pongrekun (Instagram)
Dharma Pongrekun (Instagram)

Setelah memutuskan maju dalam Pilgub Jakarta, Dharma Pongrekun ikut melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 24 Agustus 2024.

Berdasarkan LHKPN, aset kekayaan Dharma hanya berasal dari 3 sumber. Ketiganya adalah tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, serta kas dan setara kas.

Aset terbesar tentu berupa tanah dan bangunan. Dharma memiliki 5 properti senilai Rp10.280.245.000 atau Rp10 miliar. Semua tanah miliknya berada di Jakarta Selatan.

Berikut ini adalah rincian harganya:

baca juga
  1. Tanah dan bangunan seluas 400 m2/150 m2 hasil hibah dengan akta di Jakarta Selatan. Harganya adalah Rp3.598.000.000
  2. Tanah dan bangunan seluas 91 m2/80 m2 di Jakarta Selatan. Harganya adalah Rp1.000.000.000
  3. Tanah seluas 180 m2 hasil sendiri di Jakarta Selatan. Harganya adalah Rp1.401.900.000
  4. Tanah seluas 64 m2 hasil hibah dengan akta di Jakarta Selatan. Harganya Rp490.120.000
  5. Tanah seluas 495 m2 hasil hibah dengan akta di Jakarta Selatan. Harganya Rp3.790.225.000

Selanjutnya, harta terbesar kedua Dharma berupa kendaraan. Ia memiliki 2 mobil dan sebuah motor dengan nilai total sebesar Rp569.500.000 atau Rp569 juta.

Berikut ini rincian merek kendaraan dan harganya:

  1. Mobil Avansa Minibus keluaran tahun 2018 yang merupakan hasil sendiri. Harganya Rp160 juta
  2. Mobil Fortuner VRZ Jeep keluaran tahun 2019 yang merupakan hasil sendiri. Harganya Rp400 juta
  3. Motor Honda CB150 keluaran tahun 2016 yang merupakan hasil sendiri. Harganya Rp9,5 juta

Terakhir, Dharma melaporkan kekayaan berupa kas dan setara kas sebesar Rp56 juta. Ia juga tidak mencatatkan utang.

Alhasil, total harta kekayaan yang dilaporkan Dharma Pongrekun ke KPK adalah Rp10.905.745.000 atau Rp10,9 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Felix Siauw Komentari Olok-olok Gus Miftah ke Pedagang Es: Ini Perkara Level Etika dan Mental

Felix Siauw Komentari Olok-olok Gus Miftah ke Pedagang Es: Ini Perkara Level Etika dan Mental

Entertainment | Sabtu, 07 Desember 2024 | 12:15 WIB

Sudah 2 Tahun Dipendam, Yati Pesek Akui Sakit Hati ke Gus Miftah: Aku Pegang Budi Pekerti

Sudah 2 Tahun Dipendam, Yati Pesek Akui Sakit Hati ke Gus Miftah: Aku Pegang Budi Pekerti

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 10:58 WIB

Curhatan Yati Pesek yang Sakit Hati Dihina Gus Miftah: Aku Cuma Bisa Nangis...

Curhatan Yati Pesek yang Sakit Hati Dihina Gus Miftah: Aku Cuma Bisa Nangis...

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 10:48 WIB

Lihat Banyak Lalat di Video Permintaan Maaf Gus Miftah, Publik Bikin Teori-teori Begini: Karena Omongannya Busuk

Lihat Banyak Lalat di Video Permintaan Maaf Gus Miftah, Publik Bikin Teori-teori Begini: Karena Omongannya Busuk

Tekno | Sabtu, 07 Desember 2024 | 10:41 WIB

Diungkap Erick Estrada, Yati Pesek Nangis Kirim Pesan Suara Sakit Hati dengan Gus Miftah: Salahku Apa?

Diungkap Erick Estrada, Yati Pesek Nangis Kirim Pesan Suara Sakit Hati dengan Gus Miftah: Salahku Apa?

Entertainment | Sabtu, 07 Desember 2024 | 11:45 WIB

Penampakan Terkini Rumah Sunhaji yang Masih Ramai Didatangi Banyak Orang, Ada Tenda Biru hingga Buku Tamu

Penampakan Terkini Rumah Sunhaji yang Masih Ramai Didatangi Banyak Orang, Ada Tenda Biru hingga Buku Tamu

Entertainment | Sabtu, 07 Desember 2024 | 11:00 WIB

Terkini

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

×