Berdampak ke Kesehatan, Inisiatif Keberlanjutan Ini Bantu Kurangi Polusi Suara di Lingkungan Sekolah

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 22 Januari 2025 | 18:06 WIB
Berdampak ke Kesehatan, Inisiatif Keberlanjutan Ini Bantu Kurangi Polusi Suara di Lingkungan Sekolah
SDN Kamal 09 Pagi. (Dok. Istimewa)

Suara.com -  Polusi suara adalah masalah serius, terutama bagi warga perkotaan. Tanpa disadari, polusi suara bisa berdampak buruk pada kesehatan, seperti gangguan pendengaran, tidur, dan risiko gangguan jantung.

Inisiatif ini lahir dari masalah tersebut, diwujudkan lewat program tahunan Samsonite, Luggage Trade-In Program. Selain mendukung upcycling dan tanggung jawab lingkungan, program ini juga mengatasi polusi suara di sekolah.

Mereka memasang panel peredam suara, Scholar Panel, di SDN Kamal 09 Pagi, yang berjarak 6 km dari Bandara Soekarno-Hatta. Panel ini mengurangi kebisingan dari 80 desibel (seperti lalu lintas padat) menjadi 45 desibel (suasana kantor), menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, meningkatkan konsentrasi, dan hasil pendidikan.

SDN Kamal 09 Pagi. (Dok. Istimewa)
SDN Kamal 09 Pagi. (Dok. Istimewa)

Scholar Panel terbuat dari koper bekas yang dikumpulkan melalui program Luggage Trade-In. Pada 2024, program ini mengumpulkan 2.000 koper dari pelanggan di seluruh Indonesia, menegaskan dukungan terhadap keberlanjutan dan upaya pengurangan limbah.

Kemitraan dengan SONE Engineering dan FFFAAARR Architecture Company menghasilkan solusi desain dan teknik untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, mempermudah proses belajar mengajar.

"Inisiatif Scholar Panel adalah bukti komitmen kami terhadap keberlanjutan dan solusi inovatif untuk tantangan nyata. Dengan mengubah koper bekas menjadi panel peredam suara, kami mengurangi limbah dan meningkatkan kualitas hidup siswa serta pendidik," kata Country Head PT Samsonite Indonesia, Nadya Pertiwi, dalam keterangannya. 

Scholar Panel adalah solusi inovatif yang mengurangi polusi suara di sekolah dengan bahan daur ulang, menjawab tantangan modern dan mendukung pendidikan.

“Kami terus berkomitmen pada keberlanjutan dan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," kata Nadya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Tingkatkan Kepercayaan Diri, Industri Kecantikan Juga Bisa Berdayakan Komunitas dan Masa Depan Anak Bangsa

Tak Hanya Tingkatkan Kepercayaan Diri, Industri Kecantikan Juga Bisa Berdayakan Komunitas dan Masa Depan Anak Bangsa

Lifestyle | Selasa, 21 Januari 2025 | 18:37 WIB

'Start With a Bang': Ajang Kumpul Komunitas Skateboarder Muda Hingga Pelopor Budaya Dalam Satu Wadah

'Start With a Bang': Ajang Kumpul Komunitas Skateboarder Muda Hingga Pelopor Budaya Dalam Satu Wadah

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 10:25 WIB

Tak Sekadar Wadah Nostalgia Penggemar Digimon, Intip Keseruan Kegiatan Komunitas DIGI-IN

Tak Sekadar Wadah Nostalgia Penggemar Digimon, Intip Keseruan Kegiatan Komunitas DIGI-IN

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2025 | 13:23 WIB

Terkini

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×