Anak dan Lansia Rentan! Apakah HMPV Lebih Berbahaya dari Flu Biasa?

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 08 Januari 2025 | 14:46 WIB
Anak dan Lansia Rentan! Apakah HMPV Lebih Berbahaya dari Flu Biasa?
Apakah Virus HMPV Berbahaya (freepik)

Suara.com - Baru-baru ini, ada penemuan kasus penularan Human Metapneumovirus (hMPV) di Tiongkok dan sejumlah negara lain termasuk Amerika Serikat. Tentu saja hal ini menimbulkan kekhawatiran baru, setelah munculnya Covid-19 lalu.

Human Metapneumovirus (HMPV) sendiri merupakan salah satu jenis virus pernapasan yang tergolong dalam keluarga Paramyxoviridae. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001 lalu, tetapi para ahli percaya bahwa HMPV telah beredar di populasi manusia jauh sebelum penemuannya.

Lantas, apakah virus HMPV berbahaya? Cari tahu informasi selengkapnya melalui ulasan di bawah ini!

Apa Itu Virus HMPV?

HMPV adalah sebuah virus RNA yang menyerang saluran pernapasan atas dan bawah, di mana virus ini dapat menyerang orang dari segala usia, tetapi paling sering memengaruhi bayi, anak-anak kecil, orang lanjut usia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. HMPV sendiri memiliki gejala yang mirip dengan virus pernapasan lainnya, seperti virus syncytial pernapasan (RSV) atau influenza.

Gejala umum HMPV meliputi batuk, pilek, demam, sesak napas, nyeri tenggorokan, serta keletihan. Bahkan pada kasus yang lebih parah, HMPV bisa menyebabkan komplikasi seperti bronkiolitis, pneumonia, atau eksaserbasi penyakit paru kronis seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

HMPV bisa menyebar melalui droplet pernapasan yang keluar saat seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Virus ini juga bisa dengan mudah menyebar melalui kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi, seperti gagang pintu, mainan, atau tangan yang tidak dicuci dengan baik. Karena sifat penularannya yang mudah, wabah HMPV ini sering kali terjadi di fasilitas perawatan anak, rumah sakit, dan panti jompo.

Apakah Virus HMPV Berbahaya?

Tingkat bahaya HMPV tergantung pada beberapa faktor, termasuk usia, status kekebalan tubuh, serta  adanya kondisi medis yang mendasarinya. Berikut ini adalah beberapa kelompok yang paling rentan terhadap komplikasi serius akibat HMPV:

1. Bayi dan Anak-Anak Kecil

Sistem kekebalan tubuh bayi dan anak-anak kecil masih berkembang, sehingga mereka akan lebih rentan terhadap infeksi pernapasan seperti HMPV. Pada kelompok ini, HMPV bisa saja menyebabkan bronkiolitis atau pneumonia, yang membutuhkan perawatan medis intensif.

2. Orang Dewasa Lanjut Usia

Lansia, terutama yang berusia di atas 65 tahun, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi serius akibat HMPV. Penurunan fungsi kekebalan tubuh seiring bertambahnya usia juga akan membuat mereka lebih sulit melawan infeksi.

baca juga

3. Individu dengan Kondisi Kesehatan Tertentu

Orang dengan gangguan kekebalan tubuh, seperti penderita kanker, HIV/AIDS, atau yang menjalani terapi imunosupresif, punya risiko lebih besar untuk mengembangkan penyakit parah akibat HMPV. Selain itu, mereka yang memiliki penyakit paru-paru kronis atau penyakit jantung juga akan lebih rentan terhadap komplikasi.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada vaksin khusus untuk mencegah infeksi HMPV. Namun, langkah-langkah berikut ini dapat membantu mengurangi risiko penyebaran virus. Pertama, pastikan untuk mencuci tangan secara berkala menggunakan sabun dan air mengalir. Lalu, usahakan untuk menghindari kontak dekat dengan individu yang sedang sakit untuk mengurangi risiko terpapar virus.

Kemudian, jangan lupa untuk membersihkan permukaan yang sering disentuh, seperti meja, gagang pintu, dan mainan anak-anak, dengan disinfektan. Selain itu, menggunakan masker, terutama di tempat umum atau saat musim infeksi pernapasan tinggi, juga dapat membantu mencegah penularan droplet. Jangan lupa juga untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti makan makanan bergizi, olahraga teratur, tidur yang cukup, dan mengelola stres. Tentunya, ini akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala HMPV pada Anak, Jangan Sepelekan Tanda-tanda Ini!

Gejala HMPV pada Anak, Jangan Sepelekan Tanda-tanda Ini!

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2025 | 12:47 WIB

Ciri-ciri Virus HMPV yang Kini Disebut Sudah Masuk ke Indonesia

Ciri-ciri Virus HMPV yang Kini Disebut Sudah Masuk ke Indonesia

Health | Rabu, 08 Januari 2025 | 12:23 WIB

Mengenal Virus HMPV: Gejala, Penularan, Cara Pengobatan, dan Kabar di Indonesia

Mengenal Virus HMPV: Gejala, Penularan, Cara Pengobatan, dan Kabar di Indonesia

Health | Rabu, 08 Januari 2025 | 06:15 WIB

Terkini

MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya

MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:26 WIB

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:17 WIB

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

×