Manfaat Daun Kelor, Apakah Gizinya Setara Pengganti Susu?

Farah Nabilla

Jum'at, 27 Desember 2024 | 05:53 WIB
Manfaat Daun Kelor, Apakah Gizinya Setara Pengganti Susu?
Daun kelor. [Freepik]

Suara.com - Setelah menjanjikan susu sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Dadan Hindayana selaku Kepala Badan Gizi Nasional menyampaikan bahwa kemungkinan ada yang akan mendapatkan daun kelor sebagai penggantinya.

Dadan menyampaikan bahwa penggantian tersebut dilakukan lantaran pasokan susu yang sulit terpenuhi di beberapa daerah. Alhasil, pemberian susu akan difokuskan di daerah yang punya sentra sapi perah.

“Cukup bisa diganti dengan telur. Kalsiumnya bisa dengan telur. Yang jauh dari susu dan logistiknya susah, ya tidak usah dipaksakan. Bisa ada telur, bisa kelor,” papar Dadan.

Namun, apakah manfaat dan gizi daun kelor setara dengan susu sehingga bisa menggantikannya? Berikut ulasannya.

Perbandingan gizi daun kelor dan susu

Jika dilihat dari kandungan kalsium yang dimilikinya, daun kelor memang jauh lebih tinggi dibandingkan susu. Akan tetapi, hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan satu-satunya mengingat total penyerapan kalsium dari daun kelor belum diketahui secara pasti.

Selain itu, daun kelor merupakan tumbuhan yang mengandung oksalat, fitrat, dan serat yang bisa menghambat penyerapan kalsium.

Supaya lebih mudah membandingkannya, berikut adalah perbandingan nilai gizi daun kelor dan susu, berdasarkan data dari Panganku.

Gizi 100 gram daun kelor

baca juga
  • Energi 92 kalori
  • Protein: 5,1 gram.
  • Lemak: 1,6 gram
  • Serat: 8,2 gram
  • Kalsium: 1.077 mg
  • Fosfor: 76 mg
  • Besi: 6 mg
  • Kalium: 298 mg
  • Vitamin C: 22 mg

Gizi 100 gram susu sapi

  • Energi: 61 kalori
  • Protein: 3,2 gram
  • Lemak: 3,5 gram
  • Serat: 0 gram
  • Kalsium: 143 mg
  • Fosfor: 60 mg
  • Besi: 1,7 mg
  • Kalium: 149 mg
  • Vitamin C: 1 mg

Di samping kandungan gizinya yang beragam, daun kelor juga menawarkan berbagai antioksidan yang akan membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Meski begitu, manfaat daun kelor sebagai pengganti susu anak-anak masih perlu penelitian lebih lanjut.

Sejalan dengan hal tersebut, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin selaku Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat menyebut bahwa kewenangan itu masih terus dikaji.

“Ya itu masih proses semua ya, simulasi, sinkronasi pusat dan daerah. lokalitas. Tentu itu kewenangan Badan Gizi,” papar Cak Imin.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Susu Diganti Daun Kelor di Program Makan Bergizi Gratis, Cak Imin: Masih Simulasi

Wacana Susu Diganti Daun Kelor di Program Makan Bergizi Gratis, Cak Imin: Masih Simulasi

News | Rabu, 25 Desember 2024 | 18:23 WIB

Badan Gizi Nasional Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis, Tanpa Biaya Tambahan

Badan Gizi Nasional Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis, Tanpa Biaya Tambahan

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 18:10 WIB

Prabowo Gandeng Grab-OVO Ikut Kontribusi di Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Gandeng Grab-OVO Ikut Kontribusi di Program Makan Bergizi Gratis

Tekno | Selasa, 24 Desember 2024 | 15:45 WIB

Daun Kelor jadi Opsi Menu Makan Bergizi Gratis, Netizen: Kasih Pare Sama Daun Singkong Pak!

Daun Kelor jadi Opsi Menu Makan Bergizi Gratis, Netizen: Kasih Pare Sama Daun Singkong Pak!

Bisnis | Selasa, 24 Desember 2024 | 15:16 WIB

Terkini

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:09 WIB

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:08 WIB

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:06 WIB

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:05 WIB

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

×