Tantangan Digitalisasi Masih Banyak Dihadapi UMKM, Apa Saja?

Vania Rossa

Kamis, 19 Desember 2024 | 16:10 WIB
Tantangan Digitalisasi Masih Banyak Dihadapi UMKM, Apa Saja?
UMKM Surabaya (dok. Lazada)

Suara.com - Digitalisasi telah menjadi kata kunci dalam dunia bisnis saat ini. Namun, bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), proses transformasi digital ini tidak selalu mulus. Banyak UMKM yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengadopsi teknologi digital ke dalam operasional bisnis mereka. Apa saja tantangannya? 

Di antaranya, keterbatasan sumber daya manusia, di mana kurangnya tenaga ahli IT yang kompeten untuk mengelola dan mengembangkan sistem digital. Kemudian kurangnya literasi digital, di mana tidak semua pelaku UMKM memiliki pemahaman yang baik tentang teknologi digital dan manfaatnya bagi bisnis.

Kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku industri diharapkan bisa menjawab tantangan digitalisasi yang masih banyak dihadapi ini, seperti yang dilakukan Lazada bersama Eka Tjipta Foundation dan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, yang menggelar pelatihan untuk 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan yang ada di Kota Surabaya. Acara pelatihan yang dilaksanakan di SIOLA Mal Pelayanan Publik Kota Surabaya ini bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka secara digital melalui platform digital.

Data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur mengungkap bahwa ada 4,6 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Timur yang sudah melek digital, termasuk yang berasal dari Kota Surabaya dan sekitarnya. Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM sebelumnya menargetkan UMKM yang memasuki pasar digital akan meningkat hingga 30 juta unit pada 2024. Dengan kompetisi yang semakin ketat, pemerintah dan industri perlu berkolaborasi untuk memastikan UMKM yang masuk ke pasar digital memiliki pemahaman dan kemampuan yang cukup untuk bertumbuh di ranah digital.

Pelatihan digital untuk UMKM lokal Surabaya kalu ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli yang memberikan pengetahuan dasar berjualan di platform eCommerce, dorongan dan motivasi, serta bimbingan untuk memulai berjualan online. Pelatihan UMKM ini sekaligus menjadi bagian dari pelatihan Naik KeLaz Lazada.

“Kami menyadari bahwa jumlah UMKM yang merambah platform digital akan terus meningkat, seiring dengan pola berbelanja online masyarakat yang telah menjadi kebiasaan yang menetap. Karena itulah, menjadi komitmen kami untuk memastikan para UMKM ini nantinya tidak hanya masuk ke platform digital seperti Lazada, namun juga bisa menumbuhkan bisnisnya secara berkelanjutan. Dalam pelatihan hari ini, kami akan memberikan materi dasar pemasaran digital untuk mendorong para UMKM di Surabaya memulai perjalanan digitalnya, mendapatkan pasar baru, dan pada akhirnya meraih pendapatan pertamanya di platform digital,” ujar Canggih Satriatama, Surabaya Region Director, Lazada Indonesia dalam sambutannya di acara.

Bapak Tawang, Head of Empowerment Eka Tjipta Foundation, mengatakan, “Kami percaya bahwa UMKM memegang peranan penting dalam pilar ekonomi negara. Karena itupemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan terhadap UMKM agar bisa naik kelas menjadi salah satu fokus di Eka Tjipta Foundation. Kami berharap kolaborasi dengan Lazada dan Dinkopumdag Kota Surabaya hari ini (28/12) bisa menjadi penyemangat bagi para UMKM untuk terus bertumbuh.”

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati yang juga hadir dan meninjau acara juga mengungkapkan kebanggaannya atas perkembangan UMKM di Surabaya. Dewi mengatakan, “Dengan peran yang kritikal yang diemban para UMKM di Indonesia, sudah sepatutnya kerja sama strategis antara sektor swasta dan pemerintah terus digalakkan untuk bisa menjawab tantangan digitalisasi yang kini dihadapi para UMKM. Kami berharap dukungan dari platform eCommerce seperti Lazada ini bisa menjadi dorongan untuk pelaku UMKM terus berinovasi, memiliki daya saing, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan bisnis serta memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi digital, dan bisa menjadikan UMKM kita naik kelas."

Lazada memang menjadikan Jawa Timur, khususnya Surabaya sebagai salah satu kota prioritas pemberdayaan UMKM di Lazada. Dengan strategi hiperlokal yang diterapkan Lazada di Jawa Timur yang berfokus pada pemenuhan pesanan pelanggan di Jawa Timur dengan produk pasokan lokal, diharapkan bisa mendorong pertumbuhan UMKM, khususnya yang ada di Surabaya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjawab Tantangan Digitalisasi: AI, Sihir Baru Dunia Digital yang Mengubah Segalanya?

Menjawab Tantangan Digitalisasi: AI, Sihir Baru Dunia Digital yang Mengubah Segalanya?

Lifestyle | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:36 WIB

Tips UMKM Jaga Kesegaran Produk Dingin dan Beku Selama Pengiriman

Tips UMKM Jaga Kesegaran Produk Dingin dan Beku Selama Pengiriman

Lifestyle | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:51 WIB

AirNav Indonesia Dorong UMKM Binaan Bertransformasi Digital dan Berinovasi

AirNav Indonesia Dorong UMKM Binaan Bertransformasi Digital dan Berinovasi

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:17 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×