Bolehkan Menunda Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri? Berikut Hukumnya

Suhardiman Suara.Com
Selasa, 07 Januari 2025 | 09:35 WIB
Bolehkan Menunda Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri? Berikut Hukumnya
Ilustrasi mandi wajib. (Freepik)

Suara.com - Mandi wajib, atau al-ghuslu, adalah ritual pembersihan dalam Islam yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar, yang merupakan syarat sah untuk melaksanakan ibadah seperti salat.

Mandi ini diwajibkan dalam kondisi tertentu, seperti setelah berhubungan seksual, keluarnya air mani, atau setelah menstruasi

Menunda mandi wajib setelah berhubungan suami istri dalam Islam memiliki hukum yang jelas, di mana hal ini diperbolehkan dengan beberapa ketentuan.

Berikut adalah penjelasan mengenai hukum dan batasan dalam menunda mandi wajib setelah berhubungan intim:

Hukum Mandi Wajib

Setelah berhubungan suami istri, seseorang menjadi junub (hadats besar) dan diwajibkan untuk melakukan mandi wajib (mandi junub) sebelum melaksanakan ibadah seperti shalat.

Hal ini didasarkan pada firman Allah dan hadis Nabi Muhammad SAW yang menekankan pentingnya bersuci dari hadats besar. Dalam Islam, tidak ada larangan untuk tidak langsung mandi setelah berhubungan intim.

Seseorang boleh menunda mandi wajib untuk melakukan aktivitas lain terlebih dahulu, seperti memasak atau beristirahat. Terdapat hadis yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW tidak menganggap najis bagi orang yang junub, dan beliau membolehkan Abu Hurairah untuk melakukan aktivitas sebelum mandi.

Meskipun menunda mandi wajib diperbolehkan, hal ini harus dilakukan dengan memperhatikan waktu shalat. Sebaiknya, mandi wajib dilakukan sebelum waktu shalat hampir habis. Jika seseorang menunda sampai waktu shalat terlewat, maka ia dianggap berdosa.

Praktik yang Disarankan

- Melakukan Wudhu: Jika seseorang merasa malas untuk segera mandi setelah berhubungan intim, disarankan untuk melakukan wudhu terlebih dahulu sebelum tidur atau melakukan aktivitas lain. Ini membantu menjaga kesucian dan mempersiapkan diri untuk ibadah selanjutnya.

- Kesadaran akan Kewajiban: Penting bagi setiap Muslim untuk menyadari bahwa meskipun ada kelonggaran dalam menunda mandi, menjaga kesucian adalah bagian dari ibadah yang harus diprioritaskan.

Dengan demikian, hukum menunda mandi wajib setelah berhubungan suami istri dalam Islam adalah diperbolehkan, asalkan tidak melanggar batasan waktu shalat dan tetap menjaga kesucian dengan melakukan wudhu jika diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI