Ibu Hamil Idap Kanker, Amankah Lakukan Kemoterapi?

Farah Nabilla, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 04 Februari 2025 | 12:34 WIB
Ibu Hamil Idap Kanker, Amankah Lakukan Kemoterapi?
Ilustrasi ibu hamil (Freepik)

Suara.com - Pengobatan kanker memang cukup menantang, apalagi jika pasien sedang mengandung. Pertanyaanya, amankah ibu hamil dengan kanker menjalani tindakan kemoterapi?

Perlu diketahui beberapa obat kemoterapi untuk kanker tidak hanya bekerja membunuh sel kanker, tapi bisa menyebabkan efek samping sel normal yang ikut terdampak dari obat tersebut. 

Inilah sebabnya beberapa suami istri di Indonesia yang mendambakan buah hati, lalu bila salah satunya mengidap kanker akan lebih dulu menjalani tindakan pembekuan sel telur, sel sperma hingga pembekuan embrio untuk nanti menjalani tindakan bayi tabung alias in vitro fertilization (IVF).

Dokter Spesialis Kandungan & Kebidanan Eka Hospital Family & Grand Family, dr. Victor Prana Andika Santawi, Sp.OG, M.Res mengatakan saat pasien dengan kanker lalu mengalami kehamilan, maka dokter kandungan akan berdiskusi dengan beberapa dokter spesialis dan keluarga untuk menentukan nasib janin.

“Pilihan selalu dikembalikan keluarga, konseling bukan hanya dokter obgyn, tapi dokter penyakit dalam dan onkologi yang memberikan kemoterapinya, dan keluarga. Kita panggil juga psikolog dan psikiater, supaya kita bertiga ngomong, konseling bersama keluarga, mau gimana?,” ujar dr. Victor dalam acara diskusi di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Menurut dr. Victor, dalam diskusi ini akan dibahas apakah akan dilanjutkan pengobatan dengan kemoterapi, tapi dengan efek samping bisa menganggu tumbuh kembang janin di dalam kandungan atau pilih mempertahankan buah hati tapi bisa mengganggu kesehatan ibu hamil dengan kanker

“Kita kemoterapi dengan risiko kecacatan hingga kematian bayi dengan usaha menekan kanker ibu tumbuh. Atau kita biarkan dedek bayi tumbuh tapi kanker juga tumbuh, tunggu 9 bulan, semoga ibu bertahan, lahirkan secepatnya, baru mulai kemoterapi,” ungkapnya.

Adapun alasan obat kemoterapi bisa mencapai janin di dalam kandungan, karena kata dr. Victor  obat kemoterapi bisa menjangkau plasenta atau ari-ari yang menghubungkan tubuh ibu dengan janin. Plasenta adalah organ yang memberikan nutrisi dan oksigen agar bayi bisa tumbuh di dalam rahim.

“Kalau kasih kemoterapi, itu bisa nembus ke plasenta barrier tadi, itu soalnya zat kimia yang lebih kecil dari sel, zat kimia tembus, maka janin pada beberapa kemoterapi ada yang aman, ada juga yang membahayakan makanya butuh diskusi dari suami, istri, 3 dokter punya suara, keputusan terakhir di keluarga bisa dilanjutkan (pengobatan kanker) atau tidak,” papar dr. Victor.

baca juga

Sedangkan peluang penularan sel kanker dari ibu hamil kepada janin di dalam kandungan menurut dr. Victor hal itu tidak akan terjadi, karena ada lapisan pelindung pada plasenta yang membuat bayi lebih aman dari penularan sel kanker. 

“Jawabannya hampir 99 persen (penularan kanker ke janin) tidak, karena rahim sama plasenta atau ari-ari itu punya barrier, sel kanker tidak semudah itu metastasis atau berpindah ke bayi, karena ada perlindungan tersebut,” jelasnya.

Namun dr. Victor mengingatkan kondisi yang cukup membuat khawatir yaitu ibu hamil dengan kanker kesehatannya bisa sangat mengganggu. Ini karena di saat bersamaan tubuh ibu harus melawan kanker, tapi juga harus membuat bayi tumbuh sehat sebelum akhirnya dilahirkan.

“Yang kita takutkan adalah kondisi ibu nggak fit membuat ibu lemah, sehingga dede tumbuhnya tidak bagus, gizi ibunya lemah perkembangan susah, tapi tidak serta merta (kanker) menyerang ke bayinya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Benang Gigi Kurangi Risiko Stroke hingga 44 Persen, Benarkah?

Pakai Benang Gigi Kurangi Risiko Stroke hingga 44 Persen, Benarkah?

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 19:53 WIB

7 Cara Mencegah Kanker untuk Orang Usia 10-20 Tahun, Sederhana tapi Krusial

7 Cara Mencegah Kanker untuk Orang Usia 10-20 Tahun, Sederhana tapi Krusial

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 16:05 WIB

Lee Joo Shil, Aktris Pemain Squid Game 2 Meninggal Dunia Usai Lawan Kanker

Lee Joo Shil, Aktris Pemain Squid Game 2 Meninggal Dunia Usai Lawan Kanker

Your Say | Senin, 03 Februari 2025 | 14:17 WIB

Kumpulan Gambar Hari Kanker Sedunia 2025, Ini Cara Downloadnya

Kumpulan Gambar Hari Kanker Sedunia 2025, Ini Cara Downloadnya

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 11:23 WIB

Konsumsi Alkohol Picu Kanker Hati? Ini Penjelasannya

Konsumsi Alkohol Picu Kanker Hati? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 31 Januari 2025 | 20:17 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×