Apa Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles? Korban Jiwa Terus Bertambah!

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 13 Januari 2025 | 16:19 WIB
Apa Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles? Korban Jiwa Terus Bertambah!
Apa Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles? Korban Jiwa Terus Bertambah! (X/SaraReyi)

Suara.com - Los Angeles, Amerika Serikat kini tengah dilanda tragedi  kebakaran hutan yang meluas hingga ke kawasan permukiman. Kebakaran Los Angeles yang terjadi sejak Selasa 7 Januari 2025 itu menjadi yang terdahsyat sepanjang sejarah di kawasan tersebut. Lantas apa penyebab kebakaran hutan Los Angeles?

Kebakaran yang terjadi sejak Selasa itu menyebabkan 24 korban jiwa dan memaksa sekitar 100.000 penduduk untuk mengungsi. Keadaan makin memburuk akibat angin kencang Santa Ana dan vegetasi yang sangat kering, sehingga memperparah penyebaran api dengan sangat cepat.

Kebakaran kali ini tercatat sebagai salah satu yang terparah dalam sejarah Los Angeles, menghanguskan lebih dari 10.000 bangunan. Para petugas pemadam kebakaran menghadapi kesulitan besar dalam mengendalikan kobaran api yang terus meluas, sementara penduduk lokal berusaha keras menyelamatkan diri dan barang berharga mereka di tengah-tengah situasi darurat yang penuh ketidakpastian.

Bencana kebakaran ini telah menciptakan kerusakan yang sangat signifikan, tidak hanya terhadap properti, tetapi juga terhadap kehidupan masyarakat yang terdampak. Sementara itu, upaya penyelamatan terus dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengurangi dampak lebih lanjut. Lantas, apa penyebab kebakaran di Los Angeles?

Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles

Melansir dari berbagai sumber, penyebab utama kebakaran dahsyat yang melanda kawasan hutan dan pemukiman di Los Angeles itu dipicu oleh kombinasi kondisi cuaca panas dan dampak perubahan iklim. Kondisi diperparah dengan adanya Angin Santa Ana yang kuat. Hal iji lantas menciptakan kondisi yang sangat ideal bagi penyebaran api.

Vegetasi yang kering di wilayah ini makin mempercepat laju kebakaran. Ketika api mulai menyebar, kecepatan angin yang kuat membantu membawa api ke area-area yang lebih kering lainnya dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini lantas membuat upaya pemadaman menjadi semakin sulit.

Meskipun ribuan petugas pemadam kebakaran telah berupaya keras untuk memadamkannya, api masih berkobar di banyak titik. Kondisi cuaca ekstrim dan dampak langsung dari perubahan iklim diperkirakan masih akan memicu kebakaran yang terus meluas selama beberapa hari ke depan.

Tak hanya itu, menurut peneliti dari University of California, Greg Pierce, penyebab kebakaran huran Los Angeles juga dipicu karena sistem air wilayah itu tak dirancang untuk atasi kebakaran  hutan, melainkan hanya mengatasi kebakaran skala kota. Tak heran saat terjadi kebakaran hutan disertai angin Santa Ana, apik menjadi tak terkendali dan sulit dipadamkan.

Sebagai seorang peneliti, Greg sangat prihatin dengan kebakaran yang terjadi di Los Angeles tahun ini. Menurutnya, kejadian mengerikan itu harus menjadi evaluasi cepat bagi pemerintah setempat dalam upaya memperbaiki sistem air. Hal ini dapat dilakukan agar nantinya bisa mengatasi kebakaran hutan dengan cepat agar tak meluas.

baca juga

Sementara itu, terkait tragedi kebakaran hutan Los Angeles awal tahun 2025 ini, Greg kemudian mempelajari isu sumber daya air serta perencanaan kota. Ia turut menyuarakan kekhawatirannya atas sistem air yang dirancang hanya untuk kebakaran kota, bukan kebakaran hutan yang penyebarannya cenderung cepat.

Meski demikian, ia juga mengungkapkan, untuk mendesain ulang sistem air. Agar memudahkan petugas pemadam kebakaran dan penyebaran api tidak makin meluas.

5 kebakaran yang terus meluas di wilayah Los Angeles

Berikut beberap wilayah yang sampai saat ini kebakarannya belum padam bahkan dilaporkan makin meluas:

• Palisades: Kebakaran terbesar terjadi di wilayah Santa Monica dan Malibu. Area yang terbakar mencapai lebih dari 17.000 hektare. Setidaknya ada lebih dari 30.000 orang dievakuasi.

• Eaton: Kebakaran terbesar kedua terjadi di kawasan utara Pasadena. Area yang terbakar mencapai lebih dari 10.000 hektare. Setidaknya ada lima orang yang dilaporkan meninggal dunia.

• Hurst: kebakaran terjadi di utara San Fernando dengan area yang terbakar mencapai 850 hektare.

• Lidia: Dilaporkan kebakaran terjadi di perbukitan utara Los Angeles dengan total area yang terbakar: 350 hektare.

• Sunset: kebakaran terjadi di kawasan bersejarah Hollywood Hills yang berdekatan dengan banyak landmark terkenal. Luas lahan yang terbakar mencapai lebih dari 50 hektare.

Itulah tadi uaraian tentang penyebab kebakaran hutan Los Angeles. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agnez Mo Marah Harga Sewa Rumah di LA Naik Sejak Kebakaran Hebat: Ini Melanggar Hukum California

Agnez Mo Marah Harga Sewa Rumah di LA Naik Sejak Kebakaran Hebat: Ini Melanggar Hukum California

Entertainment | Senin, 13 Januari 2025 | 16:11 WIB

Cinta Kuya Bagi-bagi Makanan Gratis Buat Korban Kebakaran Los Angeles, Malah Kena Sentil Netizen

Cinta Kuya Bagi-bagi Makanan Gratis Buat Korban Kebakaran Los Angeles, Malah Kena Sentil Netizen

Lifestyle | Senin, 13 Januari 2025 | 14:15 WIB

Akibat Kebakaran, Kerugian Ekonomi Amerika Serikat 6 Kali Lipat Lebih Parah Dibandingkan Bantuan Militer ke Israel

Akibat Kebakaran, Kerugian Ekonomi Amerika Serikat 6 Kali Lipat Lebih Parah Dibandingkan Bantuan Militer ke Israel

Bisnis | Senin, 13 Januari 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:56 WIB

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×