Huru-hara Bagel Nagita Slavina, Kenapa Babi Haram dalam Agama Islam?

Nur Khotimah

Sabtu, 18 Januari 2025 | 16:44 WIB
Huru-hara Bagel Nagita Slavina, Kenapa Babi Haram dalam Agama Islam?
Nagita Slavina diduga makan roti bagel tidak halal di Korea. (YouTube/Rans Entertainment)

Suara.com - Nagita Slavina baru-baru ini menjadi perbincangan netizen usai dirinya mengunggah momen saat menyantap roti bagel di Korea Selatan. Pasalnya, roti begel yang dimakan istri Raffi Ahmad diduga tidak halal.

Pihak toko roti yang menjual roti begel tersebut pernah mengungkap bahwa produk mereka bisa saja tidak halal walaupun pembeli sudah memilih varian tanpa daging babi. Hal ini dapat terjadi karena roti begel yang dijual di kafe bernama London Bagel Museum itu berpotensi terkontaminasi silang dengan produk yang mengandung daging babi.

Toko roti yang menjadi tujuan Nagita Slavina itu saat ini memang diketahui sedang hits di Korea Selatan. Nagita Slavina yang saat ini tengah berada di Negeri Ginseng tersebut pun turut berburu kuliner di toko tersebut. Ia membagikan keseruannya ini lewat konten vlog yang diposting di saluran YouTube RANS Entertainment.

Hal ini pun memicu pertanyaan tentang alasan mengapa babi diharamkan dalam agama Islam. Berikut penjelasannya.

Alasan Babi Haram dalam Agama Islam

Olahan daging babi. (Pixabay/Sharon Ang)
Ilustrasi daging babi. (Pixabay/Sharon Ang)

Berdasarkan konten YouTube berjudul "Kenapa Babi Itu Haram? Kenapa Alasan Diharamkannya Berbeda-beda Setiap Ustaz?" yang diunggah kanal YouTube Wish Akbar pada 9 April 2024 lalu, terlihat dr. Ricard Lee yang bertanya kepada Ustaz Felix Siauw mengapa babi haram dalam Islam.

"Kalau ditanya kenapa, sebab, babi haram, jawabannya cuman satu dan enggak ada selain satu ini. Kalau ditanya kenapa babi haram secara sebab hukum, maka jawabannya cuma karena Allah mengharamkan. Selesai," jelas Ustaz Felix Siauw.

Sumber lain yakni NU Online mengatakan bahwa babi haran dikonsumsi lantaran hewan ini termasuk binatang najis dan kondisinya lebih buruk dari anjing.

"Adapun babi adalah binatang najis karena kondisinya lebih buruk dari anjing, di samping itu dianjurkan untuk dibunuh bukan karena membahayakan, dan telah disebutkan oleh nash keharamannya. Jika anjing saja najis maka babi lebih najis," begitu bunyi keterangan di laman NU Online seperti dilansir pada Sabtu (18/1/2025).

"Sedangkan sesuatu yang lahir dari babi dan anjing atau salah satu dari keduanya adalah najis karena merupakan makhluk yang berasal dari yang najis, karenanya status hukumnya adalah sama," lanjut bunyi keterangan tersebut.

baca juga

Tak hanya itu, babi juga disebutkan merupakan salah satu hewan ternak yang mudah terkena penyakit atau bakteri yang bisa ditularkan kepada manusia, seperti sejenis cacing pita yang hidup di dalam daging babi.

Telur cacing yang berjumlah ribuan ini jika dikonsumsi dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit parasit pada manusia yang terjangkit.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detail Menu Bagel yang Dipesan Nagita Slavina di Korea, Ramai Diduga Tidak Halal

Detail Menu Bagel yang Dipesan Nagita Slavina di Korea, Ramai Diduga Tidak Halal

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2025 | 15:54 WIB

Apa Istimewanya Bagel? Roti yang Dimakan Nagita Slavina di Korea Diduga Tak Halal

Apa Istimewanya Bagel? Roti yang Dimakan Nagita Slavina di Korea Diduga Tak Halal

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2025 | 13:25 WIB

3 Makanan Tak Halal Yang Disantap Istri Raffi Ahmad di Luar Negeri, Dikritik Tone Deaf

3 Makanan Tak Halal Yang Disantap Istri Raffi Ahmad di Luar Negeri, Dikritik Tone Deaf

Entertainment | Kamis, 16 Januari 2025 | 21:45 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×