Suara.com - Malam 1 Rajab 1446 H yang telah jatuh pada Selasa 31 Desember 2024 malam kemarin merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa dan beribadah mendekatkan diri pada Allah SWT serta memohon ampunan dosa. Bulan Rajab memang memiliki keistimewaan sehingga jangan sampai dilewatkan begitu saja tanpa ibadah yang intens pada Allah SWT.
Menurut kalender Islam 2025, bulan Rajab 1446 Hijriah di Indonesia dimulai pada 1 Januari 2025 dan berakhir pada 30 Januari 2025. Bulan Rajab dikenal sebagai salah satu dari 4 bulan haram (suci) yang dimuliakan dalam Islam selain Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram.
Pahala ibadah yang dilakukan di bulan Rajab akan dilipatgandakan. Oleh karenanya, umat Muslim sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh selama bulan Rajab. Lantas bagaimana amalan bagi wanita yang mengalami haid agar bisa tetap mendapat pahala di bulan Rajab? Simak penjelasan berikut ini.
Amalan Bulan Rajab untuk Wanita Haid
![Ilustrasi muslim berdoa [pexels.com]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/efLNbY6R1eYzIe7jHAO47KBuRn6oDfqR.png)
1. Mendengarkan Lantunan Al Quran
Meski tidak diperbolehkan menyentuh Al-Qur'an secara langsung, wanita haid masih bisa menikmati keindahan ayat-ayat suci melalui mendengarkan bacaan Al-Qur'an. Hal ini bisa dilakukan melalui aplikasi, siaran radio, atau platform online lainnya.
Pendapat ulama soal hukum membaca Al-Qur'an bagi wanita haid memang berbeda. Meski demikian, mendengarkan bacaan ayat suci tetap dianjurkan untuk menjaga ketakwaan dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
2. Ikut Kajian dan Tausiyah
Wanita haid juga dapat menghadiri majelis ilmu atau mendengarkan kajian secara daring untuk menambah pahala di bulan Rajab. Aktivitas ini dapat memperkuat iman dan ketawaan serta meningkatkan pengetahuan agama.
Kajian dan tausiyah bisa diikuti secara langsung di masjid atau secara online lewat platform digital. Namun perlu diperhatikan jika datang ke masjid, wanita haid harus menjaga kebersihan dan memastikan tidak mengotori tempat ibadah.
- Doa Masuk Bulan Rajab, Ini Bacaannya
Baca Juga
3. Banyak Istigfar dan Mohon Ampun
Bulan Rajab pun dikenal sebagai bulan istigfar di mana umat Islam dianjurkan memperbanyak mohon ampunan pada Allah SWT. Amalan ini pun mudah dilakukan di mana saja dan kapan saja.
Bacaan istigfar pendek seperti Astagfirullah atau doa istigfar panjang Nabi Muhammad SAW pun dapat diamalkan setiap saat. Bahkan ada riwayat yang menyebut istigfar di bulan Rajab dapat menjadi pelindung dari api neraka.
4. Bersedekah
Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan di bulan Rajab, terutama bagi wanita yang sedang haid. Dengan memberikan sebagian harta untuk membantu sesama tidak hanya mendatangkan pahala, tapi juga menambah keberkahan dalam hidup.
Sedekah dapat dilakukan dengan memberikan uang, makanan, atau bahkan bantuan tenaga. Wanita haid tetap bisa mendekatkan diri pada Allah SWT sekaligis membantu meringankan beban orang lain dengan cara bersedekah ini.