Brain Rot Jadi Ancaman Nyata di Era Banyaknya Konten Receh, Ketahui Cara Mencegahnya

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Senin, 03 Februari 2025 | 14:33 WIB
Brain Rot Jadi Ancaman Nyata di Era Banyaknya Konten Receh, Ketahui Cara Mencegahnya
Seseorang yang terkena Brain rot bisa akan mengalami beberapa gejala, seperti susah tidur, mata lelah disertai sakit kepala setelah memainkan gadget.

Suara.com - Adanya internet rupanya mampu memberikan pengaruh buruk bagi penggunanya apalagi tidak digunakan secara bijaksana. Salah satu dampak yang paling signifikan adalah penurunan kemampuan berpikir atau istilahnya disebut dengan brain rot (pembusukan otak).

Melansir dari Oxford University Press, brain rot merujuk pada berkurangnya kemampuan otak akibat keseringan menonton konten receh berkualitas rendah di internet.

Saat kemampuan berpikir menurun, maka dampak selanjutnya adalah timbulnya rasa malas dan tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas lainnya.

Seseorang yang terkena brain rot bisa akan mengalami beberapa gejala, seperti susah tidur, mata lelah disertai sakit kepala setelah memainkan gadget, terlalu sering memeriksa ponsel, sulit melepaskan diri dari gadget, hingga tidak mau bersosialisasi dengan lingkungan karena terlalu asik bermain gadget.

Cara Mencegah Brain Rot

Jika terus dibiarkan, maka kondisi tersebut akan mempengaruhi produktiitas dan kualitas hidup seseorang. Oleh sebab itu, diperlukan cara ampuh untuk mengatasinya.

Adapun beberapa cara ampuh mencegah brain rot adalah sebagai berikut, dirangkum dari Alodokter. 

Ilustrasi wanita sedang bermain gadget (Pexels.com/@Andrea Piacquadio)
Ilustrasi wanita sedang bermain gadget (Pexels.com/@Andrea Piacquadio)

1. Hindari menggunakan gadget sebelum tidur

Tak sedikit pengguna gadget akan memilih untuk scrolling sosial media sebelum tidur. Harapannya, agar rasa kantuk segera datang sehingga bisa tidur lebih awal.

Namun nyatanya, bermain gadget sebelum tidur justru membuat susah tidur sehingga keinginan untuk terus bermain sosial media dan melihat konten receh semakin besar.

Akibatnya, akan timbul brait rot atau kemampuan berpikir pada otak. Oleh sebab itu, hindari penggunaan gadget sebelum tidur.

Baca Juga: Rahasia Menyusui Optimal: Bukan Jumlah ASI, tapi Stimulasi Gut-Brain Axis untuk Perkembangan Otak Si Kecil

2. Pilih konten berkualitas

Jika kamu ingin bermain gadget namun tidak ingin terkena brain rot, maka sebaiknya lebih bijaksana dalam memilih konten yang akan dilihat.

Pilihlah konten berkualitas karena dapat memaksa otak untuk menganalisis informasi, membuat koneksi, dan memecahkan masalah.

Denga demikian, otak akan tetap aktif dan tajam. Tak hanya itu, secara tidak langsung kita sudah melatih keterampilan berpikir kritis.

3. Tetapkan screen time

Saat bermain gadget, sebaiknya tetapkan screen time agar terhindar dari brain rot. Untuk orang dewasa, bermain gadget tidak lebih dari 2 jam per hari di luar jam kerja.

Sementara untuk anak berusia di atas 2 tahun, sebaiknya bermain gadget hanya selama 1 jam saja. Dan untuk anak berusia di bawa 2 tahun, disarankan untuk tidak diperkenalkan gadget sama sekali.

4. Perbanyak aktivitas fisik

Jarang melakukan aktivitas fisik dapat memicu keinginan bermain gadget secara terus menerus. Jika dibiarkan, maka kemungkinan besar akan mengalami penurunan berpikir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI